Tempat Wisata di Pegunungan Bintang

5 Tempat Wisata di Pegunungan Bintang Paling Unik

Posted on

Pegunungan Bintang Papua, merupakan salah satu kabupaten yang berada di Papua dan ibukotanya adalah Oksibil. Daerah ini berbatasan langsung dengan Negara Papua Nugini dengan 90% wilayahnya berada di Kawasan dataran tinggi sehingga akses jalan untuk menuju ke kabupaten ini sampai sekarang masih mengandalkan jalur udara dengan menggunakan politur, twin otter, atau cassa. Di samping itu, mayoritas masyarakat yang tinggal di kabupaten ini pun bermata pencaharian sebagai petani dan masih mengandalkan hasil menanam sendiri untuk konsumsi hariannya.

Tempat Wisata di Pegunungan Bintang

Bila membahas mengenai tempat wisata di Papua sebagian besar orang mungkin akan langsung mengingat Raja Ampat, benar tidak? Lantas, bagaimana dengan Pegunungan Bintang, apakah ada yang sudah menjelajahi tempat wisata di daerah tersebut? Atau ternyata kamu sendiri baru pertama kali mengetahui ada kabupaten bernama Pegunungan Bintang? Biarpun belum populer namun wisata di Pegunungan Bintang sangat direkomendasikan untuk kamu jelajahi, khususnya beberapa tempat berikut yang akan diulas oleh republic wisata. Simak yuk!

Puncak Mandala

Puncak Mandala

Sebelumnya sudah disampaikan bahwa 90% Kawasan ini merupakan dataran tinggi. So, wisata pertama yang direkomendasikan untuk kamu kunjungi tentu saja dataran tinggi juga yakni Puncak Mandala. Ketinggiannya mencapai 4.760 meter di atas permukaan air, termasuk puncak tertinggi kedua setelah Puncak Jaya. Namun untuk bisa melakukan pendakian sampai puncak, sangat disarankan harus yang sudah memiliki jam terbang tinggi alias pengalaman mendaki yang cukup banyak.

Baca Juga: Wisata Paniai

Bagi para pemula sebaiknya jangan memaksakan diri. Sebelum ke Mandala mungkin kamu bisa coba menaklukan puncak-puncak lain yang lebih pendek. Agar kamu bisa belajar bagaimana menguasai akses jalan menuju puncak yang cukup beragam. Kalau di Mandala sendiri akses jalannya bisa dibilang ekstrim jadi para pendaki harus super hati-hati sekali.

Hutan Lumut

Hutan Lumut

Next wisata di Pegunungan Bintang selanjutnya adalah hutan lumut. Sebuah wisata alam yan sangat unik sebab hampir di tiap pohon yang ada di hutan ini diselimuti oleh lumut. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Ini karena dipengaruhi oleh suhu rendah serta tingkat kelembaban yang cukup tinggi. Hal tersebut membuat lumu tumbuh dengan subur dan hutannya juga menjadi unik.

Untuk bisa sampai di Hutan Lumut, wisatawan harus menempuh perjalanan darat mulai dari pusat ibu kota hingga ke Distrik Seram. Waktu yang ditempuh kurang lebih 30 menit. Rute yang akan dilalui beragam, ada yang menanjak terjal, kelokan, lurus dan lain-lain. Terkadang kabut tebal pun menyelimuti jalanan apalagi saat udara semakin dingin. Oleh sebab itulah, wisatawan yang ingin menjelajahi hutan lumut harus bersiap dengan pakaian hangat dan perbekalan lain yang dibutuhkan.

Goa Emoktum

Goa Emoktum

Di samping dataran tinggi, keindahan alam dan udaranya yang menyejukkan. Pegunungan Bintang juga mempunyai berbagai misteri yang terbukti dengan adanya arkeologi yang tersimpan. Seperti yang berada di Goa Emoktum, lokasinya tak jauh dari Hutan Lumut. Goa ini sudah sejak lama digunakan oleh suku asli Pegunungan Bintang yakni Suku Ngalum. Mereka tinggal di sini layaknya sebuah rumah, Hidup secara tradisional dan mandiri. Beberapa fosil kerang pantai pun sempat ditemukan di sekitar Goa Emoktum atau lebih tepatnya di dekat Sungai Pegunungan Bintang.  Arkeolog yang ada di Goa Emoktum menjadi bukit bahwa pernah ada kehidupan di sini.

