Tempat Wisata di Deiya

7 Tempat Wisata Di Deiyai Memancarkan Nuansa Alam Papua

Posted on

Deiya merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Papua. Sebelumnya pernah menjadi bagian dari Kabupaten Paniai namun pada tahun 2008 resmi dipisahkan dan berdiri sendiri. Seperti kita ketahui, bahwa ada banyak tempat wisata di Papua yang bertemakan alam. Nah, beberapa diantaranya tersebar di Kawasan Deiya.

Tempat Wisata di Deiya

Menjelajahi pulau Papua tak lengkap rasanya kalau belum menjelajahi Deiya. So, untuk para traveler langsung saja yuk simak beberapa tempat wisata di Deiya berikut ini!

Danau Tigi

Danau Tigi

Wisata pertama yang bisa kamu kunjungi adalah Danau Tigi, sebuah perairan dengan kedalaman mencapai 150 meter dan berlokasi di kaki Gunung Deiya yang ketinggiannya mencapai 1.700 meter di atas permukaan laut. Oleh sebab itulah, saat datang ke Tigi kamu akan merasakan udara yang sejuk dan segar.

Baca Juga: Wisata Boven Digoel

Apalagi dengan letak danau yang dikelilingi oleh perbukitan. Nuansa alamnya semakin terasa saja. Air danaunya jernih namun cukup dalam, jadi kalau mau berenang sebaiknya pertimbangkan kembali ya.

Bagi wisatawan yang mau ke Danau Tigi sebaiknya jangan mengandalkan angkutan umum karena memang sama sekali tidak ada. Jadi, sangat disarankan untuk menggunakan mobil pribadi atau sewa. Kamu bisa menggunakan jalur darat dengan kondisi jalan berkelok dan terjal.

Atau bila ingin yang lebih cepat, bisa menggunakan jalur udara. Menumpang pesawat AMA, Merpati, Trigana dan MAF. Lalu mendaftar di Kawasan dataran tinggi yang mempunyai landasan tanah.

Pulau Duamo

Pulau Duamo

Tempat wisata di Deiya berikutnya adalah Pulau Duamo. Sebuah pulau berada di tengah danau Tigi. Jadi, saat ke Tigi kamu bukan hanya bisa menikmati pemandangan danaunya saja namun bisa juga menjelajahi pulau Duamo.

Lagi-lagi di sini kamu bisa menikmati pemandangan alam yang amat eksotis dengan berbagai keunikan. Keeksotisan akan semakin terlihat saat menjelang matahari tenggelam. Melalui keindahan sunset lalu dipadukan dengan burung-burung kecil yang terbang dengan rendah dan sesekali menyambar bagian permukaan air.

Saat kamu mendarat di pulau ini, kamu juga akan menjumpai keunikan lain yakni terdapat batu besar yang bentuknya mirip seperti wajah manusia. Ada pula beberapa gua yang memang dijadikan sebagai tempat tinggal burung-burung walet. So, kalau mau masuk guanya harus hati-hati jangan sampai mengganggu.

Dan di salah satu gua nya, wisatawan juga bisa menjumpai sebuah patung Yesus dan Bunda Maria. Kedua patung tersebut memang sudah berada di situ sejak dulu sehingga masyarakat setempat pun tak tau siapa yang membuat patung tersebut. Namun tentunya bagi umat kristiani ini akan memberikan dampak spiritual tersendiri.

Telaga Paniai

Telaga Paniai

Telaga Pania atau bisa juga disebut sebagai danau, berlokasi di Kecamatan Paniai Timur, Kabupaten Deiya, Papua. Memiliki luas mencapai 14.500 hektar dan letaknya berada di ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut.

Uniknya biarpun berada di daerah dataran tinggi, telaga ini justru dihuni oleh berbagai macam jenis ikan air tawar. Misalnya saja seperti ikan mas, ikan belut, ikan mujair, ikan sembilan hitam, ikan Pelangi bahkan ada pula udang endemic yang terkenal dengan capit yang besar mirip seperti kepiting.

Letaknya yang berada di dataran tinggi pun membuat suasana sekitar telaga semakin menyejukkan. Jadi, selain bisa menikmati panorama alamnya, kamu bisa memanjakan pernapasan dengan udara yang bersih.

Kau pun tak perlu khawatir soal perlengkapan dan peralatan yang akan mendukung berbagai aktivitas selama di sini. Seperti memancing, berkeliling, makan dan menginap. Sebab sudah ada tempat penyewaan, rumah makan hingga tempat penginapan yang memadai.

Pulau Yugaitegee

Pulau Yugaitegee atu dikenal juga dengan sebutan Pulau Batu Layar, alasannya karena terdapat sebuah batu yang berukuran besar dan mirip seperti layar kapal di tepi pantai. Pulau ini bila dilihat secara geografis ternyata masuk ke Kawasan Desa Okomoke, Distrik Tiya.

Tak seperti pulau sebelumnya yang terdapat kehidupan masyarakat, justru Yugaitegee tak berpenguhi. Sehingga kalau ingin memutuskan untuk bermalam di sini, kamu harus membersihkan berbagai macam kebutuhan. Kalau soal popularitas Yugaitehee memang belum begitu populer. Namun bagi masyarakat local, pulau ini sudah tak asing dan memang sering dijadikan sebagai pilihan tempat berlibur.

Perkampungan Suku Mee

Perkampungan Suku Mee

Traveler bagi kamu yang sudah berkunjung ke Danau Tigi sebaiknya tak buru-buru pulang. Bagaimana kalau kamu berkunjung dulu ke perkampungan Suku Mee? Di sini kamu bisa melihat bagaimana sih kehidupan masyarakat setempat, kamu juga bisa lebih dekat dengan adat dan kebudayaan yang dimiliki Suku Mee, suku asli yang tinggal di Kawasan Deiya.

Suasana tradisional sangatlah terasa, biarpun belum terlalu banyak tersentuh oleh teknologi namun masyarakat setempat bisa hidup dengan layak dan nyaman. Bahkan rumah-rumah penduduk pun masih terbuat dari bahan-bahan alami dan dibuat secara tradisional yakni rumah Honai.

Berbagai macam atraksi kesenian seperti tarian serta lagu tradisional bisa kamu nikmati di sini. Kalau ingin membawa oleh-oleh, kamu bisa souvenir yang dibuat oleh suku Mee.

Danau Pantai Berbatu

Danau Pantai Berbatu

Menikmati suasana perairan danau memang bisa jadi relaksasi tersendiri. Nah, kalau sedang ke Deiya selain Danau Tigi, kamu juga bisa berkunjung ke Danau Pantai Berbatu. Sebuah danau yang memiliki keunikan, dimana bagian tepinya dikelilingi oleh jenis batuan sedimen atau batuan beku yang telah mengeras.

Lokasi danau Pantai Berbatu sendiri berada di Pulau Tanjung Duamo atau Tanjung Batu. Kamu akan disambut dengan pemandangan alam yang mempesona, nuansa hijau dipadukan dengan air danau yang tenang serta bentuk bebatuan yang sangat unik.

Sedikit tips kalau kamu berwisata ke danau bersama anak kecil sebaiknya selalu dalam pengawasan ya agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Danau Tage

Danau Tage

Next, tempat wisata yang terakhir pun masih bertemakan danau. Kali ini adalah Danau Tage yang keindahannya sudah diakui oleh kurang lebih 157 negara saat diadakan konferensi Danau Sedunia pada tanggal 30 November tahun 2007 di India. Oleh sebab itulah kita patut berbangga, ternyata Indonesia benar-benar kaya akan wisata alamnya.

Baca Juga: Wisata Biak Numfor

Selain memancarkan keindahan alami, danau Tage juga cukup unik sebab di bagian tepinya kamu akan melihat sebuah pasir putih layaknya sebuah pantai.

Keunikan lainnya pun bisa kita lihat pada vegetasi lumut yang ada di permukaan air danau saat pagi hari, bentuknya terlihat seperti biji-bijian. Nah, begitu menjelang sore hari justru lumut-lumut tersebut akan hilang dari pandangan mata, setahap demi setahap. Wahh unik kan traveler?

Itulah 7 tempat wisata di Deiya yang memancarkan nuansa alam di tanah Papua. Bagaimana, ketujuh tempat di atas sangat mempesona dan menarik perhatianmu kan? So, nggak usah ragu lagi untuk memutuskan berkunjung ke Deiya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *