Tempat Wisata Di Grobogan

10 Tempat Wisata Di Grobogan Jawa Tengah yang Paling Populer

Posted on

Kalau berbicara soal Jawa Tengah, tentu saja ngga akan ada habisnya. Apalagi, di tiap daerahnya selalu saja ada hal istimewa yang menjadi daya tarik tersendiri. Seperti daerah Grobogan, potensi tempat wisata di Grobogan kerap menjadi perbincangan karena popularitasnya. Nah traveller, kalau kamu salah satu orang yang menyukai tempat-tempat popular, kamu bisa loh menjelajahi Grobogan. Sebab ada banyak tempat yang bisa kamu datangi.

Tempat Wisata di Grobogan

Biar nggak penasaran, mending langsung aja yuk simak 10 wisata Grobogan Purwodadi yang paling populer!

Ganesha Tidur Banjarejo

Ganesha Tidur Banjarejo

Ganesha Tidur Banjarejo merupakan wisata Jawa Tengah yang terbilang unik. Pasalnya kamu akan melihat sebuah patung Ganesha yang sedang tertidur. Patung ini pun menjadi ikon dari Desa Banjarejo, Grobogan.

Patung Ganesha tersebut ukurannya terbilang cukup besar yaitu 11 x 45 meter. Dibuat oleh Gunawan, seorang seniman yang berada dari Desa Keyongan, Kecamatan Gabus yang tinggal di Kota Jogja. Ada beberapa alasan mengapa patung tersebut dibuat. Pertama, untuk mengenang kehidupan ena animisme, yakni hindu dan Budha yang pernah ada di Desa tersebut. Alasan selanjutnya karena ada cukup banyak penemuan benda purbakala yang didominasi dari jenis Gajah Purba.

Patung ini menjadi daya tarik karena posisinya yang tertidur. Sehingga tak heran kalau banyak wisatawan yang sengaja datang ke Desa Banjarejo sekedar untuk berselfie atau mengabadikan moment dengan latar belakang patung Ganesha Tidur.

Baca Juga: Tempat Wisata Di Demak

Nah, kalau kamu penasaran juga dengan patung tersebut, langsung saja datang ke Dusun Barang, Kedungjati, Banjarejo, Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Bledug Kuwu

Bledug Kuwu

Wisata Grobogan selanjutnya yang juga populer dan unik adalah Bledug Kuwu. Sebuah gunung api lumpur yang berada di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Bila dari Kota Purwodadi jaraknya kurang lebih 28 km.

Bledug Kuwu mampu menarik perhatian wisatawan sehingga tak heran bila tempat wisata ini tak pernah sepi dari pengunjung. Saat awal masuk ke Kawasan Bledug Kuwu kamu akan disambut oleh hamparan lahan kosong dengan luas sampai dengan 45 hektar. Luas sekali kan? Nantinya, kamu akan diarahkan untuk maju perlahan menuju arah asap yang sudah mengepul di atas bentangan tanah yang luas.

Semakin mendekat, kita akan semakin mendengar ada bunyi ledakan. Kamu harus hati-hati ya, jangan terlalu dekat agar menghindar hal yang tak diinginkan. Sebab kamu akan melihat letupan lumpur yang memang diselimuti oleh asap putih dari dalam tanah. Bersamaan dengan hal tersebut terdengar juga suara hentakan yang mirip dengan dentuman Meriam.

Air Terjun Widuri

Air Terjun Widuri

Kalau sudah sampai di Grobogan, seperti ada yang kurang kalau kamu nggak menyempatkan berkunjung ke Air Terjun Widuri yang berlokasi di Dsn Widuri, Area Sawah, Kemadohbatur, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Jaraknya kurang lebih 21 km bila dari arah timur laut Kota Purwodadi.

Nah, untuk ketinggiannya sendiri, Air Terjun Widur memiliki ketinggian sampai 50 meter. Tinggi sekali kan? Airnya pun sangat menyegarkan ditambah lagi dengan suasana alam yang masih terjaga. Dijamin, kamu nggak akan merasa rugi deh setelah datang ke sini. Tapi, untuk menikmati pesona Air Terjun Widuri, kamu harus sedikit menguras keringat. Melewati jalan berbukit yang naik turun.

Ada cerita legenda yang sudah melekat dengan keberadaan Air Terjun Widuri. Dimana nama Widuri sendiri konon berada dari kata Widodaren yang berarti bidadari. Berdasarkan cerita warga setempat, air terjun ini memang kerap dijadikan sebagai tempat mandinya 7 bidadari. Salah satu dari bidadari tersebut bernama Dewi Nawangwulan yang menjadi istri Jaka Tarub.

Cerita mengenai Jaka Tarub sendiri memang sudah menjadi legenda yang terkenal. Beberapa stasiun televisi juga kerap membuatkannya film kolosal khusus mengenai Jaka Tarub.

Terlepas dari cerita tersebut seih, Air Terjun Widuri memang sangat direkomendasikan untuk kamu kunjungi. Apalagi kalau kamu ingin liburan ke tempat alami yang masih terjaga.

Ayodya Bloombang Waterpark

Ayodya Bloombang Waterpark

Ayodya Blombang Waterpark merupakan tempat wisata di Purwodadi atau lebih tepatnya berlokasi di Komplek SPBU Nglejok, Jalan A. Yani Nomor 1, Porong, Kuripan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Tempat wisata yang sangat cocok dijadikan sebagai alternatif pilihan wisata keluarga.

Berbagai macam wahana permainan air akan memanjakanmu. Untuk anak-anak Ayodya Bloombarg Water Park tentunya menjadi tempat liburan paling menyenangkan. Terdapat sebuah kolam renang berukuran besar yang sudah dilengkapi dengan berbagai permainan seperti twin slide, family slide, splash bucket dan juga jacuzzi. Kolam renang nya pun dibuat dengan standar internasional dengan keamanan yang terjaga.

Selain fasilitas permainan, ada pula fasilitas umum yang menunjang kenyamanan para pengunjung. Seperti toilet, mushola, tempat makan hingga tempat penyewaan perlengkapan dan peralatan renang. So, nggak usah ragu lagi kalau memang kamu ingin liburan menyenangkan barang keluarga langsung aja yuk datang ke Ayodaya Bloombark Waterpark!

Air Terjun Gulingan

Air Terjun Gulingan

Air Terjun Gulingan merupakan wisata Purwodadi Grobogan yang populer karena adanya 2 sumber mata air yang cukup besar. Ditambah lagi dengan suasana alam yang masih terjaga dan udara sejuk pegunungan Kendeng Utara tak heran bila Gulingan menjadi salah satu wisata alam Grobogan yang terkenal.

Ketinggian air terjunnya kurang lebih 30 meter, kalau kamu mau meloncat sih sebaiknya jangan hehe sebab akan cukup membahayakan. Sementara untuk tiket masuknya sendiri terbilang sangat murah, hanya 3 ribu rupiah saja per orang! Namun tentunya untuk bisa menikmati suasana alam serta kesegaran air Terjun Gulingan tidaklah mudah. Kamu harus sedikit menguras keringat, berjalan kaki melewati jalan setapak. Biarpun begitu, rasa lelah akan segera terbayarkan setelah kamu sampai di lokasi.

Tak lengkap rasanya kalau kamu sudah berhadap dengan air terjunnya, kamu tidak merasakan kesegaran air terjun tersebut. Ya, minimal membasahi tubuh, kapan lag ikan kamu bisa menikmati air dari 2 sumber mata air pegunungan? Jangan lupa untuk membawa pakaian ganti agar kamu nggak masuk angin. Kalau memang dibutuhkan, bawa juga makanan dan minuman secukupnya.

Desa Wisata Banjarejo

Desa Wisata Banjarejo

Bila dilihat secara sekilas, Desa Wisata Banjarejo yang berlokasi di Grobogan ini sama seperti desa pada umumnya. Dimana hamparan sawah di kanan dan kiri menjadi pemandangan yang biasa. Namun, Desa Wisata Banjarejo ternyata semakin popular apalagi di kalangan para peneliti. Pasalnya, telah ditemukan beberapa tulang hewan yang diperkirakan hidup pada jutaan tahun lalu.

Sekilas mengenai masyarakat di desa tersebut, mereka memang memiliki kebiasaan menambang emas yang terpendam di area sawah. Nah, kebiasaan tersebut ternyata menjadi awal mula ditemukannya fosil-fosil. Hingga sekarang kurang lebih 850 patahan tulang purba sudah ditemukan, diantaranya tulang Kuda Nil, Kerbau, Siput, Gajah, Kerang, Badang, Serigala, Kura-Kura, Rusa, dan binatang lain yang hidup sejak jutaan tahun lalu. Penemuan ini juga erat kaitannya dengan fakta bahwa pada 2 jutaan tahun lalu, Banjarejo adalah Kawasan laut dangkal.

Nah, untuk hasil penemuan fosilnya disimpan di museum mini yaitu Rumah Fosil. Saat masuk ke dalam rumah fosil, kamu bisa melihat ratusan fosil hewan purba yang dilindungi menggunakan lemari kaca.

Kalau kamu tertarik melihat fosil purba di Desa Wisata Banjarejo, kamu langsung aja datang ke sini. Bila berangkat dari arah Kota Purwodadi, kamu bisa arahkan kendaraan ke Jalan Raya Purwodadi-Blora. Lalu lanjutkan perjalanan ke Wirosari-Kuwu Kradenan. Waktu tempuhnya kurang lebih akan menghabiskan selama 2 jam.

Air Terjun Ngayong

Air Terjun Ngayong

Air Terjun Ngayongan merupakan wisata Purwodadi Jawa Tengah bertemakan alam yang sangat popular. Lokasinya ada di Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Saat berkunjung ke Air Terjun Ngayongan, kita bisa menikmati pesona alam yang sangat indah dengan udara super menyejukkan. Biasanya, air terjun ini akan ramai dikunjungi saat musim liburan dan didominasi oleh anak muda.

Tak lengkap rasanya kalau kamu datang ke air terjun Ngayongan namun tidak menikmati kesegaran airnya. So, sebaiknya sih mumpung berada di lokasi tersebut, kamu sempatkan untuk bermain air. Jangan lupa bawa pakaian ganti, berjaga-jaga bila nantinya pakaianmu basah.

Kalau membawa anak-anak, sebaiknya kamu perhatikan dengan baik ya. Jangan sampai lepas dari pengawasan agar tidak terjadi hal diluar kendali. Bila dibutuhkan, kamu juga bisa membawa makanan dan minuman secukupnya. Namun yang perlu diingat, jangan membuang sampah sembarangan ya agar Kawasan wisata air terjun Ngayongan tetap terjaga kebersihan dan keasliannya.

Api Abadi Mrapen

Api Abadi Mrapen

Wisata Grobogan Purwodadi ini selain popular juga sangat unik, api Abadi ini memang terus menyala. Namun sayangnya kabar terbaru, Api tersebut telah padam total dan ini adalah pertama kalinya dalam sejarah. Api biru yang berkobar lewat lubang pipa di titik sumber api mrapen perlahan mengecil sejak 25 September 2020. Mungkin memang saatnya api tersebut harus padam.

Lantas, kenapa dulunya api tersebut bisa menyala terus?

Jadi, api yang menyala tersebut menyala karena pasokan gas rawa yang keluar secara alamiah dari dalam perut bumi tersebut tidak pernah sekalipun padam. Hal tersebutlah yang membuat Api Abadi tetap bertahan dan melegenda dari waktu ke waktu. Tidak hanya wisatawan nusantara saja yang merasa tertarik, wisatawan mancanegara pun banyak yang sengaja datang ke Indonesia hanya untuk melihat api abadi.

Api Abadi Mrapen juga ternyata memiliki cerita sejarahnya tersendiri yang sudah turun temurun sehingga tak asing lagi ditelinga masyarakat. Keberadaan Api Merapin berkaitan dengan sejarah masa akhir Kerajaan Majapahit. Dimana saat itu, Kesultanan Demak Bintoro berhasil menaklukan kerajaan Majapahit pada tahun 1500 – 1518 M. Api tersebut ternyata sudah muncul setelah sunan Kalijaga mencari sumber air untuk para prajuritnya dengan cara menancapkan tongkat ke tanah.

Namun sayangnya, bukannya air yang keluar, lubang bekas tongkat tersebut justru malah menyemburkan api yang baru saja padam di bulan September 2020. Karena tidak berhasil menemukan air, Sunan Kalijaga lalu membuat lubang lagi dan akhirnya berhasil mengeluarkan sumber air bersih dan bening. Air tersebut dimanfaatkan hingga sekarang dan lokasinya tidak jauh dari Api Abadi Mrapen.

Air Terjun Kinasih

Air Terjun Kinasih

Sumber mata air pegunungan yang disuguhkan lewat air terjun memang selalu memanjakan wisatawan. Apalagi bila dipadukan dengan pemandangan alam menawan serta udara menyegarkan, liburan di alam akan semakin sempurna dan menyenangkan. Nah, kalau kamu lagi di Grobogan Purwodadi, tak lengkap rasanya kalau tidak mengunjungi salah satu air terjun di sana.

Ada banyak air terjun yang cukup populer dan salah satunya adalah Air Terjun Kinasih yang terkenal akan debit airnya yang tidak pernah surut. Untuk bisa masuk ke Kawasan wisatanya pun kamu tidak akan dikenakan biaya masuk alias gratis. Wihh, enak banget kan kalau gratis gini? Namun tentunya kamu tidak bisa mengharapkan fasilitas lengkap seperti di tempat wisata alam lain yang berbayar. Sebab kalau gratis artinya tidak ada pengelola yang menjaga dan bertanggung jawab penuh atas tempat wisata tersebut. Kita doakan saja ya, mudah-mudahan air Terjun Kinasih segera dikelola dengan baik agar wisatawan yang berkunjung bisa semakin nyaman.

Tapi tenang saja, biarpun begitu, Air Terjun Kinasih terbilang nyaman dan bersih. Sebab belum banyak terjamah oleh tangan-tangan manusia. Kalaupun ada sampah, tentu saja itu bukan salah alam melainkan salah wisatawan nakal yang tidak bertanggung jawab.

So traveller, kalau mau menikmati tempat wisata alami dengan kesegaran air terjunnya, kamu bisa banget datang ke sini. Namun ingat ya, kamu harus menjaga kebersihan. Persiapkan juga fisikmu, sebab kamu harus sedikit berjalan melewati jalan setapak agar bisa sampai di depan air terjunnya.

Bendungan Klambu

Bendungan Klambu

Bendungan Klambu atau Waduk Klambu adalah objek wisata air yang berada di Grobogan. Lebih tepatnya lokasi waduk ini berada di Desa Klambu kecamatan Klambu, Grobogan, Jawa Tengah. Bila dari arah barat daya Kota Purwodadi kurang lebih jaraknya 11 km. Tentunya bukan hanya menjadi tempat wisata saja ya, waduk ingin juga berfungsi sebagai tempat membendung air dari 2 pertemuan aliran sungai yakni Sungai Serang dan Lusi.

Potensi air yang ada di Klambu terbilang cukup baik dan menjanjikan. Masyarakat kerap datang ke sini, sekedar untuk memancing atau menikmati suasana sekitar. Biasanya pengunjung lebih ramai saat sore hari, menjelang malam dalam rangka melihat senja dan menikmati udara serta tiupan angin sepoi-sepoi.

Baca Juga: Wisata Banyumas

Nah, kalau kamu ingin bersantai sejenak dari hiruk pikuk kesibukan, kamu bisa banget datang ke sini. Untuk bisa mencapai lokasinya, kamu hanya tinggal menempuh jalur menuju utara dari Godong, jarak tempuhnya sih kurang lebih 5 km saja. Atau bisa juga ditempuh dari Pati lewat Desa Prawoto-Dukuh Plosokerep – Desa Penganten dengan jarak tempuh kurang lebih 5 km.

Itulah 10 tempat wisata di Grobogan yang paling populer dan banyak dikunjungi. Bahkan beberapa tempat ada yang sudah sangat terkenal hingga ke luar negeri dan mampu mendatangkan turis asing. So, kamu nggak usah ragu lagi untuk mengeksplor keindahan potensi wisata di Indonesia. Sebab tiap daerahnya pasti saja ada yang bisa menarik perhatianmu dan membuatmu takjub.

Yuk langsung saja rencanakan kapan waktu liburanmu, jangan lupa siapkan juga kamera ya agar kamu bisa mengabadikan setiap momen liburanmu dengan sempurna. Kalau bisa, bagikan juga pengalaman liburanmu selama di Grobogan melalui sosial media sehingga orang-orang bisa tau tempat wisata yang baru saja kamu kunjungi. Happy travelling!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *