Tempat Wisata Di Ngada

7 Tempat Wisata Di Ngada Yang Paling Direkomendasikan

Posted on

Tempat Wisata Di Ngada – Ingin menjelajahi tempat wisata di Nusa Tenggara Timur? Bagaimana kalau kamu mulai dari daerah Ngada, salah satu kabupaten yang berada di bagian tengah kepulauan Flores ini memiliki banyak tempat wisata populer dengan beragam keunikan.

Tempat Wisata di Ngada

Bukan hanya tempat wisata yang bernuansa alam saja, namun ada juga wisata Ngada yang memperlihatkan kehidupan masyarakat setempat secara tradisional. Nah traveller, tanpa berlama-lama, mending langsung saja simak ulasan mengenai tempat wisata di Ngada berikut ini yuk!

Gunung Inerie

Gunung Inerie

Bila di Garut Jawa Barat ada Gunung Sadahurip yang terkenal karena bentuknya yang mirip piramida, ternyata di Flores juga ada loh gunung yang bentuknya terlihat mirip seperti bangunan kuno yang ada di Mesin. Nama gunung tersebut adalah Gunung Inerie dan berlokasi di Kabupaten Ngada.

Bagi para penikmat ketinggian berkunjung ke Inerie saat berada di Flores tentu saja menjadi pilihan tepat. Sebab Inersia merupakan spot paling cocok untuk menikmati keindahan alam Ngada. Bila tak ingin mendaki sampai puncak, kamu masih bisa melihat view megah Inerie dari Aimere dan penginapan Manulalu. Dari tempat ini, bentuk Gunung Inerie bisa terlihat dengan jelas.

Baca Juga: Wisata Nagekeo

Namun bilang ingin mendaki, tentu saja kamu harus menyiapkan fisik yang prima sebab ketinggian gunung mencapai 2.245 meter di atas permukaan laut. Biarpun begitu sebenarnya kamu hanya perlu menghabiskan waktu perjalanan maksimal 5 jam sebab titik awal pendakian yaitu Desa Watumeze sudah berada di dataran yang terbilang tinggi.

Para pendaki biasanya akan mulai pendakian saat dini hari agar sampai puncak mereka dapat langsung menikmati momen matahari terbit. Ineria banyak didaki saat musim kemarau atau lebih tepatnya Juni sampai Agustus. Sebab saat itu pemandangan sunrise bisa terlihat jelas dan kondisi jalur trekking pun tak terlalu licin.

Berbicara soal jalur trekking, saat mendaki sangat dianjurkan untuk menggunakan sepatu outdoor khusus sebab jalurnya didominasi oleh kerikil serta batuan cadas. Kemungkinan akan sulit dipijak apalagi saat musim hujan, oleh sebab itulah tak jarang para pendaki malah merangkak.

Tak terlalu banyak vegetasi pepohonan memberikan tantangan tersendiri bila kamu mendaki saat siang hari. Sinar matahari akan langsung menyengat pada tubuh.

Air Terjun Ogi

Air Terjun Ogi

Selain pesona Gunung Inerie, daerah Bajawa Ngada juga mempunyai air terjun yang terkenal akan keindahannya. Biasanya dijadikan sebagai alternatif tempat wisata untuk para pengunjung yang hendak menjelajahi Bajawa. Nama air terjun tersebut adalah Air Terjun Ogi, berlokasi di Desa Pape, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada.

Ketinggian air terjun mencapai 30 meter, dihiasi oleh pepohonan yang rimbun. Dilengkapi juga dengan pemandangan hamparan area persawahan. Udara disini terasa lebih menyegarkan bila dibandingkan dengan wilayah kota.

Aliran debit airnya terbilang cukup besar, melewati bebatuan. Ada rerumputan hijau di sisi kiri dan kanan, seperti penghias alami yang diberikan Tuhan. Saking derasnya, aliran air terjun Ogi pernah dimanfaatkan oleh Perusahaan Listrik Negara sebagai pembangkit listrik. Namun sekarang sudah tak beroperasi lagi.

Keberadaan air terjun juga sangat bermanfaat untuk warga yang memiliki sawah. Aliran air bisa digunakan sebagai irigasi lahan persawahan. Agar bisa sampai ke lokasi air terjun, wisatawan harus trekking terlebih dahulu. Melewati hamparan sawah hijau serta bentang alam lain yang indah.

Bena Traditional Village

Bena Traditional Village

Kepulauan Flores tak hanya diberkahi karena kondisi alamnya saja. Namun kebudayaan di sana pun sangat menarik perhatian, salah satu buktinya adalah keberadaan Kampung Adat Bena yang mempunyai warisan peninggalan nenek moyang.

Bila dilihat secara administratif dan letak geografis, Kampung Adat Bena berada di Desa Tiworiwu, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada. Bila dari Bajawara jaraknya kurang lebih 16 km. Kamu bisa berkendara menggunakan mobil atau motor sebab akses jalannya sudah mendukung untuk kendaraan bermotor.

Karenan kampung ini sudah banyak dikunjungi oleh wisatawan jadi kamu tak perlu takut tersesat. Ada banyak petunjuk jalan yang dibuat oleh pemerintah setempat. Lokasinya pun mudah dijangkau sebab berada di pinggir jalan.

Tapi, kamu tak bisa sembarangan masuk ya melainkan harus lapor dan mengisi buku registrasi dulu, kamu juga bisa membayar sumbangan secara sukarela. Kebanyakan wisatawan yang datang ke sini adalah turis-turis asing yang berasal dari Eropa dan Amerika Selatan.

Bentuk kampungnya memanjang dari depan hingga ke belakang dan berada di atas lembah. Kalau dilihat dari ketinggian kampungnya mirip seperti perahu besar. Terdapat 45 rumah yang berdiri mengelilingi halaman kampung.

Saat berkunjung ke sini, kamu akan merasakan suasana yang tenang, tradisional dan masyarakat yang ramah. Mengeksplor Bena bisa memperlihatkan betapa kayanya kebudayaan Indonesia.

Pemandian Air Panas Mengeruda

Pemandian Air Panas Mengeruda

Setelah lelah mengeksplor tempat wisata di Ngada enaknya merilekskan tubuh dengan berendam di pemandian air panas. Nah, kalau masih di Ngada kamu bisa coba datang ke Pemandian Air Panas Mengeruda.

Tempat pemandian air panas alami yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat setempat. Saat akhir pekan atau hari libur nasional, wisatawan akan berkunjung ke sini untuk merasakan nikmatnya berendam di Mengurada.

Konon, airnya sangatlah berkhasiat dan mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit khususnya penyakit kulit. Ini karena air tersebut mengandung belerang serta zat vulkanis yang berasal dari magma bumi.

Saat berkunjung ke Mengurada, kamu akan melihat beberapa kolam dengan bentuk lingkarang cukup lebar. Kedalaman kolam bisa mencapai pinggang orang dewasa, jadi kalau kamu membawa anak-anak harus berada dalam pengawasan ya. Masing-masing kolam memiliki suhu panas yang berbeda-beda.

Air sungai di dalam kolam air panasnya membentuk sungai pendek yang terus mengalir pada sebelah sisinya. Lalu membentuk air terjun kecil dan bercampur dengan aliran sungai lain.

Pemandian Air Panas Malanage

Pemandian Air Panas Malanage

Flores merupakan kepulauan yang ditetapkan sebagai Pulau Panas Bumi yang mana memang tak bisa dipisahkan dengan keberadaan sumber panas bumi. Khususnya di daerah Ngada, terdapat sumber mata air panas lain yang ramai dikunjungi yaitu Pemandian Air Panas Malanage.

Bila dibandingkan dengan Air Panas Mengeruda, tempat wisata Malanage masih kalah populer. Namun biarpun begitu, Malanage cocok sekali untuk wisatawan yang ingin berendam di kolam yang tak terlalu ramai.

Ada hal unik yang bisa kamu rasakan saat berendam, yaitu air kolam yang memiliki dua suhu; panas dan dingin. Mirip seperti dispenser, alat yang biasa digunakan untuk menghasilkan air dingin dan panas dalam waktu singkat. Alasan mengapa ada dua suhu air berbeda karena air sungai dialiri dua kondisi air. Pertama air panas dari gunung api dan air dingin dari sumber air lainnya.

Bagaimana, tertarik untuk menikmati sensasi berendam di pemandian ini? Untuk bisa sampai di sini, kamu bisa berkendara sejauh 30 km bila berangkat dari kota Bajawa.

Taman Wisata 17 Pulau Riung

Taman Wisata 17 Pulau Riung

Taman Wisata 17 Pulau Riung, tempat wisata Ngada yang berlokasi di Kecamatan Riung. Karena aksesnya yang cukup jauh membuat tempat ini terbilang sepi. Kondisi jalannya pun agak rusak sehingga bagi siapapun yang ingin berwisata ke sini harus menyediakan waktu yang ekstra dan menyiapkan fisik yang prima.

Bila kamu berangkat dari Bajawa, kurang lebih akan menghabiskan waktu selama 4 jam perjalanan dengan jarak tempuh 72 km.

Perjalanan panjang akan segera terbayarkan saat kamu sudah sampai di Taman Wisata 17 Pulau Riung. Kamu akan disambut dengan keindahan pesisir dengan suasana menenangkan. Beberapa orang kerap menyamakan pemandangan 17 Pulau Riung yang mirip seperti pulau Komodo.

Tidak hanya satu pulau saja, melainkan terdapat beberapa pulau yang bisa dikunjungi. Mulai dari Pulau Ontole, Pulau Batang Kolong, Pulau Tiga dan Rutong. Pulau-pulau ini bisa dijangkau menggunakan kapal-kapal yang disewakan milik warga sekitar.

Saat berada di sini, jangan lewatkan untuk menikmati keindahan alam bawah laut yang sunggung menakjubkan. Kamu bisa melakukan snorkeling atau diving di beberapa titik yang direkomendasikan seperti di Pulau Tiga atau di Pulau Meja. Kondisi wilayah perairannya cukup jernih, sehingga kamu bisa dengan jelas melihat terumbu karang serta spesies hewan laut.

Salah satu pulau yang merupakan jajaran dari Pulau Riung yakni Pulau Ontoloe sangat terkenal akan habitat kelelawar. Jumlahnya bisa mencapai ribuan ekor, saat siang hari mereka akan bertengger pada dahan pohon bakau yang tumbuh di pesisir. Bila memiliki banyak waktu, kamu bisa menjelajahi beberapa pulau yang ada di Riung.

Pulau Ontoloe

Pulau Ontoloe

Sebelumnya sudah disampaikan bahwa Ontele merupakan pulau yang berada di Kawasan Taman Wisata Alam 17 Riung. Luas pulau mencapai 9.900 hektar dan termasuk dalam pulau terbesar di Kawasan wisata ini.

Selain Komodo, ada hal lain yang menjadi daya tarik dari Ontole yaitu keindahan alam bawah laut dan pantainya. Oleh sebab itulah, cukup banyak wisatawan asing yang menjadikan Ontole sebagai tujuan penjelajahan saat berada di Ngada.

Kawasan wisata Pulau Ontoloe tak dihuni oleh penduduk sebab termasuk dalam area konservasi Komodo, serta beberapa hewan lainnya seperti Rusa. Pihak BBKSDA Nusa Tenggara Timur benar-benar menjaga kelestarian alam serta habitat flora dan fauna di sini.

Hingga sekarang masih sering dilakukan penelitian mengenai populasi Komodo di Ontole. Nah, untuk kamu yang ingin menjelajahi Ontole harus didampingi oleh pemandu wisata agar lebih aman.

Baca Juga: Wisata Manggarai Barat

Selain Komodo dan Rusa, kamu juga bisa melihat burung woto yang sangat berpengaruh terhadap proses berkembang biak para Komodo. Pasalnya, sarang Burung Woto sangat cocok dijadikan tempat Komodo betina menyembunyikan telur-telurnya agar tak dimakan oleh para Komodo jantan. Ontole jadi lokasi wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi ya traveller.

Itulah 7 tempat wisata di Ngada yang bernuansa alam dan unik. Ada pulau tempat wisata berupa kampung adat yang masih memegang teguh adat kebudayaan yang diwariskan oleh nenek moyang.

Datang ke Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur memang akan sangat menantang dan memberikan pengalaman yang berbeda. Beberapa wisatawan asing pun kerap memutuskan untuk menetap selama berminggu-minggu agar bisa menjelajahi seluruh tempat wisata di Ngada. Nah, sekarang giliran kamu untuk travelling di kepulauan Flores!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *