Oleh-oleh Khas Mojokerto Terlaris Sepanjang Masa

Oleh-oleh Khas Mojokerto

Mojokerto selalu menyimpan sejuta pesona di setiap daerahnya, mulai dari wisata terbaru hingga peninggalan jaman dulu. Salah satunya ada pada kota bekas lokasi kerajaan terbesar se-Jawa, yakni Majapahit. Jika sedang berkunjung ke sana, Anda wajib membawa pulang oleh-oleh khas Mojokerto sebelum kembali.

Oleh-oleh Khas Mojokerto

Makanan kecil memang selalu jadi buruan orang-orang yang baru mengunjungi sebuah kota untuk semua sanak saudara. Contohnya di Mojokerto, kota tersebut memiliki beragam camilan khas. Jadi Anda patut mencoba dan beberapa oleh-oleh khas Mojokerto di antara seperti berikut.

Kerupuk Rambak

Kerupuk Rambak Mojokerto

Meskipun kerbau dan sapi bukanlah binatang khas Mojokerto, namun kedua hewan ini jadi salah satu bahan makanan kecil khas kota indutri di sisi barat daya Surabaya. Kulit dari binatang tersebut dijadikan bahan dasar Kerupuk Rambak.

Kalau Anda pergi ke Desa Doas, Kecamatan Trowulan, Mojokerto maka di sepanjang jalan akan mudah ditemui penjual Kerupuk Rambak ini. Rasanya sangat gurih serta pastikan sebelum membeli tanyakan dulu pada penjual mau dari bahan dasar kulit apa.

Kebanyakan yang berbahan dasar kulit kerbau lumayan mahal karena lebih tebal dan bertekstur ketika digigit. Warananya sendiri sedikit kehitaman di bagian dalam. Kalau dari sapi malah kebalikannya karena terasa bersih dan halus, untuk urusan rasa keduanya sama saja gurihnya.

Kerupuk Memble

Kerupuk Memble Mojokerto

Mojokerto memang surganya camilan. Kalau Anda penikmat makanan renyah sepertinya Kerupuk Memble bisa jadi oleh-oleh tambahan dari kota ini. Selain memiliki nama unik, penganan tersebut punya bentuk panjang. Tidak seperti versi lainnya yang cenderung bulat.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Probolinggo

Kerupuk Memble sendiri memiliki cara pengolahan unik, yaitu para pembuat akan menggorengnya dulu di wajan dengan minyak dan api besar. Setelah mengembang langsung dipindah ke penggorengan satunya dengan panas sedang sampai mekar sempurna.

Banyak penjual yang menawarkannya dalam keadaan matang kalau ingin memakannya langsung setiba di rumah. Anda juga bisa menggorengnya sendiri dengan beli mentahannya. Namun, hati-hati juga saat menggoreng karena sudah banyak yang mencoba dan berakhir gagal.

Kerupuk Upil

Kerupuk Upil Mojokerto

Mungkin ketika mendengar namanya Anda akan merasa geli karena upil dalam bahasa Jawa adalah kotoran hidung. Ternyata alasan penamaan camilan ini bukanlah demikian, melainkan dinamakan sesuai ukuran kerupuk tersebut yang kecil-kecil dan bisa dimakan sekali lahap.

Kerupuk Upil merupakan penganan khas Mojokerto yang juga banyak dibawa pulang ke kampung halaman oleh orang-orang. Variannya sendiri sudah mulai beragam, ada yang rasa bawang, udang bahkan pedas manis dengan siraman sambal kecap kental.

Anda bisa memakan langsung camilan ini. Tidak heran jika pas bila dipadukan dengan beberapa makanan seperti gado-gado, pecel atau yang lain. Kebanyakan orang membawanya dalam jumlah besar untuk dimakan di perjalanan ketika mereka pulang kampung.

Onde-onde

Onde-onde Mojokerto

Kalau mendengar nama makanan ini sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga orang-orang. Onde-onde merupakan salah satu makanan khas Mojokerto yang sudah dikenal masyarakat luas. Kehadirannya pun bukan hanya dijumpai pada acara-acara besar saja sekarang.

Onde-onde ini terbuat dari adonan tepung ketan yang diberi isian bervariasi. Ada kacang hijau, coklat, keju dan masih banyak lagi. Bagian luarnya akan dibalut biji wijen sebelum dimasukkan dalam minyak panas. Ukurannya juga bervariasi mulai dari sekali gigit hingga besar.

Makanan tersebut sangat pas kalau Anda menyantapnya selagi panas. Ketika digigit isi di dalamnya bisa lumer. Kesannya seperti makan mochi. Ternyata ada juga camilan khas Nganjuk yang terinspirasi dari penganan ini namun dibuat berbeda yakni Onde-onde Ketawa.

Walang Goreng

Walang Goreng Mojokerto

Belalang atau walang dalam Bahasa Jawa merupakan salah satu serangga yang sering kali jadi hama padi, ini ternyata jadi lain kalau di tangan warga Desa Suru, Dawarblandong, Mojokerto. Mereka akan mengolah musuh petani tersebut menjadi oleh-oleh unik bagi pelancong.

Walang Goreng ini telah lama jadi salah satu camilan khas Mojokerto. Meskipun begitu, hewannya sediri juga tidak boleh sembarang. Mereka hanya menggunakan belalang kayu atau padi saja yang memiliki daging tebal dan berukuran besar.

Rasanya? Jangan ditanya lagi. Benar-benar gurih dan nikmat. Anda bisa menjadikannya sebagai camilan setiba di rumah atau dimakan bersama nasi dan dijadikan lauk. Penikmat walang goreng ini juga bukan hanya warga Mojokerto saja namun sudah sampai ke seluruh penjuru Indonesia.

Keripik Ketela

Keripik Ketela Mojokerto

Meskipun terkenal dengan daerah industrinya namun Mojokerto masih memiliki penganan khas yang identik dengan daerah pedesaan yakni Keripik Ketela. Camilan satu ini bahkan sudah diadaptasi jadi beragam rasa oleh penduduk setempat agar sepadan dengan produk besar.

Keripik Ketela bisa Anda dapatkan di beberapa daerah wisata Mojokerto atau langsung saja bertandang ke Desa Pacet sebagai sentra camilan tersebut. Rasanya sendiri sudah macam-macam. Mulai dari original, balado, sapi panggang, keju dan masih banyak lagi.

Kebanyakan anak muda sering memborong oleh-oleh ini untuk dibawa pulang atau memang sengaja dimakan saat perjalan pulang untuk menghindari kantuk. Keripik Ketela seakan sudah jadi camilan wajib bagi mereka. Masalah harga tidak usah dipikirkan, jelasnya terjangkau sekali.

Mojokerto memang terkenal sebagai bekas kerajaan Majapahit bertempat dulu. Sudah tidak heran juga kalau tradisi minum jamu berkembang pesat di sana. Kebanyakan penjual telah menjualnya dalam kemasan serbuk seperti berikut. Jadi bisa tahan hingga beberapa bulan bahkan tahunan.

Kunyit Asam

Kunyit Asam Mojokerto

Jamu yang satu ini sering kali diminum oleh para penari dulunya sebelum menarikan tarian khas Mojokerto. Sekarang masyarakat menikmatinya sebagai minuman penyegar juga apalagi kalau meminumnya ketika siang hari, rasa asam manis segar itu bisa langsung menghilangkan dahaga.

Kunyit Asam khas Mojokerto ini memiliki khasiat sebagai obat pencegah panas dalam, penghilang nyeri haid, sariawan bahkan menyembuhkan maag. Anda bisa meminumnya rutin dengan seduhan air hangat atau dicampur es supaya makin mantab.

Kunyit Asam ini laris manis di pasaran. Penjualannya terus meningkat apalagi di kala wabah penyakit melanda seperti sekarang. Kemasan serbuk yang diedarkan secara luas juga memberi keuntungan bagi masyarakat karena dapat dikonsumsi dalam jangka waktu lama.

Kunyit Putih

Kunyit Putih Mojokerto

Kebanyakan kunyit memang berwarna oranye terang hingga gelap dan akan meninggalkan bekas serupa kalau kena kulit maupun benda di sekitarnya. Ternyata, ada juga yang memiliki warna kuning terang. Kalau tidak pandai membedakan bahkan dikira kencur.

Kunyit putih ternyata telah lama dijadikan minuman kesehatan oleh warga Mojokerto hingga sekarang dibuat versi serbuknya. Peminatnya pun tidak tanggung-tanggung, apalagi di kala virus berbahaya menyerang seperti ini. Permintaannya bahkan terus naik.

Kunyit putih sendiri memiliki beragam khasiat yang bagus untuk badan seperti mengobati gangguan pencernaan, mengatasi masalah pernafasan, meredakan nyeri, antimikroba, antiinflamasi, antialergi, antibakteri, antikanker, antiracun dan masih banyak lagi.

Beras Kencur

Beras Kencur Mojokerto

Untuk jamu satu ini sepertinya banyak disukai anak-anak karena rasanya manis dan nikmat. Beras Kencur juga menjelma menjadi favorit anak muda bahkan minuman di cafe-cafe kenamaan karena cita rasa uniknya yang mampu diterima banyak lidah.

Jamu Beras Kencur ini juga memiliki banyak manfaat, utamanya bagi para wanita yang ingin mendapatkan badan ideal yakni meningkatkan nafsu makan, membentuk tubuh, menyingkirkan kolesterol, meningkatkan imunitas serta mengatasi flu dan batuk.

Jamu beras kencur ini dijual dalam dua kemasan yaitu dalam sekali minum, kebanyakan disajikan dalam botol. Ketahanannya hingga satu minggu. Kalau mau lebih awet Anda bisa beli yang versi serbuk agar dapat diseduh kapan saja apalagi kalau dimakan bersama sate keong Mojokerto.

Jahe Emprit

Jahe Emprit Mojokerto

Untuk tanaman yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda karena hampir setiap minuman yang mennawarkan kehangatan dari dalam badan pasti menggunakan bahan tersebut. Ya, di Mojokerto sendiri telah banyak dijual serbuk Jahe Emprit untuk seduhan.

Jahe Emprit memiliki bentuk yang lumayan berbeda dengan jenis lainnya. Ukuran mereka jauh lebih kecil serta kulitnya berwarna coklat terang. Aromanya sangat lembut namun rasa panasnya begitu kuat. Jadi, cocok sekali kalau dicampur dengan teh hangat atau diminum pakai es.

Serbuk Jahe Emprit ini juga punya khasiat yang tidak boleh dilupakan selain membuat tubuh menjadi hangat tentunya. Beberapa manfaat akan Anda dapat kalau mengkonsumsi secara rutin yaitu meningkatkan metabolisme tubuh, memperkuat sistem imun, antikanker dan antitumor.

Jahe Merah

Jahe Merah Mojokerto

Bisa dibilang tumbuhan satu ini adalah versi kuatnya dari Jahe Emprit tadi karena memiliki rasa dan panas khas meskipun hanya dipakai sedikit saja. Meskipun begitu, banyak orang mengkonsumsi tanaman tersebut agar daya tahan tubuh mereka makin bagus.

Jahe Merah sendiri memiliki beragam khasiat yang baik untuk tubuh seperti memperlancar peredaran darah serta mencegah pembekuannya, meningkatkan kesehatan jantung, mengatasi migrain, melancarkan sistem pencernaan dan masih banyak lagi.

Meskipun begitu, Anda juga harus mengikuti aturan tentang meminum ramuan Jahe Merah ini karena tumbuhan tersebut memiliki efek yang kuat. Kalau terlalu banyak dikonsumsi dalam satu waktu maka akan berakibat fatal bagi tubuh seperti resiko pendarahan bahkan batu empedu.

Temulawak

Temulawak Mojokerto

Bagi yang suka dengan jamu Jawa pasti juga sangat menggemari minuman satu ini karena rasanya begitu menyegarkan. Apalagi kalau dipadu dengan oleh-oleh khas Surabaya seperti kue lapis, almond crispy, spikoe resep kuno atau oseng tuna asap dan diminum dingin.

Temulawak sendiri hampir mirip dengan kunyit. Kalau Anda mau membedakan kedua tumbuhan tersebut harus pintar-pintar mencium baunya karena lumayan berbeda. Bila tidak ingin susah, bisa saja mengkonsumsi minuman serbuknya. Di Mojokerto sudah banyak dijual.

Temulawak sendiri bermanfaat sebagai antiradang, antimikroba serta menghambat adanya pembengkakan. Meskipun begitu Anda tidak boleh sembarangan meminumnya. Apalagi sampai diminum dalam dosisi berlebih karena bisa menyebabkan iritasi perut hingga mual-mual.

Sinom

Sinom Mojokerto

Satu lagi jamu yang juga bisa diminum sebagai pelepas dahaga apalagi disajikan dingin ketika berbuka puasa, rasanya akan sangat pas. Sinom telah jadi minuman oleh-oleh khas Mojokerto sama seperti deretan empon-empon diatas yang dijual dalam kemasan serbuk serta cair.

Tidak sama seperti beberapa ramuan diatas, jamu Sinom sendiri terbuat dari daun asam jawa, kunyit dan banyak tumbuhan pelengkap lainnya. menjadikan rasanya sangat unik apalagi bagi yang pertama kali mencoba. Anda bahkan bisa membawakannya pada keluarga di rumah.

Manfaatnnya sendiri juga sudah tidak diragukan lagi. Ada antiseptik, antioksidan, antikanker, mengurangi nyeri haid, mengatasi masuk angin dan sembelit, menormalkan gula darah, melancarkan pernafasan bahkan menurunkan berat badan.

Selain makanan dan minuman khas yang bisa dibawa pulang, Mojokerto juga punya segudang kerajinan eksentrik. Beberapa di antaranya bahkan jarang ditemui di kota lain. Jadi pas sekali kalau Anda menggunakannya sebagai hadiah sanak saudara. Berikut barang-barang menarik tersebut:

Miniatur Candi

Miniatur Candi

Berkunjung ke Trowulan dan menikmati Museum Majapahit beserta peninggalannnya memang salah satu tujuan wajib ketika Anda berkunjung ke Mojokerto. Meskipun begitu, rasanya kurang lengkap juga kalau belum membeli Miniatur Candi yang dijajakan pedagang sekitar.

Miniatur Candi tersebut terbuat dari beragam bahan seperti semen, fiberglass, akrilik bahkan kaca asli seperti beberapa aksesoris oleh-oleh khas Jombang yang juga dibuat menggunakan material serupa. Harganya sendiri juga bervariasi tergantung ukuran diorama tersebut.

Ada banyak bangunan yang telah dibuat pedagang setempat. Beberapa di antaranya adalah Candi Bajang Ratu dan Brahu, Patung Buddha Tidur, Ganesha, Keris serta lambang Surya Majapahit yang menggambarkan sembilan dewa. Detail dari souvenirnya sangat mengesankan.

Kerajinan Bambu

Kerajinan Bambu Mojokerto

Bambu memang sudah lama dikenal sebagai salah satu tumbuhan kaya manfaat. Batangnya bisa dibuat berbagai kerajinan. Hal itu sangat diterapkan oleh beberapa desa di Mojokerto yang masih memegang teguh pembuatan barang-barang etnik tersebut hingga sekarang.

Barang-barangnya sendiri sudah tidak se-kuno dulu. Jadi jangan berpikiran yang dijual hanya alat-alat dapur saja. beragam kerajinan unik dari bambu tersebut seperti vas bunga, kotak penyimpan barang, tatakan piring, guci, wadah tissue serta masih banyak lagi.

Beberapa pedagang menerapkan pewarnaan alami dengan mempertahankan warna hijau atau coklat muda dan tua pada bambu tersebut agar kesan etniknya masih terasa. Kalau Anda ingin yang lebih berwarna, tenang saja. Banyak pengrajin telah membubuhkan corak di sana.

Sepatu Kulit

Sepatu Kulit Mojokerto

Pecinta fashion sepertinya wajib membeli oleh-oleh satu ini ketika bertandang ke Mojokerto. Rasanya seperti ada yang kurang kalau lupa untuk dibeli. Ya, sepatu kulit khas kota industri tersebut patut jadi pelengkap penampilan Anda sehari-hari.

Terletak di Jalan Kampungkwali, Mojokerto, sentra pembuatan sepatu kulit ini memnggunakan bahan berkualitas pada setiap produknya. Pengerjaannya pun begitu telaten sehingga dihasilkan barang dengan tingkat popularitas tidak kalah dari buatan luar negeri.

Uniknya lagi di sini Anda bisa melihat langsung bagaimana proses pembuatan sepatu kulit dari awal dibuat hingga proses pengecatannya juga. Beberapa pelanggan bahkan tidak segan memesan custom. Usaha seperti ini nyatanya mampu mengangkat perekonomian daerah.

Kerajinan Pahatan Batu

Kerajinan Pahatan Batu Mojokerto

Kalau oleh-oleh khas Sidoarjo begitu khas dengan ukiran kacanya, lain lagi bila di Mojokerto. Mereka punya cindera mata berupa pahatan dari batu. Mengingat kota tersebut bekas kerajaan Majapahit, jadi tidak heran kalau masih banyak pemahat yang turun temurun mengelola usaha ini.

Kerajinan Pahatan Batu tersebut bisa Anda jumpai di Kecamatan Trowulan, tepatnya sekitar lokasi Museum Majapahit. Ketrampilan turun temurun dari nenek moyang mereka seperti ini dapat terlihat jelas dari setiap karya yang dihasilkan pemahat.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Madiun

Batu yang digunakan pun khusus yaitu batuan Andesit serta khusus didatangkan dari Pacitan untuk dipahat karena tingkat kekuatannya bagus dan tidak mudah keropos. Dengan harga bervariatif, banyak pembeli memburu kerajinan ini bahkan sampai mancanegara juga.

Meskipun termasuk kecil kalau dibandingkan dengan kota industri di sekitarnya namun oleh-oleh khas Mojokerto masih banyak diburu masyarakat. Dengan keunikan yang dimilikinya, sudah pasti wajib bagi Anda membawakan satu diantaranya untuk keluarga.

Tanggapan

0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Pos terkait