Tempat Wisata di Papua

10 Tempat Wisata di Papua yang Paling Terkenal

Posted on

Traveller, kamu pasti tahu Raja Ampat kan? Tempat wisata di Papua yang keindahannya sudah sangat mendunia. Ada banyak wisatawan asing yang sengaja datang ke Indonesia hanya untuk berkunjung ke sana. Namun, selain Raja Ampat ternyata masih banyak pesona destinasi wisata di Papua yang bisa kamu jelajahi!

Tempat Wisata di Papua

Ingin liburan anti-mainstream? Mending jelajahi pulau Papua yang ada di ujung Timur Indonesia. Dijamin, kamu akan terpukau dengan keindahan alamnya! Sebagai referensi, berikut ini adalah beberapa destinasi wisata di daerah tersebut yang wajib kamu kunjungi.

Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Objek wisata di Papua Taman Nasional Teluk Cenderawasih atau yang lebih tepatnya berlokasi di Teluk Cenderawasih. Bila berangkat dari ibu kota Papua Barat, Manokwari, kamu kemungkinan akan menghabiskan waktu perjalanan selama 5 jam. Tempat wisata ini dikenal sebagai gugusan pulau yang terdiri dari beberapa pulau diantaranya Nusrowi, Roon, Mioswaar, Yoop, dan Rumberpon.

Dan tau nggak sih, ternyata taman nasional laut itu merupakan yang terluas di Indonesia yang 90% nya merupakan lautan. Daya tarik lain yang bisa kamu nikmati di sini adalah hutan mangrove dan hutan tropis.

Bisa dibilang wisata di Papua satu ini adalah surganya bagi para penyelam. Sebab, kamu bisa melihat berbagai macam biota laut yang berada di Kawasan taman nasional ini. Ada penyu yang berjenis langka, ada lumba-lumba, hitu bahkan paus biru. Lebih menariknya lagi, saat berada di Tanjung Mangguar kamu bisa menemukan gua yang berada di bawa laut dan termasuk peninggalan zaman purba.

Selain Cendrawasih, masih ada teluk lain yang juga memiliki keindahan alam mempesona yakni Teluk Triton. Lokasinya ada di Distrik Kaimana, Kabupaten Kaiman, Papu Barat.

Danau Framu

Danau Framu

Pariwisata di Papua Danau Framu, terkenal karena permukaan airnya yang bersih dan tidak pernah tercemar. Warnanya terlihat biru alami, jernih seperti cermin hingga kamu sendiri bisa melihat refleksi dirimu yang ada di permukaan air, keren kan?

Lokasinya berada di Framu, Ayamaru, Kabupaten Maybrat. Danau ini dikelilingi oleh pohon-pohon yang tumbuh dengan rimbun, sehingga udara di sekeliling danau terasa lebih menyejukkan. Menghabiskan waktu liburan di sini adalah pilihan paling tepat, apalagi bila kamu datang saat pagi hari.

Di samping itu, jalan menuju Danau Framu terbilang sedikit sulit sebab akses jalannya belum diaspal alias belum terlalu mulus. Kerap kali kamu akan melewati jalan yang kecil, bergelombang dan dipenuhi batu. Namun biarpun begitu berkunjung ke Framu akan menjadi tantangan tersendiri. So, sebelum berangkat ke Framu kamu harus memastikan kalau kondisi kendaraan sangat prima.

Selain Danau Framu, masih ada danau lain di papua yang memiliki keindahan alam mempesona yaitu Danau Kamaka Wor. Lokasinya ada di Lobo, Kecamatan, Kaimana, Kabupaten Kaimana.

Situs Purbakala Tapurarang

Situs Purbakala Tapurarang

Tak hanya wisata yang bertemakan alam saja ya traveller, di papua juga terdapat beberapa tempat wisata yang merupakan peninggalan zaman dahulu dan dilestarikan hingga sekarang. Salah satunya adalah Situs Purbakala Tapurarang, situs ini dirawat sebagai tanda penghormatan.

Di sini terdapat terdapat jejak darah telapak tangan manusia dan binatang yang tertempel di situs bebatuannya. Memang sangat seram namun itu menandakan bahwa dulu pernah ada kehidupan. Konon jejak yang ditinggalkan tersebut sudah ada sejak zaman prasejarah atau sejak ratusan tahun lalu.

Bagaimana? Tertarik untuk menjelajahi situs purbakala ini? Bila iya, kamu bisa datang saja langsung ke lokasi yakni di Kokas, Fak Fak, Papua. Situsnya dikelilingi oleh hutan bakau yang asri, hutan tersebut juga merupakan habitat beberapa burung seperti bangau dan cendrawasih.

Lembah Baliem

Lembah Baliem

Tempat wisata selanjutnya yang wajib kamu kunjungi saat berada di Papua adalah Lembah Baliem. Lokasinya ada sekitar Pegunungan Jayawijaya. Oleh sebab itulah udara di sekitar lembah sangat menyejukkan.

Lembah ini ditinggali oleh 3 suku asli Papua; Suku Lani, Suku Dani, dan Suku Yali. Jadi, saat kamu bertandang ke sini, kamu akan melihat aktivitas masyarakat setempat. Mereka pun masih menggunakan pakaian adat tradisional setempat yakni Koteka dan Rumbai. Hampir tiap tahun (kecuali saat musim pandemic corona) Kawasan lembah ini akan ramai dikunjungi oleh wisatawan, apalagi saat sedang ada festival adat yang digelar pada bulan Agustus.

Festival yang merupakan inisiatif pemerintah setempat ini biasanya akan berlangsung selama 3 hari. Oleh sebab itulah kalau kamu ingin berkunjung ke Lembah Baliem, datanglah di bulan Agustus.

Sedikit tips untuk kamu yang ingin memutuskan bermalam di Lembah Baliem, sebaiknya membawa pakaian hangat. Sebab saat malam hari, suhu di sekitar lembah akan menurun mencapai 10 sampai 15 derajat celcius. Dijamin kamu akan menggigil!

Ada hal unik yang bisa kamu temukan dari kebiasaan masyarakat setempat yakni tradisi potong jari yang merupakan ungkapan rasa sedih saat kehilangan sanak keluarga. Hal tersebut biasanya dilakukan oleh Suku Dani. Potong jari merupakan simbol rasa sakit dan pedih yang dirasakan oleh mereka.

Menurut suku Dani, jari tangan adalah lambang dari kerukunan, kekuatan dan kebersamaan yang ada dalam diri manusia. Potong jari pun dilakukan dengan benda tajam atau bisa juga digigit sampai putus, ada pula yang mengikatnya pada seutas tali sampai jari mati barulah dipotong. Cukup mengerikan ya? Membayangkannya pun terasa sakit.

Selain potong jari, masih ada lagi hal yang biasa dilakukan yaitu mandi dengan lumpur. Hal tersebut memiliki makna yakni tiap manusia yang telah meninggal akan kembali ke bentuk asal yaitu tanah.

Danau Sentani

Danau Sentani

Tempat wisata Papua Danau Sentani adalah danau dengan ukuran terbesar yang ada di Kawasan Papua. Luasnya bisa mencapai 245.000hektar. Saat bertandang ke sini, kamu akan dibuat terpesona dengan keindahan alam Sentani, apalagi pemandangan pulau yang berwarna hijau muda yang mengeliling danau.

Udaranya terasa lebih bersih dan menyegarkan, sehingga bukan hanya mata saja yang dimanjakan melainkan paru-paru juga. Agar bisa menikmati pesona danau Sentani secara maksimal sangat dianjurkan agar wisatawan bisa menyewa perahu yang ada di sekitar danau. Untuk sistem pembayarannya gunakan uang cash ya, jangan menggunakan uang digital karena tak akan bisa digunakan.

Bila mau berkunjung ke Danau Sentani, sangat dianjurkan untuk datang pada bulan Juni. Pasalnya pada waktu tersebut akan digelar festival yang diadakan secara rutin tiap tahun. Berbagai macam pagelaran seni bisa kamu saksikan diantaranya tarian adat di atas perahu, upacara adat, serta ada banyak sajian kuliner khas papua.

Kurang lebih terdapat 24 kampung yang tersebar di Kawasan Danau ini. Dimana masing-masing kampungnya memiliki keunikan tradisi. Nah, kalau memiliki banyak waktu, kamu bisa berkunjung ke kampung-kampung tersebut menggunakan perahu motor dari Dermaga Pantai Khalkote.

Kalau soal penginapan, kamu bisa memilih penginapan yang lebih ekonomis yakni menginap di rumah warga local. Dengan begitu, kamu juga bisa lebih dekat bagaimana keseharian mereka.

Air Terjun Kiti-Kiti

Air Terjun Kiti-Kiti

Objek wisata Papua selanjutnya masih bertemakan alam yaitu Air Terjun Kiti-Kiti. Lokasinya adalah di kawasan konservasi Taman Pesisir Teluk Nusalasi, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Berbeda dengan air terjun pada umumnya yang aliran airnya mengarah ke sungai. Nah, kalau air terjun Kiti-Kiti, kucuran deras air terjun akan jatuh dari tebing lalu mengalir ke laut lepas yang ada di Teluk Nusalasi.

Bahkan tak pelak bila berwisata ke sini, kamu akan mendapatkan wisata yang two ini one. Sebab selain bisa menikmati kesegaran air terjun kamu juga bisa berenang di laut lepas yang ada di sekitarnya. Menarik kan? Di samping itu, mata para wisatawan pun akan turun dimanjakan dengan keindahan panorama alam sekitar, vegetasi hutan hijau tumbuh dengan lebat.

Nah, buat kamu yang punya keahlian diving, sebaiknya jangan lewatkan untuk menikmati keindahan terumbu karang di bawah air. Kamu bisa menyelam di sekitar lokasi air terjun.

Tak jauh dari lokasi wisata air terjun, kamu akan menemukan sebuah pulau yang biasa dihuni oleh banyak kelelawar, hewan nokturnal yang bangun saat malam hari. Kamu bisa melihat lebih dekat dengan hewan-hewan tersebut. Namun untuk menuju pulau harus menyewa perahu motor dulu.

Pegunungan Arfak

Pegunungan Arfak

Traveller, jangan salah kira ya, nama tempat wisata ini memang Arfak namun sebenarnya destinasi papua sati ini merupakan nama kabupaten. Hanya saja karena area kabupatennya di keliling oleh banyak perbukitan jadi Kabupaten Pegunungan Arfak bisa dibilang berlokasi di dataran tinggi. Dimana dataran tinggi tersebut bisa mencapai ketinggian 2.900 meter di atas permukaan laut.

Salah satu primadona dari Kawasan wisata ini adalah 2 danau yang sangat mempesona yakni Danau Anggi Gida dan juga Danau Anggi Giji. Kedua objek wisata di Papua yang memang masih sangat alami, belum banyak terjamah oleh tangan-tangan manusia dan masih sangat bersih.

Menariknya lagi di tengah danau kamu bisa melihat pasir putih yang kerap dijadikan sebagai tempat bersantai oleh para wisatawan. Selain menikmati pesona kedua datang tersebut, kamu juga dapat sekaligus mengenal lebih dekat budaya setempat salah satunya adalah rumah adat tradisional yang masih berdiri dengan kokoh.

Gunung Meja

Gunung Meja

Gunung Meja? Hemm unik sekali ya namanya? Meja yang kita kenal adalah sebuah benda yang biasa digunakan untuk menulis atau menyimpan sesuatu. Namun kali ini berbeda karena Meja satu ini adalah pegunungan yang menawarkan keindahan alam menakjubkan.

Penamaan Meja sendiri karena bila dari kejauhan memang terlihat seperti meja. Namun jangan salah sangka dulu yang dengan penyebutan kata gunung, sebab sebenarnya hutan wisata Gunung Meja tak berlokasi di gunung yang jauh dari perkotaan. Melainkan ada di tengah-tengah kota Manokwari. Atau lebih tepatnya ada di Jalan Brawijaya, Nomor 40, Manokwari Tim., Manokwari Bar., dan Kabupaten Manokwari.

Keberadaan gunung ini bisa menjadi pilihan tempat rekreasi sekedar untuk hiking atau piknik. Gunung Meja juga merupakan hutan lindung, jadi kamu bisa melihat berbagai macam flora serta fauna yang tinggal di dalam hutan tersebut. Namun ingat, jangan merusak atau mengganggu fauna di sana ya.

Pulau Mansinam

Pulau Mansinam

Biarpun sebenarnya tak terlalu nampak seperti gugusan pulau yang ada di Raja Ampat namun tempat wisata papua satu ini yaitu Pulau Mansinam termasuk dalam pulau yang cukup penting untuk masyarakat sekitar. Lokasinya ada di Teluk Doreh, bila dari ibu kota Papua Barat, Manokwari, jarak tempuhnya kurang lebih 6 km. Destinasi wisata ini dipercaya sebagai awal mula munculnya peradaban masyarakat Papua Barat.

Selain pemandangan hamparan pasir putih yang bisa kita lihat sejauh mata memandang, pulau ini juga menyimpan historical tersendiri khususnya jejak penyebaran agama Kristen. Sebagai bukti sejarah tersebut maka dibuatlah patung Yesus seperti yang ada di Rio Janeiro.

Selain kepulauan Mansinam masih ada beberapa pulau lain yang juga tak kalah menarik untuk kamu jelajahi, misalnya saja Pulau Amutu Besar yang ada di Kabupaten Teluk Bintuni. Datang ke Papua memang akan dibuat bingung, bukan karena tak ada tempat wisata, melainkan banyak sekali tempat wisata yang menawarkan keindahan. Sehingga bagi yang suka jalan-jalan pastinya akan tergoda untuk menjelajahi semua tempat tersebut.

Pantai Bakaro

Pantai Bakaro

Dan papua wisata yang mempesona terakhir yang akan dibahas di artikel ini adalah Pantai Bakaro. Lokasinya berada di Sunswedi, Manokwari Barat. Tempat wisata sati ini tak kalah cantik dengan pantai-pantai yang ada di gugusan pulau Raja Ampat Papua.

Hamparan pasir putih bersih sejauh mata memandang bisa kamu nikmati. Kamu pun bisa menyusuri pantai, menapakkan kaki di pasir putih tersebut. Pemandangan hamparan laut biru yang jernih pun semakin memanjakan mata. Pesona Papua yang alami dan tak akan pernah terlupakan. So, saat melihat pemandangan tersebut sebaiknya langsung kamu abadikan menggunakan kamera ya.

Menjelang sore matahari akan segera tenggelam, Pantai Bakaro menjadi spot paling tepat untuk menikmati momen tersebut. Lembayung senja yang membuat langit berwarna orange memberikan nuansa lebih romantic, bagi yang datang bersama pasangan saat melihat moment sunset pasti bisa menjadi pengalaman paling indah.

Di samping itu, kamu bisa melakukan berbagai macam aktivitas pantai yang seru seperti berenang dan jangan lewatkan juga memancing. Ada spot oke untuk mendapatkan ikan yang banyak. Bila sudah mendapatkan ikan, kamu bisa membawanya dan meminta penjaga warung di sekitar pantai untuk mengolahnya. Mantap sekali bisa menikmati kuliner pantai hasil tangkapan sendiri.

Di samping itu, masih ada banyak pantai di Manokwari yang juga menawarkan keindahan alam Papua yang eksotis seperti Raja Ampat.

Tips Berlibur ke Papua

Tips Berlibur ke Papua

Agar liburanmu makin nyaman tanpa ada keluhan sebaiknya simak dulu yuk tips berlibur ke Papua berikut ini!

  1. Menyiapkan uang cash secukupnya/lebih, sebab kemungkinan besar kamu akan cukup sulit menemukan mesin ATM. Bahkan penggunaan uang digital pun tak akan laku.
  2. Harga makanan atau minuman di Papua akan lebih mahal dibandingkan harga normal pada umumnya. Sehingga kalau memang memiliki kapasitas bagasi lebih, tak ada salahnya membawa makanan dan minuman sendiri.
  3. Persiapkan sepatu outdoor, sandal dan pakaian yang mudah menyerap keringat agar kamu bisa mengeksplor tempat wisata di sana dengan nyaman.
  4. Membawa sunblock, topi dan kacamata untuk melindungi tubuh agar tak terkena paparan sinar matahari secara langsung.

Oke traveller, itu saja ulasan mengenai 10 tempat wisata di Papua yang paling terkenal versi republik wisata! Yuk rencanakan liburanmu sekarang juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *