Oleh-Oleh Khas Brebes Jawa Tengah Terlengkap

Oleh-Oleh Khas Brebes

Berkunjung ke Brebes pasti terasa tidak lengkap jika tidak membawa oleh-oleh khas daerah tersebut. Ada banyak macam oleh-oleh khas Brebes yang bisa Anda bawa pulang, mulai dari jenis makanan, minuman hingga pernak-pernik asli daerah tersebut.

Makanan untuk Oleh-oleh Khas Brebes

Berburu makanan memang tidak akan pernah ada habisnya. Apalagi bila sedang berkunjung ke salah satu kota. Kalau Anda tengah mampir di Brebes atau lewat daerah ini saat sedang bepergian, berikut beberapa oleh-oleh khas Brebes yang bisa dibawa pulang untuk sanak saudara di rumah.

Telur Asin

Telur Asin Brebes

Siapa yang tidak kenal akan olahan satu ini. Semua orang pastinya sudah tahu kalau kota Brebes mendapat predikat sebagai pusat “Telur Asin” di Indonesia. Rasanya sendiri sangat nikmat dan berbeda dibandingkan daerah lain. Inilah kenapa banyak yang tergila-gila akan kudapan tersebut.

Jenis oleh-oleh khas Brebes tersebut selalu menjadi yang paling banyak diburu ketika momen pulang kampung tiba. Produsen di kota ini tidak hanya memproduksi rasa original saja, namun juga varian lain seperti telur asin asap dan udang. Rasanya pun unik dan membuat ketagihan.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Purwakarta

Telur yang digunakan sebagai kudapan ini juga khusus, yaitu berasal dari bebek Pangon. Mereka diberi pakan padi organik dan dirawat menggunakan bahan-bahan pilihan sehingga menghasilkan cita rasa menarik kalau sudah jadi. Kandungan proteinnya pun juga tetap terjaga.

Tumis Kulit Melinjo

Tumis Kulit Melinjo Brebes

Sedang lapar dan ternyata lewat daerah Brebes? Sepertinya kuliner satu ini patut Anda coba, apalagi pas waktunya makan siang. Tumis Kulit Mlinjo lumayan terkenal di kota tersebut dan banyak dijual di warung-warung pinggir jalan. Bahkan beberapa malah memakannya tanpa nasi.

Sebagai pelengkap makanan, Tumis Kulit Mlinjo ini memiliki rasa yang terbilang unik. Rasa pedas dan gurihya seolah menjadi satu. Bahannya empuk ketika dikunyah. Kalau dimakan bersama gorengan rasanya akan tambah mantab. Jangan sampai melewatkannya.

Tumis Kulit Mlinjo khas Brebes juga memiliki kandungan gizi yang baik. Utamanya untuk memperlancar peredaran darah, mengurangi resiko kanker, stroke hingga anti nyeri. Kandungan lemak tak jenuh di dalamnya termasuk tinggi sehingga aman saja kalau dimakan orang dengan riwayat obesitas.

Mendoan

Mendoan Brebes

Bagi Anda yang gemar jajan gorengan, tentunya sudah tidak asing juga dengan camilan satu ini. Meskipun tampilannya sederhana, namun Mendoan punya banyak penggemar. Kudapan dari tempe ini seringnya dijual pedagang kaki lima atau warung-warung makan.

Mendoan sendiri merupakan salah satu oleh-oleh khas Bumiayu yang pembuatannya menggunakan tempe, diiris tipis lalu dibalur tepung. Adonan cair itu dicampur dengan rempah-rempah agar makin gurih. Banyak pedagang menggorengnya setengah matang supaya nikmat.

Ternyata asal-usul cara menggorengnya itu juga bukan untuk membuatnya terasa nikmat dan kenyal kalau dimakan dengan sambal cabe rawit. Itu karena “Mendoan” sendiri artinya digoreng setengah matang. Cukup unik juga ternyata sejarahnya.

Getuk Goreng

Getuk Goreng Brebes

Kebanyakan orang mungkin memakan getuk dengan siraman gula merah cair atau dipadu jajanan tradisional lain seperti cenil, kicak, lopis dan masih banyak lagi. Tapi kalau Anda berkunjung ke Brebes, lain lagi ceritanya. Makanan tersebut akan digoreng dulu.

Gethuk goreng sendiri juga terkenal di wilayah Bumiayu yang mana ditemukan secara tidak sengaja oleh pedagang pada tahun 1918. Karena jualannya tidak laku, maka Ia memikirkan cara lain agar banyak yang tertarik. Ternyata setelah digoreng pembelinya pun makin banyak.

Getuk goreng khas Brebes terbuat dari bahan yang sama seperti versi originalnya, yaitu singkong kukus. Setelah itu dipotong kecil-kecil ukuran sekali gigit dan digoreng hingga kecoklatan. Lebih nikmat lagi kalau Anda memakannya dengan siraman gula merah cair dan taburan kelapa parut.

Rujak Belut

Rujak Belut Brebes

Di Indonesia, Rujak sudah jadi kuliner nasional. Kalau ditilik lebih detail, hampir setiap tempat punya bahan khasnya masing-masing seperti buah, sayur, rumput laut bahkan kuah pindang sekalipun. Brebes juga punya ciri khas sendiri dengan memakai Belut.

Rujak Belut ini memiliki cita rasa khas unik yang membuat orang kadang tidak cukup menyantap satu porsi saja. Hewan berkulit licin itu akan digoreng dulu hingga kering agar lebih crispy. Kemudian dicampur bumbu-bumbu seperti bawang putih, merah, jahe, kemiri, laos dan kunyit.

Kalau sudah mau disantap, jangan lupa diberi siraman sambal kacang tanah uleg dicampur gula asam Jawa, jahe dan sedikit penyedap rasa. Lebih nikmat lagi bila dipadu es Sagwan yang sangat menyegarkan. Oleh-oleh khas Tegal itu juga banyak dijual di Brebes.

Sate Blengong

Sate Blengong Brebes

Sate juga telah jadi kuliner nasional yang bisa ditemukan di mana-mana. Meskipun identik dengan Madura, namun di Brebes Anda dapat menemukan makanan berbasis daging itu dengan ukuran jauh lebih besar daripada biasanya. Tidak lengkap rasanya kalau kesini tanpa mencoba.

Sate Blengong ini memang diolah demikian dengan daging Bebek atau Entog sebagai bahan utamanya. Saat digigitpun terasa lembut dan cita rasanya pun unik. Karena bukan terbuat dari ayam, mungkin bagi Anda yang punya riwayat darah tinggi bisa memesan porsi kecil.

Sate ini akan sangat nikmat kalau disantap saat baru diangkat dari panggangan. Ditambah dengan nasi hangat dan kuah khasnya, pasti tambah enak lagi. Harganya pun lumayan terjangkau untuk kantong dan Anda bisa menemukannya hampir di seluruh Brebes.

Keripik Rumput Laut

Keripik Rumput Laut Brebes

Lumrahnya, rumput laut dibuat sebagai pendamping es atau bahan dasar agar-agar. Sifatnya yang kenyal dan menyegarkan cocok sekali dibuat makanan dingin seperti itu. Tapi apa jadinya kalau tumbuhan jenis alga tersebut dijadikan kerupuk oleh sentra kuliner kota Brebes?

Karena posisinya dekat dengan lautan, banyak masyarakat kota Brebes memanfaatkannya dengan menjadi petani rumput laut selain nelayan. Hasil yang didapat tersebut sebagian dibuat camilan oleh mereka. Tidak disangka kerupuk ini mampu menarik minat orang banyak.

Kerupuk rumput laut sendiri juga tidak nihil manfaat. Kandungan di dalamnya baik untuk meredakan panas dalam meskipun dalam bentuk makanan ringan. Rasanya sendiri gurih dan ada tekstur kenyal kalau dikunyah. Dijamin dalam setiap gigitannya Anda akan ketagihan.

Kepiting Soka

Kepiting Soka Brebes

Makan kepiting itu lumayan penuh tantangan karena Anda harus pintar-pintar mencari dagingnya dibalik cangkang keras hewan tersebut. Beberapa restoran bahkan menyediakan semacam capit dari besi untuk membukanya. Tapi berbeda jauh dengan kuliner asal Brebes satu ini.

Kepiting Soka jadi andalan utama sektor perikanan kota Brebes. Posisinya yang dekat dengan lautan membuat banyak masyarakat juga menggantungkan diri dari hasil tambak. Hasilnya banyak juga orang menyukai makanan ini. Apalagi kalau dimasak saos asam manis dan rica-rica.

Kepiting Soka punya tekstur cangkang yang lunak sehingga memudahkan banyak orang saat memakannya. Dagingnya sendiri kelewat lembut. Sekali gigit seperti lumer dalam mulut. Akan sangat sempurna kalau dibarengi dengan es limun oriental sebagai oleh-oleh khas Pekalongan.

Minuman untuk Oleh-oleh Khas Brebes

Selain makanan dan camilan andalan di atas, ternyata kota satu ini juga menyimpan ragam es bercita rasa unik dan patut untuk dicoba. Apalagi kalau dipadupadankan dengan kuliner tersebut. Berikut beberapa minuman segar sebagai oleh-oleh khas Brebes.

Saritam

Akhir-akhir ini, minuman kesehatan jaman dulu sedang naik pamor. Kebanyakan orang memberikan inovasi agar anak muda bisa mengenalnya. Seperti Saritam yang mulai diperkenalkan lagi. Mungkin tidak banyak yang tahu soal ciri khas kota Brebes dengan cita rasa unik ini.

Saritam sendiri adalah singkatan dari sari ketan hitam yang mana tanaman ini banyak ditanam para petani kecamatan Sirampog, Brebes. Kandungan gizinya lumayan tinggi seperti antisianin untuk mencegah penyakit jantung, antioksidan, vitamin E, B1, B2, B3, B6, fosfor serta zinc.

Rasanya sendiri mirip seperti kopi, namun wanginya hampir sama dengan wedang jahe. Mau dinikmati ketika hangat atau dingin, bisa saja. Koperasi Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan setempat juga membuat versi kemasan vakum yang tinggal dipanaskan saja kalau ingin diminum.

Teh Poci Wasgitel

Teh Poci Wasgitel

Teh Poci memang seakan sudah menjadi warisan budaya Indonesia. Minuman yang sebenarnya berasal dari Tiongkok ini memiliki banyak peminat di tanah air. Apalagi setiap daerah juga memiliki ciri khasnya masing-masing. Seperti di kota Brebes dan sekitarnya tersebut.

Teh Poci Wasgitel sebenarnya merupakan milik kota Tegal. Namun karena letak geografisnya yang berdekatan hal ini membuat Ia jadi minuman khas Brebes juga. Penyajiannya pun lumayan unik. Kalau Anda beli di kedai pasti disajikan dalam cerek dan gelas tanah liat selagi panas.

Wasgitel sendiri singkatan dari “wangi, panas, sepet, legi lan kenthel” atau teh yang disajikan harum, hangat, agak masam, manis dan kental. Minuman ini biasanya terbuat dari seduhan bunga melati yang lumayan pekat. Cocok sekali kalau diminum saat sore atau malam.

Es Doger

Es Doger Brebes

Masih terpengaruh dari Tegal, Es Doger juga cukup terkenal di Brebes. Banyak pedagang yang menggunakan gerobak dorong berkeliling antar kampung. Meskipun bukan minuman khas, namun warga sekitar sangat menggemarinya hingga ikut identik akan kota tersebut.

Es Doger sendiri terdiri dari ketan hitam, alpukat, parutan kelapa muda, pacar Cina, tape singkong lalu disiram sirup merah dan susu kental manis di atasnya. Beberapa pedagang juga menambahkan es krim sebagai pelengkap. Rasanya sangat nikmat kalau dinikmati saat siang.

Banyak orang menyamakan minuman ini dengan Es Oyen. Padahal kalau dilihat sekilas pun perbedaannya terlihat. Penggunaan ketan hitam jadi pembeda, sedangkan bahan lainnya sama saja. Anda bisa menemukan banyak penjual kuliner ini di sekitar wisata Brebes.

Jahe Rempah

Jahe Rempah Brebes

Untuk minuman satu ini mungkin masih terbilang baru di telinga masyarakat karena proses produksinya pun masih bergerak beberapa tahun belakangan. Jahe Rempah menjadi salah satu andalan oleh-oleh khas Brebes yang juga banyak diburu masyarakat.

Isian dari Jahe Rempah sendiri mungkin sudah bisa ditebak banyak orang. Minuman ini cocok sekali kalau dinikmati saat hawa dingin karena sifatnya yang menghangatkan badan. Kebanyakan warga juga mengkonsumsinya secara rutin agar daya tahan tubuh mereka tetap terjaga.

Rasanya sendiri hampir sama dengan Bir Pletok khas Betawi. Tapi karena cita rasa jahenya begitu kuat membuat minuman ini punya nilai keunikan tersendiri. Kebanyakan produsen menjualnya dalam plastik vakum. Jadi Anda tinggal menyeduhnya saja di rumah.

Cimplung

Cimplung Brebes

Olahan satu ini juga masih mendapat pengaruh dari Banyumas karena letaknya berdekatan. Cimplung memang terkenal sebagai makanan tradisional yang akhir-akhir ini mulai dilupakan. Tapi kota Brebes seolah memperkenalkannya kembali karena banyak penjual makanan ini di sana.

Cimplung terbuat dari singkong rebus yang dipotong kecil-kecil. Biasanya beberapa pedagang juga memberi opsi ubi jalar di dalamnya. Bahan tersebut dimasukkan dalam mangkuk dan disiram air gula merah. Setelah itu, bagian atas diberi parutan kelapa muda agar makin gurih.

Anda bisa memakannya dalam keadaan hangat seperti kebanyakan orang atau dibuat versi dinginnya. Lebih nikmat lagi kalau meminumnya sambil makan camilan seperti tahu aci, makanan khas Tegal itu misalnya yang jadi pelengkap untuk menikmati bincang sore mereka.

Pernak-pernik untuk Oleh-oleh Khas Brebes

Selain makanan dan minuman, Brebes juga memiliki beragam pernak-pernik yang tidak kalah bagusnya dari kota lain. Pernak-pernik untuk oleh-oleh khas Brebes sangat cocok kalau Anda membawakan salah satunya sebagai souvenir atau hadiah orang terdekat. Berikut macam-macamnya:

Replika Senjata Tajam Tradisional

Senjata tajam memang berbahaya. Apalagi kalau disalahgunakan bisa-bisa malah melukai pemiliknya bahkan orang lain. Di Brebes, ada beberapa bengkel pandai besi yang sengaja membuat replikanya untuk kebutuhan seni semata. Peminatnya pun juga banyak

Replika senjata tajam yang dibuat di sini mulai dari keris, kujang, badik, pedang, clurit, pisau, golok bahkan cengkrong. Yang membuat unik semua benda itu adalah bagian gagang dan penutupnya. Biasanya dipenuhi ukiran menarik dan membuatnya semakin unik kalau dipajang.

Tidak tanggung-tanggung, peminat replika senjata tajam seperti ini bukan hanya dari wisatawan lokal saja yang sengaja bertandang ke Brebes. Sudah banyak sentra pembuatannya mendapat pesanan dari luar negeri seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Timor Timur bahkan Singapura.

Batik Brebes

Batik Brebes

Indonesia memang surganya batik. Setiap daerah bahkan memiliki ciri khasnya sendiri dan bisa dibilang unik daripada yang lain. Contohnya saja di Brebes yang pengerjaannya sendiri dilakukan secara turun temurun melewati beragam generasi. Membuatnya terlihat sangat orisinil.

Motifnya sendiri sedikit berbeda dari batik oleh-oleh khas Cirebon. Terutama soal pemilihan warna, Brebes seringkali memadukan rona gelap dengan coretan motif unik. Kebanyakan memakai gambar hewan seperti merak, sulur-sulur, tanaman dan bunga-bunga.

Motif paling terkenal di Brebes adalah Batik Salem. Polanya tidak terlalu rame serta menggambarkan kekayaan daerah kota tersebut. Saking terkenalnya, banyak anak muda mulai belajar membuat kain tradisional ini dan sentra pembuatannya pun kian berkembang.

Keramik Hias

Keramik Hias Brebes

Selain batik, kota ini juga telah menjadi sentra pembuatan keramik hias yang orisinil. Malah banyak yang mengira kalau benda tersebut impor dari Tiongkok padahal bukan. Karena bentuk dan design uniknya tersebut, banyak kolektor berusaha memburu barang dari sini.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Pemalang

Awalnya, sentra keramik ini hanya ada di desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo saja. Karena permintaan pembuatannya semakin banyak serta peluang ekonomi dalam sektor tersebut cukup tinggi, akhirnya banyak pengrajin bermunculan pada wilayah-wilayah kota Brebes lainnya.

Kebanyakan benda yang diburu para kolektor adalah guci dalam berbagai ukuran, vas bunga, piring hias, kendi berukuran besar dan lain sebagainya. Warnanya sendiri juga beragam namun orang-orang suka rona biru, coklat oriental, merah terracota serta masih banyak lagi.

Berburu oleh-oleh khas Brebes saat bertandang kesana merupakan satu hal wajib. Tidak perlu membeli banyak, asalkan benda atau makanan dan minuman itu membawa kesan bagi Anda terhadap uniknya kota ini.

Tanggapan

0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Pos terkait