Museum Di Jogja Terbaik Untuk Wisata Edukasi

Museum Di Jogja

Jogja bukan hanya wisata kuliner, wisata alam atau wisata budaya. Jogja juga memiliki sejarah yang harus kita ketahui. Apalagi Yogyakarta selalu memainkan peran penting dalam kemerdekaan Indonesia. Tak heran, kota ini menyimpan sejarah yang kaya. Sobat bisa melihat dan mempelajarinya di museum di Jogja berikut ini.

Rekomendasi Museum di Jogja Cocok Untuk Wisata Edukasi

Museum adalah tempat yang digunakan untuk mengumpulkan, merawat, menyajikan dan melestarikan warisan leluhur atau pengalaman masa lalu. Selain berfungsi sebagai pengingat pendidikan dan sejarah, museum juga bisa menjadi tempat hiburan, tak terkecuali tujuan wisata. Ada banyak museum di Jogja, berikut beberapa di antaranya:

Monumen Jogja Kembali (Monjali)

Monumen Kembali Jogja

Rekomendasi museum di Jogja pertama berada di Jalan Lingkar Utara, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Provinsi Sleiman, Yogyakarta. Monumen dan museum ini terletak dalam bentuk gunung dan merupakan museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Ada 3 lantai di Monjali yang dilengkapi dengan perpustakaan dan ruang serbaguna. Nama-nama 422 pahlawan yang gugur membela negara juga terpampang di pintu masuk.

Ada berbagai jenis salinan, foto, dokumen dan berbagai senjata di Monjali. Ada juga replika dapur umum suasana dari Perang Kemerdekaan 1945-1949. Salah satu koleksi menarik yang dimiliki Monjali adalah tandu dan dokar yang pernah digunakan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Selain melihat koleksi sejarah, kalian juga bisa bersantai di Taman Pelangi, salah satu wisata malam di Jogja yang seru. Selama Tahun Baru Imlek, Monjali akan dihiasi dengan taman lampion yang indah dan cantik.

Museum Benteng Vredeburg

Museum Benteng Vredeburg

Museum di Jogja ini terletak tepat di jantung kota Jogja di kawasan titik nol. Museum ini merupakan benteng pada masa kolonial. Benteng Vredberg kaya akan arsitektur Belanda.

Setelah Indonesia merdeka, bangunan benteng disulap menjadi tempat mengabadikan sejarah Indonesia. Di Benteng Vredberg, kalian dapat menemukan diorama yang menceritakan kisah perjuangan para pahlawan melawan penjajah.

Selain diorama, kalian juga dapat menemukan koleksi foto, seragam, dan artefak pahlawan atau penjajah lainnya yang diatur dalam ruangan di museum. Museum ini dapat dengan mudah kalian temukan di Jogja karena dekat dengan pusat kota.

Selanjutnya Tentang Museum Benteng Vredeburg

Museum Mainan Anak Kolong Tangga

Museum Mainan Anak Kolong Tangga

Apakah kita rindu dengan berbagai jenis mainan ketika masih kecil dulu? Nah, kalian bisa mengunjungi Museum Mainan Anak Kolong Tangga. Di sini, selain menemukan mainan-mainan legendaris, kita bisa menemukan berbagai mainan tradisional dari seluruh daerah di Indonesia. kalian juga bisa belajar tentang sejarah mainan ini.

Dinamakan di kolong tangga karena letaknya tepat di bawah tangga. Museum di Yogyakarta ini didedikasikan untuk anak-anak. Lokasi sebenarnya berada di kawasan Taman Budaya Yogyakarta. Koleksinya meliputi boneka dari seluruh Indonesia. Mainan ini merupakan mainan tradisional dengan latar belakang, cerita, asal usul dan legenda yang menarik.

Museum Affandi

Museum Affandi

Siapa yang tidak kenal Affandi? Maestro seni lukis Indonesia yang terkenal. Beliau dulu tinggal di Jogja, sekarang tempat tinggalnya di JL. Laksamana Adisucipto 167, Jogjakarta.

Museum di Jogja ini menyimpan lukisan sang maestro yang terpajang dengan baik. Suasana museum juga sejuk, sehingga kalian bisa betah berlama-lama sambil melihat koleksi lukisan yang ada. Di rumah yang kini menjadi museum tersebut juga maestro Affandi disemayamkan.

De Mata Trick Eye 3D Museum

De Mata Trick Eye 3D Museum

Jika kalian ingin mengunjungi museum di Jogja yang unik dan tidak hanya sekedar sejarah, De Mata Trick Eye 3D Museum bisa menjadi pilihan. Tempatnya berada di Gedung Umar Kayam, XT Square, JL. Veteran, Umbulharjo.

Museum ini merupakan museum tiga dimensi. Koleksinya terdiri dari berbagai lukisan dan gambar tipuan mata yang akan membuat kalian takjub. Sobat dapat mengambil foto dari setiap instalasi museum yang ada. De Mata, dibuka pada tahun 2013, terbilang sebagai museum baru di Jogja.

Museum ini merupakan museum tiga dimensi pertama di Jogja dan merupakan museum 3D terbesar di dunia karena memiliki banyak koleksi, total ada 120 koleksi. Tidak seperti museum sejenis di luar negeri, mereka rata-rata hanya memiliki sekitar 70 koleksi.

Museum Batik

Museum Batik

Selain Pekalongan yang terkenal dengan kota batiknya, Jogja juga memiliki batik khas tersendiri. Terdapat museum batik di Jogja dan ini yang pertama di Yogyakarta. Lokasinya JL. Dr. Sutomo, Kota Yogyakarta, museum ini memiliki koleksi lebih dari 1.200 batik. Beragam koleksi tersebut terdiri dari 500 kain batik tulis, 560 batik cap, 124 canting batik dan 35 wajan, serta bahan pewarna pakaian batik termasuk lilin atau malam.

Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu

Satu lagi museum di Jogja yang menarik dan sayang untuk dilewatkan. Museum Ullen Sentalu terletak di kawasan Pakem, Kaliurang, Yogyakarta. Museum ini menyajikan budaya dan kehidupan keraton. Ada berbagai koleksi di sini, salah satunya adalah Batik Jogja dan Solo. Di sini juga menyimpan sejarah keraton Jogja dan Keraton Solo. Bangunan museum yang unik menjadi daya tarik tersendiri.

Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo adalah tempat yang tepat jika kalian ingin mengetahui sejarah terkait Keris di Jogja. Museum di Joja ini menyimpan koleksi sekitar 1.200 keris. Lokasinya di JL. Trikora 6 atau Tepat di alun-alun utara Jogja. Harga tiket masuknya masih terjangkau.

Museum Wayang Kekayon

Museum Wayang Kekayon

Selain Museum Keris, di Jogja juga ada Museum wayang. Lokasinya di JL. Raya Joja – Wonosari km 7, No. 277, Bantul. Berada di Jogja, museum ini menyimpan koleksi wayang gagrak (gaya) khas Jogja, yang berbeda dengan daerah lain.

Tidak hanya wayang kulit, Museum Wayang Kekayon juga memiliki koleksi wayang lainnya seperti Wayang klithik, wayang gedhog, wayang madya, dan masih banyak lagi.

Museum Biologi

Museum Biologi

Bagi kalian yang suka belajar dan menyukai ilmu-ilmu alam seperti biologi, museum di Joja ini bisa menjadi pilihan. Museum Biologi Jogja dapat menjadi pusat pembelajaran dan akan menambah pengetahuan tentang ilmu-ilmu biologi seperti tumbuhan dan hewan.

Salah satu koleksi di museum ini adalah spesimen flora dan fauna yang diawetkan. Sebagian besar jenis tumbuhan dan hewan khas Indonesia, dan beberapa tumbuhan dan hewan dari negara lain merupakan sumbangan dari peneliti mancanegara.

Museum RS Mata dr. Yap

Museum RS Mata dr. Yap

Kalian mungkin tidak asing dengan museum di Jogja yang satu ini. Museum Rumah Sakit Mata Dr. Yap yang berada di sebuah rumah sakit mata terkenal di Jogja.

Museum ini memiliki koleksi peralatan medis milik mendiang dokter Yap Hong Tjoen dan dr. Yap Kie Tiong yang merupakan pendiri Rumah Sakit Mata Dr. Yap. Selain peralatan medis, ada juga sejarah terkait dokter Yap, yang kita bisa kita ketahui.

Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

Museum di Jogja tidak hanya tentang budaya, sejarah dan pendidikan. Museum ini menampilkan sejarah militer, khususnya Angkatan Udara. Museum Pusat TNI AU atau Dirgantara Mandala terletak di Kompleks pangkalan udara Adisutjipto, Jogjakarta.

Koleksi museum terdiri dari foto-foto tokoh sejarah dan diorama peristiwa sejarah. Pesawat Catalina (PBY-5A), replika pesawat WEL-I RI-X, pesawat A6M5, Zero Zen bikinan Jepang, pesawat pembom B25 Mitchell, B 26 Invader, dan helikopter 360 buatan Amerika Serikat disimpan di sini.

Museum Gunung Merapi

Museum Gunung Merapi

Bagi yang ingin mengetahui lebih jauh tentang Gunung Merapi, kalian bisa mengunjungi Museum Gunung Merapi di kawasan Hargobinangun. Museum ini memiliki dua lantai dan diresmikan pada tahun 2010 silam. Museum di Jogja ini langsung menjadi objek wisata yang populer.

Bentuk bangunannya sangat unik, karena berbentuk trapesium dengan kerucut di salah satu sisinya membuat segitiga.

Pada hari yang cerah, Gunung Merapi yang megah juga dapat dilihat dari museum di Jogja ini. Koleksi museumnya termasuk replika sebaran awan panas dari tiga letusan Gunung Merapi tahun 1969, 1994, dan 2006.

Museum Sandi

Museum Sandi

Museum Sandi terletak di dekat Tugu Jogja, sehingga masih berada di pusat kota. Museum di Jogja ini merupakan museum sandi pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Koleksi museum antara lain mesin kode buatan dalam dan luar negeri, ada juga dokumentasi berupa gambar dan diorama milik tukang pos yang mengantarkan kode rahasia.

Museum ini jadi tempat untuk belajar tentang ilmu persandian. Bangunan museum memiliki dua lantai dan tidak dipungut biaya bila ingin berkunjung.

Museum Bahari

Museum Bahari

Berdiri pada tanggal 25 April 2009, Museum Bahari memiliki koleksi barang-barang yang berhubungan dengan dunia maritim Indonesia. Museum Joja ini didirikan oleh Laksamana Madya TNI Didik Heru Purnomo dan dikelola oleh Persatuan Tri Sekar Lestari dan Lanal TNI Angkatan Laut. Lokasinya di JL. JL. RE Martadinata (Wirobrajan), No. 69, Jogja.

Dilihat dari depan, bangunan museum ini berbentuk seperti jembatan kapal atau ruang komando seorang juru mudi kapal. Tidak hanya koleksi museum yang menarik, museum ini juga memiliki bagian audio visual yang tidak terlalu keren. Kalian juga dapat menonton film dokumenter tentang dunia maritim dari zaman kuno.

Taman Pintar

Taman Pintar

Museum biasanya memiliki koleksi benda-benda bersejarah atau benda-benda yang berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, namun di Taman Pintar kalian dapat menemukan berbagai wisata edukasi dan ilmu pengetahuan yang keren dan sangat menarik.

Salah satu atraksi utama adalah Gedung Oval di mana kalian dapat menyaksikan berbagai pameran sains yang menakjubkan. Anak-anak pasti senang diajak kesini. Lokasinya dekat dengan pusat kota Yogyakarta.

Selanjutnya Tentang Taman Pintar Jogja

Museum Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta

Jika kalian ke Jogja, jangan lupa untuk mengunjungi keraton juga ya. Di sini kalian dapat menemukan museum. Tentu saja tidak lengkap jalan-jalan di Jogja tanpa berkunjung ke keraton.

Museum di Keraton Yogyakarta terdiri dari empat bagian, yaitu Museum Sri Sultan Hamengkubawana IX, Museum Batik, Museum Seni dan Foto, dan Museum Kristal. Setiap museum berisi sejarah perjalanan keraton. Kalian akan banyak belajar tentang nilai-nilai luhur dan filosofis budaya keraton.

Selanjutnya Tentang Keraton Yogyakarta

Museum Cokelat Monggo

Museum Cokelat Monggo

Bagi pecinta cokelat, kunjungan ke museum di Joja ini adalah suatu keharusan. Museum Cokelat Monggo, salah satu merek cokelat lokal yang terkenal. Museum ini memiliki berbagai informasi tentang sejarah cokelat di Indonesia, khususnya cokelat Mongo. Di museum, kalian juga bisa berkeliling area pabrik cokelat dan membuat kreasi cokelat sendiri.

Museum Geoteknologi Mineral UPN

Museum Geoteknologi Mineral UPN

Geoteknologi adalah ilmu yang membahas tentang sejarah bumi, perkembangan dan komposisinya. Pada museum di Jogja ini, kalian bisa mengetahui zaman dinosaurus hidup dan di mana mereka berkeliaran. Ada juga koleksi mineral, batuan, fosil dan temuan mineral lainnya.

Kalian juga bisa mempelajari bagaimana Bumi terbentuk dan proses terjadinya minyak bumi serta membuktikan teori Charles Darwin. Koleksi utama museum ini adalah fosil gajah purba yang hidup 3 juta tahun yang lalu.

Museum Tembi

Museum Tembi

Museum di Jogja selanjutnya adalah Museum Tembi yang berada di JL. Parangtritis, Km 8,4, Bantul. Museum ini dibangun untuk memamerkan budaya Jawa. Orang mengenal Tembi sebagai rumah budaya.

Tempat ini sering digunakan sebagai tempat pertunjukan kesenian tradisional seperti pertunjukan wayang, tari-tarian dan pelatihan bagi para pembawa acara. Di dalamnya terdapat koleksi peralatan dapur tradisional, gamelan, tempat tidur, hingga koleksi batik. Ada juga fasilitas restoran dan kolam renang.

Museum Perjuangan

Museum Perjuangan

Bagi yang masih ingin belajar tentang sejarah kemerdekaan Indonesia, kalian bisa mengunjungi Museum Perjuangan. Bangunan ini memiliki filosofi dan makna tersendiri, seperti 17 pintu masuk, 8 pintu, 45 jendela pada dinding luar museum, yang melambangkan hari, bulan, dan tahun kemerdekaan Indonesia.

Di museum ini terdapat beberapa relief dan patung tokoh pahlawan nasional seperti Pangeran Diponegoro dan RA Kartini.

Museum Puro Pakualaman

Museum Puro Pakualaman

Selain kesultanan, ada Kadipaten Pakulaman di Jogja, salah satu pemekaran dari Negara Islam Mataram. Masih tergolong baru, museum di Jogja ini menyimpan artefak dari Adipati Pakulaman. Bangunan museum memiliki pintu masuk berupa Gerbang Regol Wiwara Kusuma yang megah. Selain belajar sejarah, kalian juga bisa berfoto selfie dengan berbagai latar belakang yang indah.

Museum Candi Prambanan

Museum Candi Prambanan

Candi Prambanan merupakan destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Jogja. Di tempat yang legendaris ini, kalian bisa melihat koleksi berbagai artefak sejarah Indonesia, yang tempatnya masih berada pada area candi.

Bangunan museum tetap mempertahankan konsep tradisional Jawa berupa pendopo. Di sini kalian dapat menyaksikan latihan musik gamelan sambil menikmati udara sejuk. Tempatnya bagus karena ada banyak taman dengan pohon rindang.

Museum History of Java

Museum History of Java

Ingin mempelajari sejarah lengkap Jawa? Museum History of Java bisa menjadi tempatnya. Di sini, kalian akan menemukan berbagai fakta menarik yang mungkin belum kalian ketahui.

Museum ini terdiri dari berbagai fasilitas canggih yaitu dilengkapi dengan teknologi AI atau augmented reality yang menggabungkan objek dari dunia visual dengan dunia nyata. Ruang audio visual dan bilik selfie juga tersedia di sini.

Museum Dewantara Kirti Griya

Museum Dewantara Kirti Griya

Ki Hajar Dewantara adalah bapak pendidikan Indonesia, yang perkembangan dan biografinya dapat dilihat di Museum Dewantara Kirti Griya. Koleksinya menelusuri perjuangan Ki Hajar Dewantara dari kehidupan sederhana hingga wafatnya dalam bentuk karya dan rekaman.

Kisah hidup Ki Hajar diceritakan melalui foto, lukisan, dan benda peninggalan beliau. Terdapat fasilitas perpustakaan dan paviliun di museum ini. Total ada sekitar 3.000 koleksi terdiri dari, foto, buku, majalah, koran, hingga peralatan dapur.

Demikianlah beberapa rekomendasi museum di Jogja yang bisa sobat kunjungi.

Tanggapan

5 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Pos terkait