Goa Seongbuk

Tak seperti Emoktum yang sudah ditemukan sejak lama. Goa Seongbuk justru ditemukan saat sudah memasuki tahun 2.000 an. Pada awalnya masyarakat sekitar hanya menjadikan goa sebagai tempat berteduh di samping aktivitas berkebun atau berburu. Namun sekarang ini, Goa Seongbuk memiliki fungsi yang lebih daripada tempat berteduh. Sebab goa sudah ditata agar bisa menjadi tempat beribadah untuk para umat kristiani.

Saat memasuki goa, kita akan menjumpai bebatuan yang disebut sebagai stalakmit dan stalaktit, nampak sangat eksotis sekali. Kamu bisa melakukan susur gua untuk menemukan hal unik lain di Seongbuk. Namun sayangnya untuk bisa berkunjung ke sini tidak bisa dilakukan dengan mudah, sebab wisatawan harus menaiki helikopter mulai dari bandar udara Oksibil. Waktu tempuhnya tak terlalu lama, hanya kurang lebih 5 menit saja. Setelah itu, barulah berjalan kaki melewati akses jalan setapak, medannya pun cukup menantang. So, wisatawan sangat disarankan untuk menggunakan outfit yang mendukung kegiatan outdoor seperti sepatu sneakers, kaos, tas ransel, dan lain-lain.

Sangat disarankan untuk meminta bantuan masyarakat local untuk memandu perjalanan selama di Goa Sengbuk agar kamu tidak tersesat.

Desa Wisata Pegunungan Bintang

Desa Wisata Pegunungan Bintang

Dan wisata Pegunungan Bintang Terakhir adalah berkunjung ke desa yang ditinggali oleh masyarakat asli Pegunungan Bintang. Tidak hanya sekedar datang, kamu bisa mengenal lebih dekat mengenai adat dan istiadat yang biasa dilakukan oleh masyarakat di sana.  Salah satunya adalah mempelajari kerajinan kulit kayu. Mulai dari proses lilit hingga pilin lalu menghasilkan sebuah utas seperti benang. Nantinya benang-benang akan diolah menjadi pakaian atau tas-tas yang biasa digunakan di kepala mereka yaitu Noken.

Tips Berwisata ke Pegunungan Bintang

Traveler, mengingat Pegunungan Bintang merupakan Kawasan yang masih cukup pedalaman maka ada beberapa tips wisata yang sebaiknya kamu lakukan.

Pertama, berkaitan dengan outfit yang akan kamu gunakan. Pakailah pakaian yang nyaman, mudah menyerap keringat karena kemungkinan kamu akan banyak melakukan jalan kaki yang menguras keringat apalagi bila yang dikunjunginya wisata alam. Gunakan sepatu tertutup khusus outdoor yang bisa menyesuaikan dengan berbagai macam kondisi medan perjalanan.

Kedua, kamu harus mencari tahu bagaimana kondisi tempat wisata yang akan dikunjungi. Apakah masih ada warga yang tinggal atau sama sekali tidak ada? Dengan begitu kamu bisa memutuskan untuk membawa perbekalan makanan atau tidak.

Ketiga, membawa uang cash untuk membeli sesuatu saat berada di Pegunungan Bintang. Jangan menggunakan uang digital, sebab masyarakat di sini belum terjangkau dengan teknologi-teknologi tersebut.

Baca Juga: Wisata Mimika

Keempat, mempelajari adat kebiasaan masyarakat Papua lebih dulu sebelum benar-benar berangkat menuju tempat wisata yang dipilih. Bila kamu sudah mengenal apa kebiasaan yang biasa dilakukan biasanya akan lebih memudahkan saat akan berinteraksi. Kamu juga memiliki kesopanan atau tata krama saat mereka melakukan kegiatan-kegiatan tertentu seperti upacara adat.

Indonesia ini negara yang kaya apalagi soal adat kebudayaan. Dari Sabang sampai Merauke, karakteristik masyarakatnya sangat berbeda. Oleh karena itu, toleransi kita terhadap perbedaan haruslah tinggi. Apalagi saat kita berkunjung ke daerah baru yang sebelumnya belum pernah kita kunjungi.

Oke traveller, itulah 5 Tempat Wisata di Pegunungan Bintang paling unik wajib dikunjungi. Jangan lupa ajak teman atau kerabat untuk melakukan penjelajahan ke Pegunungan Bintang ya agar liburanmu semakin seru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *