Tempat Wisata Di Cilacap

10 Tempat Wisata Di Cilacap yang Keren Paling Kekinian

Posted on

Cilacap atu yang biasa disebut sebagai tanah ngapak ini merupakan Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki kurang lebih 24 Kecamatan. Terkenal akan satu pulau yang dijadikan sebuah pulau tahanan yaitu Nusakambangan. Nah bagi kamu yang hobi travelling, tak lengkap rasanya kalau berkunjung ke sini namun tak menjelajahi tempat wisata di Cilacap yang ada, betul kan?

Tempat Wisata di Cilacap

Istilah kekinian memang sudah sangat melekat sekali bagi masyarakat Indonesia untuk menyebut sesuatu hal yang sedang populer. Termasuk tempat wisata di Cilacap yang paling kekinian dan popularitasnya sedang naik daun. Penasaran dengan wisata Cilacap tersebut? Yuk langsung saja simak ulasan berikut ini.

Benteng Pendem Cilacap

Benteng Pendem Cilacap

Indonesia pernah dijajah Belanda selama berabad-abad. Selama masa itu, banyak perang terjadi. Karena perang itulah para tentara banyak membangun benteng sebagai bentuk perlindungan dari serangan musuh. Banyak benteng di Indonesia yang masih berdiri kokoh hingga sekarang. Benteng-benteng itu menandakan banyaknya pertempuran yang pernah terjadi di negeri ini. Salah satu benteng itu ada di Cilacap. Benteng itu bernama ‘Benteng Pendem’.

Sesuai namanya, obyek wisata cilacap ‘pendem’ yang berarti tertimbun atau terkubur, benteng ini dibangun di dalam tanah. Benteng ini dibangun oleh pasukan Belanda secara bertahap mulai dari 1861 sampai 1879. Alasan mengapa dibangun di Cilacap karena lokasinya terbilang cukup strategi.

Baca Juga: Wisata Brebes

Dalam bahasa Belanda, benteng itu memiliki nama asli Kustbatterij op de Landtong te Cilacap yang memiliki arti “tempat pertahanan pesisir di atas tanah yang menjorok ke laut”. Benteng ini didirikan secara bertahap sejak 1861 hingga 1879 oleh arsitek Belanda. Karena dibangun di bawah tanah, masyarakat sekitar menamainya ‘benteng pendem’. Secara arsitektur, benteng ini merupakan tiruan Benteng Rijhnauwen yang merupakan benteng terbesar di Belanda

Benteng ini didirikan penjajah Belanda di lokasi yang strategis untuk pendaratan karena terlindungi oleh Selat Nusakambangan. Oleh karenanya, benteng ini dibangun sebagai pertahanan selatan Pulau Jawa. Pada 1942, benteng ini sempat direbut Pasukan Jepang. Setelah Jepang pergi, benteng ini direbut lagi oleh Belanda pada 1945-1950. Sempat dua tahun ditinggalkan, benteng itu kemudian menjadi markas dan tempat latihan TNI pada 1952-1965. Setelah itu, benteng ini kemudian terbengkalai.

Tempat wisata di Jawa Tengah ini memang tidak akan pernah lepas dari nilai sejarahnya. So, kalau kamu ingin berwisata sembari mengenang sejarah bangsa Indonesia, yuk datang ke benteng Pendem.

Pantai Teluk Penyu

Pantai Teluk Penyu

Pantai Teluk Penyu adalah salah satu destinasi wisata pantai yang ada di Cilacap, Jawa Tengah. Pantai Teluk Penyu terletak di Kelurahan Cilacap, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Menghadap langsung dengan Samudera Hindia membuat pantai ini berombak besar. Lautnya begitu jernih meskipun tidak tampak bergradasi dari tepi hingga tengah lautnya. Meski begitu, pesonanya tidak berkurang dan tetap membius mata pengunjung. Apalagi, ada deretan perbukitan penuh pepohonan di latar belakangnya, dinaungi langit biru yang cerah.

Pasir hitam menghampar bagaikan karpet lembut di atas lantai. Warna hitamnya terlihat kontras dengan air laut yang jernih. Ketika berjalan di pasirnya, pengunjung akan menemukan cangkang – cangkang kerang laut. Warnanya putih, bertebaran di atas pasir bagaikan bintang di langit.

Di tepi pantai tampak pepohonan yang menjadi peneduh di area pantai. Ketika angin bertiup, dahan dan dedaunan turut melambai, menambah kesejukan area pantai. Di sini juga terdapat jembatan yang menjorok ke laut, sebagian tertutup pasir. Area ini sering dijadikan pengunjung untuk tempat berfoto dengan latar belakang lautan luas.

Nama Teluk Penyu disematkan bukan tanpa alasan. Dikarenakan dulunya pantai ini terdapat banyak penyu. Serta menjadi tempat berkembang biak dan tumbuh para penyu. Karena dulu tempat ini masih sangat asri dan belum banyak dikunjungi wisatawan.

Lambat laun, banyak tangan – tangan jahil yang merusak ekosistem. Penyu – penyu pun banyak yang tidak bertahan hidup. Oleh karena itu, kini di objek wisata ini tidak banyak dijumpai penyu.

Untuk menyaksikan keunikan lain di pantai ini, pengunjung bisa datang pada tanggal 1 Syuro. Pada tanggal tersebut, masyarakat sekitar mengadakan ritual sedekah laut. Ritual ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan. Karena telah diberi rezeki dan perlindungan berupa keselamatan saat melaut.

Ritual dimulai dengan menghanyutkan kepala kerbau dan sesaji ke tengah laut. Setelah dihanyutkan, para nelayan yang mengikuti ritual akan membasuh wajah dengan air laut. Setelah ritual selesai, para nelayan akan kembali ke tepi pantai dan melanjutkan aktivitasnya. Di tanggal 1 Syuro berikutnya, ritual akan dilakukan kembali.

Ritual – ritual unik seringkali dilakukan di pantai, tidak hanya di Teluk Penyu. Hanya saja tata cara pelaksanaannya berbeda – beda. Tujuan ritual pun berbeda, meskipun kebanyakan ditujukan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan. Kekayaan tradisi ini menjadi daya tarik yang unik ketika berkunjung ke objek wisata.

Pantai Kali Kencana

Pantai Kali Kencana

Di Pulau Nusakambangan ada tempat wisata cilacap berupa destinasi wisata pantai. Namanya adalah Pantai Kali Kencana. Pantai ini memiliki panorama yang indah dan kondisi di sekitar juga masih terjaga. Sayangnya akses menuju lokasi terbilang cukup melelahkan dan harus melewati hutan atau beberapa sungai.

Lokasi pantai berada di Sidanegara, Cilacap. Letaknya yang berada di kawasan lapas Nusakambangan ini memang membuat masyarakat jadi enggan datang karena sulitnya perjalanan. Butuh waktu 3 jam perjalanan dan Anda akan menemukan beberapa aliran sungai dengan dasar batu dan berwarna perak. Anda hanya perlu membayar biaya retribusi sebesar 25 ribu rupiah untuk mengantar ke seberang Nusakambangan.

Curug Mandala

Curug Mandala

Curug Mandala merupakan salah satu curug favorit wisatawan di Cilacap. Terletak di Desa Mandala, Kecamatan Jeruklegi, Curug Mandala bisa tempuh dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak menuju perbukitan.

Jalan menuju curug ini memang tidak begitu bagus, namun perjuangan Anda akan terbayar dengan indahnya pemandangan yang disajikan. Air mengalir dari beberapa titik dan menuruni tebing, membuatnya terlihat lebih unik karena tidak hanya membentuk satu garis lurus aliran air saja. Curug Mandala juga bisa menjadi tempat yang tepat untuk berburu fotografi di Cilacap.

Benteng Karang Bolong

Benteng Karang Bolong

Mendengar kata “Pulau Nusakambangan,” yang terpikir di benak orang adalah tentang penjara dan narapidana yang dihukum penjara, bahkan yang tinggal menunggu eksekusi mati. Namun, tahukah kamu? Pulau Nusakambangan mempunyai tempat yang indah. Di sana terdapat benteng peninggalan Belanda. Menuju ke Pulau Nusakambangan hanya membutuhkan waktu 10 menit dari Pantai Teluk Penyu hingga tiba di Dermaga Karangbolong, Nusakambangan.

Benteng tersebut dibangun sekitar tahun 1873. Sayang, banyak bagian peninggalan sejarah dari Benteng Karangbolong dicuri oleh tangan-tangan usil yang tidak bertanggung jawab. Walau mempunyai nilai sejarah, kondisi Benteng Karangbolong tidak terurus. Banyak ruangan yang tertimbun dan tertutup pepohonan.

 Daya tarik lain dari pulau yang Dikenal seram ini adalah pantai pasir putih yang terbentuk dari karang yang terkikis. Sejumlah tanaman pandan tumbuh di pantai ini sehingga membuatnya dijuluki pantai Pasir Putih Karang Pandan. Wisatawan yang datang dibuat terkagum-kagum dengan keragaman wisata yang ditawarkan Pulau Nusakambangan.

Pantai Karang Pandan

Pantai Karang Pandan

Destinasi wisata cilacap Pantai Karang Pandan Cilacap atau yang juga dikenal sebagai Pantai Karang Bolong adalah destinasi wisata favorit di Cilacap. Pantai ini memiliki pasir putih cantik dengan lautan hijau kebiruan. Pantai ini sendiri berada di kawasan Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Di dalam perjalanan menuju pantai Karang Pandan kamu akan disuguhi pemandangan menarik. Salah satunya Benteng karang Bolong yang berjarak 1 km dari tempat berlabuh perahu. Saat melihat benteng ini mungkin kamu akan merasakan sensasi merinding. Benteng tersebut memang benteng tua yang sudah berumur ratusan tahun. Wajar jika benteng itu memiliki kesan mistis dan angker.

Benteng di sana merupakan peninggalan sejarah. Di lorong benteng pertama kamu akan mendapati jalur yang bercabang. Jalur ke kiri akan membawamu ke benteng bersejarah. Sedangkan jalur ke kanan langsung menuju pantai.

Kamu bisa memilih berkunjung ke pantai dulu atau ke benteng lebih dulu. Tentu sayang jika tidak sekalian mampir ke benteng, dimana kamu bisa melihat barak pasukan, gudang senjata, ruang apel, ruang rapat, dan lainnya.

Setibanya di lokasi pantai, apa yang kamu rasakan akan berbeda 180 derajat dari kesan angker tadi. Pantai berpasir putih Karang Pandan Cilacap termasuk pantai perawan. Hal ini karena belum banyak wisatawan datang ke pantai. Daya tarik pemandangan di sana sudah tidak diragukan lagi.

Pastinya kamu akan langsung tersihir pada pandangan pertama. Pantai membentang sepanjang 150 meter yang tampil dengan perpaduan hutan, pasir putih, dan pecahan terumbu karang. Pasir pantai putih membentang luas, membangun kesan hangat, nyaman, asri dan sekaligus sejuk. Hal ini dikarenakan pantai dikelilingi tumbuhan hijau yang tumbuh subur. Ada pula pepohonan yang tumbuh tinggi menambah kesan alami di sekitar pantai.

Salah satu daya tarik lain pantai perawan di Jawa Tengah ini adalah aliran air tawar jernih yang turun dari atas bukit menuju pantai. Aliran tersebut bisa kamu temui di tebing sebelah selatan.

Gunung Selok

 

Gunung Selok

Gunung dengan panorama menakjubkan ini bisa menjadi tempat wisata favorit. Sebab ada panorama alam yang istimewa. Ada spot selfie Deck dengan view hamparan air laut selatan serta dikelilingi pemandangan pepohonan yang cukup rindang. Baik itu di atas bukit untuk sekedar bersantai atau selfie.

Nuansa mistis di Gunung Selok Cilacap, salah satunya dimulai dari cerita bahwa tempat ini merupakan kawasan wisata spiritual kahyangan dari para dewa yang ada di Pulau Jawa. Dahulu, masih menurut cerita, nama Gunung Selok adalah Junggring Seloka. Junggring Seloka konon dibangun oleh para dewa sebagai tempat pelarian di Pulau Jawa setelah dihukum turun ke Bumi oleh Tuhan. Kebenarannya tentu boleh dipercaya atau tidak. Hanya, cerita seperti ini, disadari atau tidak, menjadi daya tarik sebuah tempat yang malah membuat banyak orang penasaran ingin berkunjung.

Gunung Selok Cilacap juga menyimpan cerita lain. Kali ini terkait dengan Presiden Republik Indonesia yang pertama, Ir. Soekarno. Pada Tahun 80-an, beredar sebuah isu bahwa di tempat ini, Bung Karno mendapat wahyu mengenai Pancasila. Lagi-lagi, kebenarannya masih belum terbukti pasti. Keterkaitan tempat ini dengan Ir. Soekarno, menjadi magnet lain yang dimiliki Gunung Selok.

Kawasan Gunung Selok Cilacap yang memang indah, semakin dioptimalkan oleh pihak pengelola. Di sini, Teman Traveler akan mendapati beberapa spot-spot kekinian yang instagenic. Gardu Pandang disediakan agar para pengunjung dapat menikmati pemandangan yang lebih luas. Gunung Selok View misalnya. Dari sini, pantai laut selatan, terlihat dari kejauhan.

Dengan berbagai cerita mistis yang mewarnainya, Gunung Selok Cilacap punya sisi lain. Sebuah keindahan alami yang berdaya tarik dan membuat siapa pun penasaran untuk datang.

Pantai Permisan

Pantai Permisan

Pantai ini terletak di bagian selatan Pulau Nusakambangan. Dari dermaga kapal, pantai ini dapat ditempuh dengan perjalanan darat.

Menurut legenda, pantai ini dinamakan Permisan karena dulunya ada perampok yang hendak berlabuh di Nusakambangan. Namun waktu itu ia tidak melihat adanya pantai sebagai tempat berlabuh. Namun setelah mengucapkan kata permisi ia melihat sebuah pantai tempat kapalnya berlabuh. Nama pantai itu kemudian dikenal dengan nama Pantai Permisan.

Pantai Permisan juga dikenal dengan nama Pantai Kopassus. Hal ini dikarenakan pantai itu juga digunakan oleh pasukan Kopassus sebagai tempat berlatih. Untuk itulah di sebuah batu karang pada pantai itu terdapat sebuah monument berupa pisau besar yang tertancap. Monumen itu dinamakan Monumen Pisau Komando yang menyimbolkan kekokohan para prajurit Kopassus.

Pantai Widara Payung

Pantai Widara Payung

Pantai Widara Payung merupakan pariwisata cilacap yang juga memiliki kondisi alam yan g tak tersentuh. Anda bisa masuk melalui 3 jalan yang mana letak utamnya memang berada di Desa Widara Payung. Lokasinya berada di Widarapayung Wetan, Sidayu.

Para pengunjung yang masuk ke Pantai Widarapayung Cilacap akan dikenai biaya Rp 3.000 sampai Rp 5.000 per orang. Terdapat 3 pintu masuk untuk menuju ke tempat ini, maka harga yang diterapkan menjadi berbeda-beda.

Wisatawan yang membawa motor ataupun mobil dapat memarkirkan kendaraannya ke dalam tanpa dipungut biaya.

Arus air laut di pantai ini sangat kuat dan juga memiliki ombak besar sehingga di tempat ini tidak terlalu banyak fasilitas yang disediakan. Untuk tour di pantai ini tersedia perahu, dan dikenai biaya sekitar Rp. 10.000 per orang. Kamu juga bisa ikut menyaksikan pertandingan voli pantai, atau mengajak anak-anak berkeliling dengan kuda, atau pun menyaksikan riuhnya anak muda yang bermain motocross. Selain itu, terdapat juga tempat-tempat duduk untuk bersantai dengan beberapa tugu berbentuk payung yang terletak dekat dengan pintu masuk utama Widarapayung.

Untuk wisatawan asal kota Cilacap yang ingin berkunjung ke sini tentu saja sudah tidak bingung lagi. Namun, bagaimana untuk para wisatawan diluar kota Cilacap, pasti mereka akan merasa kebingungan dan takut salah jalan.

Baca Juga: Wisata Boyolali

Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi lebih baik search di google maps mengenai panduan arah di handphone kamu.

Jika kamu berkunjung dengan menggunakan kendaraan umum tentunya tidak akan menjadi masalah besar, karena kamu bisa berhenti di terminal Desa Widarapayung.

Pura Mandara Giri Gunung Selok

Pura Mandara Giri Gunung Selok

Tempat wisata di Cilacap kali ini merupakan wisata religi yang merupakan kawasan wisata dari Gunung Selok. Tiket masuknya juga sama dengan wisata Gunung Selok. Pura ini merupakan tepat persembahyangan dari umat Hindu dan para wisatawan bisa menikmati arsitektur pura yang terlihat unik. Lokasinya berada di Jalan Srandil, Adipala. Tarif untuk tiket masuk adalah Rp. 4000 per orang. Jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan selama berada di tempat wisata di Cilacap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *