Tempat Wisata di Bandung Barat

11 Tempat Wisata di Bandung Barat Paling Viral

Posted on

Kalau berbicara mengenai tempat wisata, Bandung memang tak pernah mengecewakan. Dari Timur hingga Barat, ada saja tempat wisata yang harus dikunjungi. Khususnya yang bernuansa alam. Tidak sedikit juga yang viral karena bantuan sosial media.

Daftar Tempat Wisata Bandung Barat

Nah, berikut adalah daftar tempat wisata di Bandung Barat paling viral dan wajib banget kamu kunjungi!

Sanghyang Heuleut

Sanghyang Heuleut

Sanghyang Heuleut ini bisa dibilang termasuk surga tersembunyi yang ada di Bandung Barat. Lokasinya ada di Rajamandala, Bandung Barat.

Sanghyang Heuleut adalah sebuah danau. Mengalir dari atas arus Sungai Citarum Purba. Termasuk dalam danau purba yang memiliki susunan bebatuan. Warga setempat percaya bahwa Sanghyang Heuleut ini adalah sebuah tempat yang biasa digunakan untuk mandi para bidadari. Entah itu fakta atau hanya mitos, namun tetap saja cerita tersebut menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung.

Di samping itu, arti Sanghyang Heuleut sendiri terdiri dari 2 kata; Sanghyang artinya Suci dan Heuleut artinya Waktu.

Nah, uniknya lagi ternyata tidak hanya ada 1 Sanghyang saja, melainkan ada 3 Sanghyang dengan pesonannya masing-masing. Selain Sanghyang Heuleut ada Sanghyang Tikoro atau kalau dalam Bahasa Indonesia artinya Kerongkongan. Lalu ada juga Sanghyang Poek atau kalau dalam Bahasa Indonesia artinya gelap.

Bila ingin berkunjung ke 3 Sanghyang ini, sangat disarankan untuk datang saat musim kemarau. Bila datang saat musim hujan biasanya air akan cenderung keruh dan jalannya pun akan lebih licin.

Curug Malela

Curug Malela Bandung Barat

Objek wisata Bandung Barat selanjutnya adalah Curug Malela yang mempunyai nama beken The Little Niagara. Ini karena bentuk curug Malela adalah melebar, sangat mirip dengan air terjun Niagara yang ada di perbatasan Amerika-Kanada.

Sumber air Curug Malela sendiri berasal dari hulu sungai utara Gunung Kendeng, gunung berapi yang berlokasi di barat Ciwidey. Sungai mengalir hingga ke Cidadap, Gunung Halu. Di samping itu, ketinggian air terjun ini mencapai 60 meter dengan lebar 70 m. Terdapat 5 jalur air terjun yang terlihat sangat indah dan mempesona.

Bila melihat foto di atas, curug Malela merupakan air terjun yang paling Atas dari 7 curug lainnya. 6 curug lainnya secara berurutan adalah; Curug Katumiri, Curug manglid, Curug Ngebul, Curug Sumpel, Curug Palisir dan Curug Pameungpeuk. Malela juga sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang terbilang cukup lengkap. Ada toilet umum, area parker cukup luas, dan warung makan yang menyediakan berbagai jajanan.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk langsung rencanakan liburanmu ke wisata bandung barat Curug Malela!

Stone Garden

Stone Garden

Stone Garden adalah tempat wisata di Padalarang, Bandung Barat yang juga sangat viral. Selain melihat keindahan alam dalam bentuk bebatuan tersusun kamu juga bisa berfoto sebab memang tempatnya sangat instagramable banget! Tidak heran kalau jadi viral.

Lokasi Stone Garden sendiri dulunya adalah danau purba, sehingga batu tersusun tersebut memang secara alami terbentuk oleh alam. Tidak jauh dari Stone Garden, kamu akan menemukan goa yang dinamakan Goa Pawon atau kalau dalam Bahasa Indonesia artinya Dapur. Sehingga sudah jelas kalau dulunya goa ini adalah sebuah dapur yang digunakan oleh manusia purba. Beberapa peralatan dapur pun terdapat di Goa Pawon menjadi bukti bahwa dulunya di sana ada orang yang menetap.

Bukit Gantole

Bukit Gantole

Bukit Gantole atau biasa disebut juga Gunung Gantole adalah tempat wisata di Cililin Bandung Barat. Memiliki ketinggian hingga 1063 Mdpl. Sebelum dibuka untuk umum, awalnya Bukti Gantole diperuntukan sebagai tempat Porda Jabar 2010 dan PON 2016.

Bagi kamu yang senang memacu adrenaline, kamu bisa melakukan paralayang di bukit ini. Kamu juga bisa mendirikan tenda dan bermalam di atas bukit. Perjalanan menuju bukit pun tidak terlalu jauh sehingga tidak akan terlalu menguras keringat.

Kalau hanya ingin menikmati suasana pun bisa. Ada jembatan yang menghadap ke arah hamparan pemandangan kota dan alam. Kamu bisa menikmati pemandangan tersebut sekaligus berfoto. Jangan lupa share ke media sosial ya agar tempat ini semakin viral!

Sanghyang Kenit

Sanghyang Kenit

Sanghyang Kenit merupakan salah satu goa yang berada di Kawasan Rajamandala. Bila dibandingkan dengan Sanghyang lain seperti Sanghyang Heuleut, Sanghyang Poek dan Tikoro, Kenit masih belum banyak diketahui. Namun karena bantuan sosial media, Sanghyang ini mulai terekspos ke public. Sanghyang Kenit ini baru terlihat saat air Waduk Saguling yang menuju Sungai Citarum Purba dialihkan ke PLTA Rajamandala.

Di samping itu, penamaan Sanghyang Kenit juga memiliki asal usulnya tersendiri. Ini merupakan mitos yang lekat di telinga masyarakat. Sang dan Hyang berarti agung, sementara kenit berarti melingkar. Penamaan tersebut sesuai dengan bentuk goanya yang melingkar.

Di Sanghyang Kenit, kamu bisa melakukan beberapa aktivitas. Misal susur goa yang hanya bisa dilakukan oleh minimal 3 peserta saja. Bisa juga memicu adrenaline dengan bermain arung jeram, namun tidak bisa dilakukan setiap saat karena harus menunggu kondisi air apakah sedang pasang atau tidak.

Puncak Eurad Pingping

Puncak Eurad Pingping

Tempat wisata selanjutnya adalah Puncak Eurad Pingping, lokasinya tidak jauh dari wisata di Padalarang . Lebih tepatnya ada di daerah Cibodas – Ciater, Wangunharja, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Tidak seperti lokasi wisata lain yang ada di Bandung, puncak Eurad Pingping ini bisa dibilang masih tergolong baru. Namun biarpun begitu, suasana alam dan kesegaran udaranya masih bisa kamu nikmati kok. Lokasinya yang strategis pun menjadi pilihan tepat untuk siapa saja yang ingin rehat sejenak, yakni di perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Subang.

Di samping itu, pemandangan alam Puncak Eurad Pingping tentu saja menjadi hal yang paling utama. Dari puncak, kita bisa melihat hamparan kebun teh serta barisan pohon pinus. Beberapa spot juga sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat berfoto yang instagramable. Salah satu yang menjadi spot unik dan sayang sekali kalau tidak sempatkan untuk berfoto adalah Jembatan Cinta, ada juga miniatur perahu bambu.

Sungai Cikahuripan

Sungai Cikahuripan

Wisata Bandung Barat memang tidak pernah mengecewakan, apalagi yang bertemakan alam. Seperti Sungai Cikahuripan yang berada di Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat. Sungainya sangat unik karena bisa mengingatkan kita pada Green Canyon. Terlihat dari jajaran tebing yang tersusun dengan rapi.

Selain itu, dengan berada di sini para wisatawan yang datang pun akan disajikan dengan pemandangan sungai yang memang dihiasi oleh tebing berukuran raksasa. Bentuknya yang unik, membuat Sungai Cikahuripan bisa menjadi tempat wisata di Cililin Bandung yang nyaman sekaligus instagramable banget. Tidak heran bila spot pemandangan yang paling populer di sini tentu saja tebing batu yang mengapit sungai.

Nah, di sini juga terdapat 2 mata air yang keluar secara alami dari celah batu. Konon air tersebut bisa memberikan manfaat untuk Kesehatan.

Tidak jauh dari Cikahuripan, terdapat beberapa tempat wisata lain juga yang bisa kamu kunjungi. Seperti Sanghyang Tikoro, Sanghyang Heuleut, Curug Sangkuriang, dan juga Curug Halimun.

Bila kamu memang ingin datang ke Sukahurip untuk sekedar menikmati pemandangan alam, kamu bisa mengambil rute menuju Rajamandala, Padalarang, lalu arahkan lagi ke Waduk Saguling. Karena tidak ada petunjuk jalan selama dalam perjalanan, maka sangat disarankan untuk kamu bisa bertanya pada masyarakat setempat.

Curug Ngebul

Curug Ngebul

Tempat wisata di Bandung Barat selanjutnya masih bertemakan air dan alam, yaitu Curug Ngebul. Berada di Kampung Cibeunteur, Kecamatan Cikadu. Curug ini sebenarnya masih belum mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah setempat, sehingga pengelolaannya masih belum maksimal. Bahkan belum banyak orang juga yang tahu. Namun tentunya dengan bantuan media sosial, lokasi terpencil pun bisa tersebar luas.

Sebelum benar-benar sampai di Curug, kamu harus berjalan kaki terlebih dahulu sejauh 1 km. Sepanjang perjalanan, kamu akan ditemani oleh suasana alam dan udara yang segar. Bahkan rasa lelah pun bisa terbayarkan karena sesampainya di Curug kita bisa menikmati kesegaran air curug dan tentunya masih dengan suasana alam yang asri.

Nah, bagi kamu yang memang sangat tertarik untuk mengunjungi Curug Ngebul, kamu bisa menemukannya dengan mudah kok. Bisa naik kendaraan mobil atau motor, khususnya yang berada di kota atau kabupaten, gunakan akses jalan yang melewati Ciwidey, lalu melewati Hutan Sumbul. Waktu yang harus ditempuh kurang lebih 1 jam bila dari Ciwidey.

Gunung Putri, Lembang

Gunung Putri, Lembang

Ingin melakukan pendakian? Namun masih pemula? Nah, kamu bisa coba mendaki gunung Putri yang berlokasi di Lembang, Bandung Barat. Tinggi gunungnya mencapai 1.587 Mdpl. Sehingga masih terbilang mudah khususnya untuk pendaki pemula. Kamu bisa mendaki dengan santai dengan waktu tempuh rata-rata 30 menit saja. Enaknya lagi, sudah ada jalur khusus yang dibuat rapi untuk para pendaki. Tidak heran bila tempat ini pun kerap dijadikan sebagai wisata keluarga.

Sesampainya di atas puncak, tentu saja kamu bisa langsung menikmati suasana alam dan udara yang sejuk. Bangunan perkotaan pun masih bisa kamu lihat dari sini. Saat malam hari, pemandangan perkotaan akan jadi sangat indah. City light menjadi teman malam paling romantis. Sangat disarankan agar kamu bisa menginap satu malam, pemandangan matahari terbit akan menjadi temanmu di pagi hari.

Bagaimana, tertarik untuk berkunjung ke Gunung Putri, Lembang? Kamu bisa mulai membuka google maps dan mencari arah menuju Gunung Putri agar lebih mudah. Tidak sulit untuk ditemukan kok, dan tidak terlalu jauh juga dari perkotaan.

Informasi tambahan mengenai Gunung Putri, tempat ini sudah dikelola dengan baik. Sehingga beberapa fasilitas umum pun sudah tidak perlu dikhawatirkan. Seperti lahan parkir, toilet, hingga warung makanan.

Air Terjun Pelangi

Air Terjun Pelangi

Air Terjun Pelangi merupakan tempat wisata jawa barat yang sudah ada sejak lama,  dikenal juga dengan sebutan Curug Cimahi. Pengelola wisata terus mengembangkan potensi tempat wisata ini dengan memberikan tambahan sentuhan lampu pada curugnya. Sehingga pada malam hari, lampu yang sudah terpasang akan memberikan nuansa yang lebih indah.

Sebetulnya sih tempat lama dan nama lama pula, yaitu air terjun / curug cimahi, tapi pihak Perhutani sebagai pengelola melakukan inovasi baru untuk meningkatkan potensi wisata di daerah sini dengan menambahkan sentuhan lampu penghias di curug cimahi.

Nama Air Terjun Pelangi adalah nama baru yang di branding oleh pihak perhutani. Tujuannya tentu saja untuk mempromosikan objek wisata ini. Khususnya saat malam hari.  Untuk bisa sampai di air terjun, kamu harus melewati beberapa anak tangga yang sudah tertata rapi.

Sebelum masuk, kamu juga harus menyiapkan uang sebesar 12 bila kamu datang pada pukup 08.00 s.d pukul 17.00. Sementara kalau datang di atas pukul 17.00, maka kamu harus menyiapkan 12 ribu. Jam buka air terjunnya sampai pukul 21.00.

Bila kamu membawa kendaraan pribadi sendiri, kamu bisa memarkirnya di terminal kecil. Berada tepat di sebelah pintu gerbang saat akan menuju ke lokasi.

Air Terjun Pelangi memang terbilang strategis, lokasinya ada di pinggir Jalan Raya Parongpong. Namun saat kamu selesai menuruni anak tangga, suasana alamnya masih terasa begitu kental. Kamu seperti sedang berada di tengah hutan. Berbeda dengan suasana saat kamu berada di lokasi parkir.

Bagaimana, tertarik untuk mengunjungi Air Terjun Pelangi? Bila kamu tidak punya kendaraan pribadi, kamu bisa kok naik kendaraan online sebagai alternatifnya.

Tangkuban Perahu

Tangkuban Perahu

Tempat wisata di Bandung Barat yang terakhir adalah Gunung Tangkuban Perahu. Lokasinya ada di Provinsi Jawa Barat. Bila dari pusat kota, jaraknya kurang lebih sekitar 20 km. Gunung ini memiliki ketinggian hingga 2.0784 meter di atas permukaan laut. Bentuk gunungnya adalah Stratovolcano, pusat erupsinya berpindah dari timur ke arah barat.

Tangkuban Perahu juga termasuk dalam gunung api yang masih aktif. Beberapa kali meletus sehingga beberapa kawah pun terbentuk di gunung tersebut. Seperti kawah domas misalnya. Bila kamu berkunjung kesini, akan lebih baik menggunakan masker ya. Sebab bau belerang dari kawahnya bisa sangat tercium. Hati-hati juga bila kamu membawa anak-anak. Kamu harus ekstra mengawasi.

Di samping itu, ada sebuah cerita rakyat yang legendaris melekat pada asal mula munculnya Gunung Tangkuban Perahu. Cerita ini sudah banyak diketahui, yaitu tentang Sangkuriang yang mencintai ibunya sendiri, yakni Dayang Sumbi. Saat itu, Sangkuriang sangat ingin menikahi Dayang Sumbi, namun karena mereka memiliki ikatan darahan pernikahan tentu tidak bisa berlangsung. Akhirnya Dayang Sumbi memberikan syarat yang pasti tidak akan bisa terpenuhi, yaitu membuat perahu dalam waktu 1 malam.

Benar saja, Sangkuriang gagal karena saat pagi menjelang, perahu pun belum selesai. Sangking marahnya, Sangkuriang menendang perahu hingga terbalik. Lalu muncul sebuah gunung.

Entah itu fakta atau mitos, tapi tetap saja cerita tersebut menjadi daya tarik tersendiri untuk para pengunjung.

Nah, itulah 11 tempat wisata di Bandung Barat yang paling viral dan wajib sekali kamu kunjungi! Agar bisa semakin viral, kalau kamu sempat berfoto di lokasi wisatanya, jangan lupa share di media sosial ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *