Tempat Wisata di Banda Aceh

23 Tempat Wisata di Banda Aceh Terpopuler

Posted on

Aceh itu identik dengan Banda Aceh karena memang demikian adanya. Dan di kota ini ada banyak sekali objek wisata yang bisa dipilih. Daripada bikin pusing melihat banyaknya tempat wisata di Banda Aceh maka list berikut ini bisa menjadi rujukan.

Bagaimana akan membantu dan memandu siapa saja yang akan berkunjung dan mengeksplore tempat wisata di Banda Aceh. Jangan sampai ada satu tempat wisata yang harusnya tertuntaskan tapi terlewatkan.

Tempat Wisata di Banda Aceh

Dan berbicara tentang tempat wisata Aceh tak lengkap rasanya bila tidak mulai dari peristiwa terkait tsunami, masjid dan beberapa tempat terkait sejarah. Selain itu pastinya potensi alam yang begitu melimpah. Berikut daftar rekomendasi tempat wisata di Banda Aceh terpopuler.

Museum Tsunami

Museum Tsunami

Hampir sama seperti kota lain di Aceh dimana mereka memiliki Museum Tsunami. Tak terkecuali dengan Banda Aceh dimana mereka pun miliki museum serupa.

Hanya saja museum yang satu ini terlihat lebih istimewa. Selain lebih lengkap dari tempat ini pun pengunjung bisa belajar lebih banyak tentang apa yang terjadi pada 26 Desember 2004 silam.

Fasilitas yang ada pun sangat lengkap mulai dari space of fear atau simbol ketakutan masyarakat akan tsunami. Di dalam lorong ini pengunjung akan dihadapkan kondisi dimana tsunami itu terjadi.

Selanjutnya ada Ruang Kenangan dimana di dalamnya terdapat memori dan kenangan bekas tsunami. Banyak foto dan dokumentasi yang akan membawa siapa saja pada peristiwa maha dahsyat tersebut.

Terus menyusuri jalan yang ada maka akan ditemukan Sumur Doa yang dibangun dengan filosofi khusus. Menjadi makan pagi ribuan korban tsunami dan disini pula terdapat nama-nama yang menjadi korban air bah tersebut.

Usai melewati Sumur Doa maka akan ditemukan Lorong Cerobong. Lorong yang begitu gelap dan berkelok-kelok menggambarkan kondisi saat itu yang diliputi kebingungan, rasa sedih dan keresahan hati.

Menjadi satu set yang unik dimana bila pengunjung berjalan lurus maka akan menemukan seberkas cahaya. Menggambarkan satu kondisi dimana setelah ada kesusahan / kesulitan maka akan ada cahaya / harapan untuk bangkit kembali.

Dan terakhir ada Jembatan Harapan, dimana ada 54 negara turut membantu Aceh untuk bangkit. Hal ini disimbolkan dengan 54 bendera dari negara-negara yang berkontribusi.

Bikin penasaran bukan dan objek wisata di Banda Aceh ini wajib menjadi tujuan utama. Lokasinya ada di Jalan Sultan Iskandar Muda, Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

PLTD Apung 1

PLTD Apung 1

Masih berkaitan dengan tsunami dimana kala itu ada kapal yang sangat besar ikut terhempas. Kapal atau PLTD Apung 1 seberat 2.600 ton terseret ombak dan bergeser hingga 5 kilometer.

Satu hal yang bisa jadi tidak masuk dalam logika siapapun tapi itu nyata. Kini dimana bangkai PLTD Apung 1 itu telah dibeli pemerintah dan diubah menjadi museum.

Untuk melihat lebih dekat kamu bisa berkunjung ke Jalan Punge Blang, Kecamatan Jaya Baru, Kabupaten Banda Aceh. Di sekitar monumen ini juga terdapat relik yang dibuat menyerupai air yang sedang pasang.

Kapal Apung Lampulo

Kapal Apung Lampulo

Satu lagi bukti dahsyatnya tsunami dengan adanya kapal seberat 65 ton terdampar diatas rumah warga. Kapal milik nelayan ini juga terbawa arus hingga jauh.

Persisnya terdampar di Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh. Hingga kini masih bisa dikunjungi dan melihat seperti apa kapal yang menyelamatkan 59 nyawa ini.

Saat ini kapal masih dipertahankan seperti kali pertama usai terjadi bencana alam. Pihak pengelola juga menambahkan tangga dan beberapa ornamen untuk memberi rasa nyaman pada pengunjung.

Pemakaman Kerkhof Peutjoet

Pemakaman Kerkhof Peutjoet

Tak jauh dari Museum Tsunami terdapat satu pemakaman yang sangat terkenal. Tanah pemakaman ini bernama Kerkhof Peutjoet dan mereka yang dimakamkan ditempat ini adalah para tentara Belanda yang gugur di medan perang.

Bukti bahwa masyarakat Aceh enggan dijajah dan mereka akan berjuang hingga tumpah darah terakhir.
Kerkhof Peutjoet itu sendiri adalah perpaduan bahasa Aceh dan Belanda. Bila disederhanakan maka dapat diartikan sebagai halaman gereja kuburan.

Meski tempat ini kuburan tapi jangan khawatir karena tidak ada aura mistis didalamnya. Alamat kuburan Belanda ini ada di Jalan Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Kabupaten Banda Aceh.

Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman

Satu bangunan yang tetap kokoh usai terjadi tsunami tentu saja Masjid Raya Baiturrahman. Rumah ibadah ini tidak mengalami kerusakan hingga parah seperti yang lain.

Menjadi menarik ternyata masjid ini di bangun pada 1612 di masa Sultan Iskandar Muda. Artinya saat terjadi bencana usia masjid ini adalah 392 tahun.

Sejak zaman dulu hingga saat ini masjid yang ada di Jalan Moh. Jam No.1, Kp. Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh selalu ramai dikunjungi jamaah. Bukan hanya indah tapi juga kaya akan sejarah pastinya.

Masjid Baiturrahim Ulee Lheue

Masjid Baiturrahim Ulee Lheue

Di Aceh tidak saja hanya ada satu dua masjid yang begitu indah. Tapi di kota berjuluk Serambi Mekkah itu ada banyak masjid yang begitu mempesona dan salah satunya adalah Masjid Baiturrahim Ulee Lheue.

Sama seperti Masjid Baiturrahman, masjid ini pun menjadi saksi bisu atas tragedi tsunami yang menelan korban jiwa dalam jumlah banyak ini. Masjid ini juga merupakan peninggalan Kasultanan Aceh yang dibangun pada abad-17.

Berada di masjid bukan hanya menentramkan hati dan pikiran. Lebih dari itu adalah menikmati keindahan arsitektur yang ada. Penasaran bukan dan kamu bisa meluncur ke Jalan Ulee Lheue, Kecamatan Meuraksa, Kabupaten Banda Aceh.

Rumah Cut Nyak Dien

Rumah Cut Nyak Dien

Satu pahlawan perempuan dari Aceh yang paling terkenal sudah pasti ada Cut Nyak Dien. Dan ditempat ini kita bisa melihat lebih dekat bukti perjuangan perempuan tangguh ini dalam mengusir penjajah.

Di dalam rumah ini terdapat banyak arsip dan bukti perjuangan Cut Nyak Dien. Selain itu pastinya bisa melihat seperti apa rumah Aceh pada zaman dulu.

Rumah yang dibuat semirip mungkin dengan aslinya ini berada di Lampisang, Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

Museum Aceh

Di kota ini juga terdapat museum yang wajib dikunjungi karena menyimpan fakta sejarah. Museum Aceh ini adalah sebuah bangunan yang dibuat pada 1915 dimana pada bangunan utama terdapat rumah adat Aceh.

Museum ini menyimpan banyak koleksi dan bukan hanya berasal dari zaman penjajahan saja. Berbagai benda koleksi dari zaman para aksara pun bisa ditemukan di tempat ini.

Diantara sekian banyak benda atau koleksi yang paling menarik tentu saja Lonceng Cakra Donya yang telah berusia 1400 tahun. Lonceng ini adalah hadiah dari Kaisar China pada Dinasti Ming kepada Kesultanan Pasai.

Museum Aceh ini berada di Jalan Sultan Mahmudsyah No.10, Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Taman Sari Gunongan

Taman Sari Gunongan

Bila kita berkunjung ke Jogja maka akan ditemukan Taman Sari maka bila ke Aceh pun akan ditemukan hal serupa. Dimana terdapat bangunan yang biasa digunakan permaisuri untuk memanjakan diri.

Taman Sari Gunongan ini adalah hadiah Sultan Iskandar Muda untuk Permaisurinya yang bernama Putri Kamaliah yang berasal dari Pahang, Malaysia.

Penasaran bukan bagaimana apiknya taman sari ini maka kamu bisa berkunjung ke Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Letaknya tidak begitu jauh dari Museum Tsunami maupun kuburan Belanda.

Taman Ratu Safiatudin

Taman Ratu Safiatudin

Taman ini tak ubahnya sebagai taman mininya Aceh. Dimana ditempat ini akan banyak ditemukan berkaitan dengan seni budaya Aceh.

Tempat ini banyak diburu karena hadirkan spot yang instagramable. Spot yang banyak dipilih antara lain Rumah Adat Aceh. Saat ini jumlahnya setidaknya ada 23 rumah adat.

Perabotan Tradisional Aceh dan masih banyak lainnya. Di tempat ini juga sering digunakan untuk pementasan seni budaya Aceh.

Kapan lagi bisa mendapat spot istimewa kalau tidak di tempat ini. Alamat Taman Ratu Safiatudin ini ada di Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Pantai Ulee Lheue

Pantai Ulee Lheue

Di Banda Aceh pun menyimpan sejuta potensi wisata berbasis alam. Salah satunya tentu saja gugus pantai yang begitu indah.

Salah satu objek wisata pantai di Banda Aceh sudah pasti ada pantai Ulee Lheue. Pantai ini adalah salah satu yang terdampak paling parah kala tsunami menerjang.

Tapi lihat kini, mereka telah berbenah dan makin cantik. Konon dulu sebelum tsunami pasir pantai ini berwarna putih dan setelah itu berubah menjadi kecoklatan. Penasaran bukan, saatnya lihat langsung ke Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Pantai Lhok Mee

Pantai Lhok Mee

Lain lagi dengan pantai ini dimana hingga saat ini masih memiliki pasir putih. Air lautnya begitu jernih hingga bisa melihat karang yang ada dibawah.

Di pantai ini ada sesuatu yang khas dan masyarakat sekitar biasa menyebut dengan nama Geurumbang. Pohon ini tumbuh diatas perairan dan mampu menahan beban hingga puluhan kilogram.

Tak jarang wisatawan yang berkunjung bersantai ria pohon ini. Pantai Lhok Mee ini berada di Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.

Pantai Lampuuk

Pantai Lampuuk

Masih ingin bermain di pantai dengan pasir putih maka berkunjunglah ke Pantai Lampuuk yang ada di Jalan Raya Lampuuk, Meunasah Lambaro, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Bila berkunjung ke pantai ini maka setidaknya akan ada 4 jalur yang bisa dipilih. Mulai dari babah satu, babah dua, babah tiga dan babah empat.

Masing-masing jalur tawarkan pemandangan alam yang berbeda-beda. Dimana babah satu menjadi area surving dan babah dua tempat konservasi penyu.

Di pantai ini pun telah dibuat beberapa spot foto yang menarik dan instagramable. Membuat siapa saja yang berkunjung akan betah berlama-lama.

Ujung Kelindu

Ujung Kelindu

Satu destinasi pantai yang cukup menarik saat ada di Aceh ada nama Ujung Kelindu. Dimana pantai bertebing ini memiliki bukit savana.

Satu kontradiktif yang bisa tampil begitu apik dan membuat setiap pengunjung ingin mendekat. Hanya saja bila berkunjung ke objek wisata yang satu ini untuk berhati-hati.

Jangan sampai terpeleset karena akibatnya sangat fatal. Tebing indah ini ada di Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.

Pantai Lhoknga

Pantai Lhoknga

Saat ada di Pantai Lampuuk jangan buru-buru pulang. Tak jauh dari pantai itu masih ada Pantai Lhoknga yang tak kalah mempesona.

Pantai ini terkenal dikalangaan peselancar karena mampu hasilkan ombak besar dan cocok bagi mereka yang ingin surving. Selain itu didekat pantai ini pun sering digunakan untuk pertandingan golf.

Gokil bukan kalau kita bisa main golf dibibir pantai. Lokasi Pantai Lhoknga ini berada di Jalan Lintas Barat Sumatera, Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Bukit Lhok Eumpe

Bukit Lhok Eumpe

Bosan di pantai dan ingin ke bukit maka meluncurlah ke Bukit Lhok Eumpe yang ada di Jalan Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Tempat ini menjadi salah satu destinasi yang banyak dicari karena tidak terbaca di google maps. Hal ini justru menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin pengalaman berbeda.

Pegunungan yang sangat kompleks dimana banyak hal menarik bisa ditemukan di tempat ini. Bukan hanya alam yang indah tapi juga pertunjukkan seni budaya sering tampil di sini.

Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan

Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan

Aceh terkenal dengan potensi kekayaan alam dan salah satunya adalah adanya Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan. Berada di Suka Mulia, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar hutan ini banyak dituju.

Secara keseluruhan taman ini memiliki luas mencapai 6.300 hektare. Wajar kemudian bila berada di dua wilayah yakni di Aceh Besar dan Pidie.

Nama taman ini pun diambil dari salah satu pahlawan asli Aceh yang turut berjuang melawan Belanda.

Bukit Soeharto

Bukit Soeharto

Dari namanya langsung bisa ditebak kalau ada kaitan dengan Presiden Suharto. Benar saja nama bukit ini berasal dari penguasa Indonesia paling lama ini.

Dimana ia melakukan penghijauan di bukit ini. Dan karena berhasil maka namanya digunakan hingga saat ini.
Puncak Bukit Suharto menjadi lokasi yang pas untuk melihat landskap berupa pantai yang ada di bawahnya.

Dari tempat ini kita bebas memanjakan mata melihat seluruh keindahan alam yang ada. Alamat persisnya ada di Lamreh, Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.

Pucok Krueng

Pucok Krueng

Satu tempat wisata di Banda Aceh yang begitu istimewa dan harus dicoba tentu ada nama Pucok Krueng. Objek wisata ini tak lain adalah kawasan hulu sungai di hutan Lhoknga.

Saat datang ke tempat ini pastikan untuk menyewa perahu atau boat dan menyusuri sepanjang aliran sungai. Bila beruntung maka akan mendapat pemandu yang bisa bercerita akan banyak hal untuk menambah wawasan.

Hutan alami memberi pengalaman berbeda bagi siapa saja yang berkunjung ke Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Danau Laut Tawar

Danau Laut Tawar

Mungkin kita tidak menduga kalau di Aceh akan ditemukan danau laut tawar. Berada di dataran tinggi dan memiliki luas yang teramat sangat membuat siapa saja menduga bahwa ini adalah lautan.

Danau ini juga menjadi sumber air tawar terbesar bagi masyarakat Aceh sehingga keberadaannya sangat dijaga. Berada di tempat ini pasti tak lengkap rasanya tanpa menikmati Kopi Gayo yang legendaris.

Penasaran bukan, saatnya berkunjung ke Danau Laut Tawar, Kecamatan Danau, Kabupaten Aceh Tengah.

Air Terjun Peukan Biluy

Air Terjun Peukan Biluy

Tak jauh dari pusat Kota Banda Aceh terdapat air terjun yang begitu indah. Peukan Biluy demikian masyarakat menyebut air terjun yang ada di Desa Biluy, Kecamatan Darul Kamal. Kabupaten Aceh Besar.

Pemandangan indah hadir bukan hanya di sekitar air terjun saja. Saat memulai perjalanan pun pengunjung sudah disuguhi keindahan bukit barisan.

Khusus bagi kamu yang suka tantangan jangan ragu untuk naik ke atas. Selain telah tersedia tangga pastinya ada keindahan tak terkira telah menanti diatas.

Air Terjun Kuta Malaka

Air Terjun Kuta Malaka

Selanjutnya air terjun yang banyak dicari adalah Kuta Malaka. Persisnya ada di Lam Ara Tunong, Kuta Malaka, Luthu Lamweu, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Aceh Besar.

Meski berada di area terpencil dan tidak mudah menahlukannya tapi banyak diantara anak muda berkunjung ke air terjun Kuta Malaka ini.

Tak mudah untuk menjangkaunya tapi justru itu menjadi satu hal yang menarik, 412 anak tangga siap mengantar mereka yang bernyali untuk tiba ditujuan.

Air terjun yang ada diatas bukit Kota Malaka ini memiliki 7 tingkatan. Dan masing-masing tingkatan memiliki keindahan masing-masing.

Penasaran bukan dengan banyaknya objek dan tempat wisata di Banda Aceh ini. Jangan lupa siapkan list dan rute selama di Aceh akan kemana saja. Jangan sampai liburan kacau karena kurang persiapan. Yang ada kemudian hanya ambil lokasi terdekat padahal sedikit lebih jauh akan ditemukan keindahan tak terkira.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *