Tempat Wisata Di Pati

8 Tempat Wisata Di Pati, Si Kota Kecil di Jawa Tengah

Posted on

Tempat Wisata Di Pati – Bila kita berbicara mengenai kota yang ada di Jawa Tengah, mungkin Pati termasuk yang jarang disebutkan. Memang sih, belum banyak yang mengenal kota kecil ini. Padahal, Pati memiliki potensi wisata yang tak kalah menarik dengan wisata di Kawasan Jawa Tengah lainnya. Bila dari Kota Semarang, jarak Pati kurang lebih 80 km. Bisa ditempuh dalam waktu 2 jam berkendara.

Tempat Wisata di Pati

So, traveller, sebaiknya jangan lewatkan untuk berkunjung ke Pati ya saat kamu berada di Jawa Tengah. Ada banyak loh tempat wisata yang belum terekspose namun memiliki keindahan yang sangat rugi bila tak dinikmati. Yuk jelajahi tempat wisata di Pati, si Kota Kecil di Jawa Tengah!

Wisata Agro Jollong Dua

Wisata Agro Jollong Dua

Berlokasi di Pantura bagian Timur, ada sebuah tempat wisata di Jawa Tengah yang amat popular, lebih tepatnya di Kota atau Kabupaten Pati yaitu Agro Wisata Jollong Dua. Satu-satunya wisata pegunungan yang berada di Kawasan Pati, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong. Ketinggiannya mencapai 700-900 Mdpl, bagi para penikmat ketinggian tentunya sangat dianjurkan sekali untuk datang ke Agro Jollong.

Baca Juga: Tempat Wisata Di Magelang

Di sini, kamu dapat menikmati nuansa pegunungan dan pedesaan dengan khas perkebunan diantaranya kebun kopi, jeruk, dan buah naga. Beberapa spot selfie yang instagramable pun sudah dibuat oleh pihak pengelola, guna memanjakan para pengunjung. Misalnya saja Taman Payung dan Lampion yang tetap mengutamakan kesan alaminya.

Nah, yang nggak kalah pentingnya adalah sunset! Sebaiknya kamu tidak tidak buru-buru pulang ya, sebab menuju malam hari ada pemandangan indah dari matahari terbenam. Pesona langit berwarna jingga membuat pengunjung merasa tertarik untuk mengabadikannya. Kapan lagi bisa menikmati suasana sore romantis saat berada di Pati.

Di samping bagi kamu yang ingin menikmati berbagai aktivitas di alam, kamu bisa coba bermain flying fox. Dimana nantinya kamu akan meluncur di antara pemandangan alam. Wah, ini sih akan sangat mengesankan sekali. Pokoknya wajib coba deh!

Waduk Gunung rowo

Waduk Gunung rowo

Wisata Pati selanjutnya masih berlokasi di Desa Sitiluhur. So, bila kamu sedang berada di desa tersebut sebaiknya jangan buru-buru pulang ya. Mending explore dulu tempat wisata lainnya seperti Waduk Gunung Rowo yang letaknya ada di lembah antara beberapa puncak bukit di lereng Gunung Muria. Luas areanya mencapai kurang lebih 320 Hektar. Sangat besar sekali kan?

Saat masuk, kamu akan menemukan sebuah tulisan yang menandakan kamu sedang berada di Gunung Rowo. Terekspos dengan jelas sebab ukurannya besar. Beberapa wisatawan kerap mengabadikan momen di depan tulisannya sebagai tanda bahwa mereka pernah datang ke Gunung Rowo. Untuk pemandangan utamanya tentu saja perairan waduk. Namun saat menjelang sore hari, saat langit mulai berubah warna, ada pemandangan lain yang bisa kamu nikmat, yaitu matahari terbenam. Wisatawan biasanya sengaja menunggu hingga sore hari karena tak mau kehilangan momentum.

Sementara itu, kalau kamu ingin berfoto dengan objek foto danau, sebaiknya kamu berfoto diatas jembatan kayu yang mengarah ke tengah danau. Dijamin, hasil fotonya akan cantik dan instagramable.  Soal fasilitas pun sudah sangat mendukung, kenyamanannya termasuk kategori tingkat standar untuk wisata alam di Pati. Ada toilet, lahan parkir, hingga warung makan yang siap menyuguhkan aneka jajanan sederhana.

Goa Pancur Jimbaran

Goa Pancur Jimbaran

Pati memang tidak pernah ada habisnya menyuguhkan nuansa alam. Ada banyak wisata Kota Pati yang amat mempesona karena kealamiahannya, salah satunya yang akan dibahas adalah Goa Pancur Jimbaran. Lokasinya sudah jelas berada di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, menawarkan berbagai macam keindahan panorama alam dari dalam perut bumi yang masih perawan. Wah cocok sekali deh untuk kamu yang suka dengan aktivitas caving atau susur gua.

Kedalaman goanya mencapai 825 meter dan membelah are agunung Kendeng. Panorama unik yaitu lekak lekuk bebatuan menjadi pemandangan yang sangat jarang kamu lihat. Ada juga stalakmit dan stalagmit yang terbentuk karena proses alamiah dan bisa kamu lihat sepanjang rute hampir 1 km.

Bagi yang tertarik untuk melakukan susur goa, kamu akan melakukannya dengan menaiki perahu karet. Ada juga seorang pemandu yang siap menemani dan menjelaskan berbagai macam yang ada di dalam goa. Namun, mula-mula wisatawan harus jalan kaki dulu dengan melewati aliran air menyerupai sungai, kedalamannya hanya 50 sampai 60 cm saja kok, jadi tak perlu khawatir ya.

Nah, untuk harga paket susur goa pun sangat murah sekali! Berbeda dengan wisata goa yang ada di Jawa Tengah lainnya. Kamu hanya perlu membayar 15 ribu saja per orang. Dengan harga tersebut kamu sudah akan dapat jasa pemandung professional, ada pula alat keselamat seperti helm, pelampung, dan sepatu boots. Murah tapi tetap safety.

Air Terjun Lorotan Semar

Air Terjun Lorotan Semar

Bila kita mengeksplorasi lebih jauh Kawasan wisata Pegunungan Kendeng, kita bisa menemukan tempat wisata di pati Jawa Tengah yang lagi-lagi sangat menawan. Ialah air Terjun Lorotan Semar yang secara administratif berlokasi di Dukuh Ngaringan, Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Berbeda dengan air terjun pada umumnya yang tinggi tegak, ternyata lorotan semar ini bentuknya lebih landai dan terlihat seperti perosotan.

Nah, sebuah mitos mengenai penamaan lorotan semar sendiri. Konon di tempat ini dulunya pernah digunakan Semar seorang tokoh pewayangan untuk bermain perosotan. Hmm, benar atau tidaknya ya namanya juga mitos.  Bila kamu tertarik untuk berkunjung ke sini, kamu bisa menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Lokasinya yang strategis akan sangat mudah kamu temukan. Bila kamu berangkat dari alun-alun Kayen hanya tinggal mengambil jalan arah selatan, dari situ jaraknya hanya 7 km, waktu tempuhnya kurang lebih 15 menitan. Kalau merasa bingung, cobalah bertanya pada masyarakat Pati yang terkenal akan keramahannya.

Wisata Bukit Pandang Kisanta Mulya

Wisata Bukit Pandang Kisanta Mulya

Bukit Pandang Ki Santa Mulya yang terletak di Desa Durensawit Kecamatan Kayen Pati, rupanya tak hanya dikunjungi warga Pati, namun juga wisatawan dari luar daerah Provinsi Jawa Tengah, bahkan ada juga pengunjung dari luar negeri. Bukit Santa (dalam ejaan jawa dibaca, “sonto”) berada tepat diatas tanjakan Santa, demikian warga sekitar menamakan tanjakan tersebut. Sehingga kini tempat wisata tersebut dinamakan Bukit Pandang Ki Santa Mulya.

Bukit Pandang ini memang unik, terletak di ketinggian batu kapur dan juga dilengkapi dengan spot selfie yang menarik seperti angkruk dengan tulisan/ logo “I love U”, Rumah Pohon, Lorong Cinta, Watu Gedek, Wayang Ucul dan juga ada spot baru seperti sangkar burung.

Lokasi Bukit Pandang Ki Santa Mulya dapat kamu tempuh dari Kayen, tepatnya ke arah Desa Sumbersari (samping RSUD Kayen, masuk ke arah selatan), nah nanti mentok ada pertigaan, yang ke ke kiri arah Air terjun lorotan Semar (Dukuh Ngaringan, Desa Sumbersari) dan yang ke kanan ke arah Bukit Pandang Ki Santa Mulya Desa Durensawit tersebut. Objek wisata ini, dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Jarak tempuh dari pusat kota Pati sekitar 30 hingga 45 menit jika jalanan lancar.

Dengan tiket masuk sebesar dua ribu rupiah per orang, kita akan disuguhkan pemandangan alam pegunungan nan asri. Tarif parkir pun tergolong murah, dua ribu untuk sepeda motor dan lima ribu rupiah untuk mobil. Pengelola mengaku, semua retribusi tersebut untuk mengembangkan Objek Wisata Bukit Pandang Ki Santa Mulya.

Bukit Naga Jolong

Bukit Naga Jolong

Bukit Naga terletak di kawasan Agrowisata Jolong II, Kecamatan Gembong. Pengelola awalnya memanfaatkan lahan dari aspek agribisnis. Respons masyarakat untuk mengunjungi tempat tersebut ternyata sangat tinggi. Maka pengelola membuka kawasan tersebut sebagai obyek wisata. Arah menuju ke lokasi obyek wisata kebun buah naga Jolong II cukup mudah. Dari kawasan wisata Gunung Rowo yang berada di Desa Sitiluhur, naik ke atas sekitar beberapa kilometer saja, melewati jalan perkampungan.

Kawasan bukit naga ini memiliki hamparan kebun buah naga sekitar 10 Ha. Pengunjung dapat berjalan berkeliling kebun melalui jalan setapak yang dibangun berundak-undak. Ketika musim panen tiba, pengunjung dapat melakukan wisata petik buah, yang tentunya harga buah naga disesuaikan dengan harga di pasar dan cenderung lebih murah. Tak hanya disuguhkan pemandangan pohon buah naga, pengunjung dapat menikmati keindahan alam sekitar melalui gardu pandang. Dari sinilah pengunjung akan dimanjakan pemandangan keindahan dua waduk (waduk gunung rowo dan waduk seloromo) dan hamparan kota Pati dari atas. Pengunjung Pun dapat menikmati hamparan kebun kopi yang terdapat di sekitar bukit naga.

Bagi pecinta kopi, rasanya agak sedikit sayang apabila melewatkan secangkir kopi jolong. Kopi jolong terkenal dengan kopi robustanya. Kopi Jolong memiliki karakter rasa berat dengan sedikit asam, yang pada dasarnya rasa pahitnya lebih kuat dengan sedikit asam. Di area ini, tersedia kedai kecil yang menyediakan kopi jolong. Cukup dengan harga sekitar Rp.5.000,00 – Rp 6.000,00 pengunjung dapat menikmati secangkir kopi Jolong.

Udara yang sejuk tentu akan membuat pengunjung lebih betah menikmati panorama di sekitar bukit naga untuk sekedar menepi dari hiruk pikuk kota. Suasana bukit naga akan menjadi lebih indah ketika kabut mulai turun. Momen tersebut ada kalanya dimanfaatkan oleh pengunjung untuk berfoto di spot foto rumah naga, karena akan terlihat bagai negeri diatas awan dan menampilkan kesan siluet nan romantis.

Hampir semua orang yang telah mengunjungi lokasi ini akan terkagum dengan pesona alam yang disuguhkan mengelilingi kawasan ini, mulai dari perbukitan,lembah, hamparan kota pati dari atas, waduk hingga hutan pinus yang terdapat di sebelah kiri bukit naga ini. Bukit naga dapat menjadi pilihan destinasi wisata bagi mereka yang membutuhkan ketenangan, kesejukan untuk sekedar melepas penat dari aktivitas maupun rutinitas harian. Tentunya area wisata ini pun juga dapat memberikan pemandangan sunrise dan sunset yang memanjakan mata. Cukup dengan Rp 8.000,00 pengunjung dapat menikmati keindahan Agrowisata Bukit Naga.

Gua Wareh

Gua Wareh

Salah satu tempat wisata Pati yang berada di Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Wisata Goa Wareh di Sukolilo Pati Jawa Tengah adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Luas area di kawasan goa berkisar di angka 4,5 hektar, memiliki lorong gua menuju arah kiri sepanjang sekitar 100 meter. Daya tarik Goa Wareh semakin mempesona dengan adanya sungai bawah tanah sepanjang 50 meter dengan air yang sangat jernih dan bebas dari polusi air.

Letak keunikan dari wisata di sini adalah mandi di sumber mata air alami Gunung Kendeng atau sungai yang mengalir di depan mulut goa. Penduduk setempat percaya, mandi di Gua Wareh bisa membuat awet muda. Sejumlah orang ada yang yakin, mandi di sana bisa cepat mendapatkan jodoh atau pasangan hidup. Di balik keindahan Gua Wareh, ada mitos dan misteri yang tersimpan di dalamnya. Asal usul Goa Wareh berasal dari proses alam yang tidak biasa.

Suatu ketika, Semar, makhluk setengah dewa dalam tokoh pewayangan yang mengasuh para Pandawa itu akan mandi di tujuh sumber mata air di Gunung Kendeng. Setelah selesai mandi di Goa Wareh, pimpinan Punakawan ini akan pindah ke sumber yang lain dengan membawa dua batu. Hanya saja, fajar terlebih dahulu menyingsing dan malam mulai ditelan pagi.

Hutan Pinus Gunungsari

Hutan Pinus Gunungsari

Obyek wisata baru di Kabupaten Pati, Jawa Tengah kini terus bermunculan. Setelah hadirnya wisata baru seperti bukit pandang di duren sawit,Kayen,Pati dan air terjun lorodan semar serta beberapa obyek wisata baru lainnya.

Salah satu obyek wisata Pati yang baru dan wajib kunjungi adalah obyek wisata hutan pinus gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. ya, letaknya memang cukup jauh dari pusat Kota Pati, karena berada di puncak gunung Muria.

Untuk sampai di obyek wisata gunungsari kita akan disuguhkan dengan pemandangan perbukitan, tentunya dengan tanjakan serta turunan dan jalur yang berkelok. Bagi kamu yang tidak terbiasa ataupun  ragu untuk melewati rute seperti ini lebih baik mengajak teman maupun driver yang handal. Meskipun melewati berjalan yang berliku, kepuasan akan kamu dapatkan setelah sampai di hutan pinus gunungsari ini, suasana sangat asri dan sejuk, Namun sebelum kamu sampai di lokasi wisata gunungsari. Kendaraan kamu harus dititipkan ditempat penitipan yang sudah di siapkan oleh pengelola wisata gunungsari. Kemudian kamu naik ojek untuk sampai di lokasi wisata gunungsari, tarifnya cukup murah hanya Rp.5000 untuk naik dan Rp.3000 untuk turun.

Kenapa kamu harus menggunakan jasa ojek, ya karena medan menuju obyek wisata gunungsari cukup extreme. Kamu melewati jalan setapak, di mana jalan itu adalah jalan pertanian yang biasa digunakan oleh warga untuk menuju kebun kopi. Sepanjang perjalan, kamu bisa menyusuri rimbunya pepohonan pinus dan hamparan kebun kopi serta sejuknya udara hutan.

Sesampainya di atas kamu disuguhkan dengan pemandangan yang menakjubkan, dari sini kamu bisa melihat Kota Pati , Bahkan terlihat jelas dua waduk, yakni waduk Seloromo, Gembong dan Waduk Gunungrowo, Pati.

Baca Juga: Tempat Wisata Di Karanganyar

Beberapa spot foto pun sudah disiapkan, selain gardu pandang yang mengarah langsung ke dua waduk ada juga gazebo dan beberapa spot foto menarik lainnya. Selain itu di obyek wisata gunungsari ada minuman khas yang wajib di coba. Minuman tersebut adalah kopi lanang, apa itu kopi lanang, kopi lanang adalah kopi pilihan yang hanya satu biji. Dan kopi lanang sendiri mempunyai banyak khasiat, salah satunya adalah untuk meningkatkan stamina sehingga sangat cocok dinikmati setelah perjalan  berliku yang kamu lalui.

Bagaimana? 8 Tempat wisata di Pati yang sudah dijelaskan di atas sangat menarik perhatianmu bukan? So, langsung saja rencanakan kapan kamu akan berlibur ke salah satu tempat yang sudah disebutkan di atas!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *