15 Tempat Wisata Di Ponorogo Terkeren Dan Paling Populer

Posted on

Indonesia merupakan negara yang kaya akan kebudayaan salah satunya Reog. Budaya kesenian ini menjadi ciri khas dari daerah Ponorogo karena memang Reog sendiri berasal dari sini. Pentas Reog kerap dilakukan pada acara-acara tertentu dan membuat wisatawan tertarik untuk datang. Selain Reog, ada juga tempat wisata di Ponorogo yang tak luput dari perhatian wisatawan.

Tempat Wisata di Ponorogo

Penasaran dengan tempat wisata di Ponorogo yang paling populer? Berikut ulasannya.

Air Terjun Sunggah

Air Terjun Sunggah

Tempat wisata Ponorogo pertama yang layak untuk disinggahi adalah Air Terjun Sunggah. Dengan ketinggian mencapai 50 meter, air terjun ini memiliki aliran yang sangat deras. Bahkan, air di tempat ini tidak pernah kering. Saat memasuki musim kemarau, suara deburan air terjun pun dapat terdengar dari kejauhan. Oleh masyarakat setempat, suara tersebut kerap dijadikan pertanda datangnya musim kemarau.

Baca Juga: Tempat Wisata Di Pasuruan

Selain menyuguhkan panorama air terjun yang memukau, tempat ini juga masih lestari. Di sekitarnya, terdapat hamparan pepohonan hijau yang menyegarkan mata. Kawasan di sekitar air terjun memang dikenal sebagai area hutan. Selain itu, terdapat pula area persawahan tak jauh dari lokasi air terjun.

Kalau ingin berkunjung ke tempat ini, Anda bisa datang ke Desa Selur yang ada di Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Perjalanan ke tempat ini dapat dilakukan dengan menggunakan kendaraan pribadi. Jangan khawatir, fasilitas di kawasan wisata ini cukup bagus. Tersedia area parkir yang berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki dari lokasi air terjun.

Wisata Gunung Beruk

Wisata Gunung Beruk

Wisata Alam Ponorogo Gunung Beruk jadi pilihan tempat wisata yang tengah ngehits berikutnya di Kota Ponorogo. Tempat yang satu ini memang menawarkan pemandangan memukau. Wisatawan pun kerap menyebut Wisata Gunung Beruk sebagai Kalibiru dari Ponorogo. Apalagi, di sini juga tersedia gardu pandang yang bisa menjadi lokasi berswafoto sembari menyaksikan pemandangan sekitar.

Menariknya, gardu pandang yang ada di tempat wisata di Ponorogo ini tidak hanya satu. Ada beberapa rumah pohon yang dibangun, terutama di area hutan pinus. Rumah pohon di sini memiliki ketinggian mencapai 20 meter dan dibangun dengan tangga dari besi. Masing-masing gardu pandang tersebut pun memiliki kapasitas berbeda-beda, disesuaikan dengan ukurannya.

Wisata Gunung Beruk ini terletak di Desa Karangpatihan yang menjadi bagian dari Kecamatan Balong, Ponorogo. Tempat ini berjarak sekitar 20 km dari Alun-Alun Ponorogo. Wisatawan bisa menjangkau tempat ini menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat. Papan penunjuk menuju lokasi wisata ini pun cukup mudah dijumpai.

Telaga Ngebel

Telaga Ngebel

Telaga Ngebel merupakan tempat wisata Ponorogo yang paling populer. Telaga seluas 5 km2 ini memiliki suasana yang sejuk, berada di kaki Gunung Wilis. Rata-rata, suhu di tempat ini berada pada kisaran 20-26 derajat Celsius.

Tempat wisata di Ponorogo ini juga menjadi lokasi berburu foto favorit para fotografer. Secara khusus, panorama matahari terbit di pagi hari menjadi momen yang sangat mengagumkan. Kombinasi sinar matahari pagi dengan kabut tipis, membuat siapa pun berdecak kagum.

Sebagai tempat wisata yang populer, tidak sulit untuk menjangkau tempat ini. Tersedia angkutan umum yang dapat digunakan. Namun, pilihan terbaik untuk menuju ke Telaga Ngebel adalah dengan kendaraan pribadi. Sebagai tambahan, tiket masuk ke tempat ini sangat murah, yakni Rp4 ribu per orang.

Gunung Bedes

Gunung Bedes

Tempat wisata di Ponorogo yang satu ini memang memiliki nama unik, Gunung Bedes. Berlokasi di Dusun Buyut, Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, Gunung Bedes memiliki arti gunung monyet. Sebutan itu merujuk pada keberadaan monyet yang mendiami tempat wisata ini. Wisatawan pun dapat dengan mudah menyaksikan lalu lalang para monyet di tempat ini. Meski, dibandingkan beberapa tahun lalu, populasinya mengalami penurunan.

Tempat wisata di Ponorogo ini mendadak populer lewat Instagram karena memiliki pemandangan yang mengagumkan. Keindahan alam di sini membuatnya sebagai tempat favorit untuk berburu foto instagramable. Lokasi berfoto favorit para wisatawan adalah di area tebing. Dari situ, wisatawan bisa secara langsung menyaksikan keberadaan Gunung Bayang Kaki dari kejauhan.

Tidak ada akses transportasi umum yang bisa digunakan untuk menjangkau tempat wisata ini. Oleh karena itu, para wisatawan hanya memiliki pilihan naik kendaraan pribadi. Wisatawan yang datang ke tempat ini biasanya menggunakan sepeda motor. Kalau pergi ke tempat ini, bisa mengambil arah menuju ke Pasar Pulung, dilanjutkan ke arah Air Terjun Pletuk dan Gua Maria Fatima. Dari sini, Anda bisa bertanya langsung ke masyarakat sekitar.

Air Terjun Jurang Gandul

Air Terjun Jurang Gandul

Kecamatan Ngrayun juga memiliki air terjun cantik lainnya, Air Terjun Jurang Gandul, disingkat Jurga. Tempat wisata alam yang satu ini berlokasi di Jambe Dukuh Ngembel yang menjadi bagian dari wilayah Desa Baosan Lor. Untuk menuju ke tempat ini, Anda butuh menempuh perjalanan sekitar 1 km dari Jalan Raya Mrayan-Baosan.

Hal yang menarik dari air terjun ini adalah lokasinya yang berada tidak jauh dari sebuah jurang. Para pengunjung pun harus berhati-hati, bisa-bisa terpeleset ke dalam jurang. Selain itu, adanya batu-batu besar di tempat wisata di Ponorogo ini juga membuatnya terlihat cantik dalam jepretan sebuah kamera.

Air terjun ini juga masih memiliki suasana alami. Udaranya sangat segar. Bahkan, fasilitas pendukung juga masih minim. Termasuk sarana parkir. Alternatifnya, wisatawan bisa menitipkan sepeda motor ke rumah-rumah warga.

Watu Pecah

Watu Pecah

Pariwisata Ponorogo yang ngehits dan menarik berikutnya adalah Watu Pecah yang terletak di Desa Jonggol, Kecamatan Jambon. Namanya diambil dari keberadaan sebuah batu berukuran besar yang memiliki retakan pada bagian tengahnya. Para wisatawan kerap berfoto dengan berpose di atas batu sembari menikmati pemandangan hijau di sekitar area wisata ini.

Di tempat ini, wisatawan bisa menemukan beragam fasilitas. Mulai dari rumah pohon, jembatan cinta, serta area berkemah. Tidak ketinggalan, Anda juga dapat menyaksikan keindahan matahari terbenam dari area bukit ini. Sebagai tambahan, Taman Bukit Wakwaw bisa menjadi lokasi peristirahatan. Tersedia gazebo yang dapat menjadi lokasi bersantai selepas berjalan kaki cukup jauh.

Watu Pecah berada di ketinggian 370 meter di atas permukaan laut (mdpl). Tidak terlalu sulit untuk mendaki bukit ini. Tidak heran kalau banyak pendaki pemula yang melakukan aktivitas penjelajahan ke sini. Apalagi, aktivitas pendakian hanya butuh waktu sekitar 1 hingga 15 jam.

Air Terjun Widodaren

Air Terjun Widodaren

Air Terjun Widodaren bisa menjadi persinggahan kalau Anda berkunjung ke Telaga Ngebel. Air terjun ini memang memiliki lokasi sangat dekat dengan Ngebel, berjarak kurang lebih 3 km. Tempat ini menjadi bagian dari wilayah Dusun Tritis, Desa Talun, Kecamatan Ngebel.

Jalanan menuju tempat wisata ini pun masih sangat alami. Anda akan menemukan keberadaan sawah dan sungai di kanan kiri jalan. Momen terbaik yang bisa dipilih kalau berkunjung ke sini adalah saat musim kemarau. Alasannya, karena airnya akan lebih jernih dibandingkan musim hujan.

Air terjun ini memiliki keunikan karena terdiri dari dua air terjun dan dua kolam. Alirannya pun tidak terlalu deras, cukup aman bagi wisatawan. Hanya saja, hati-hati saat mandi di dalam kolam, karena memiliki kedalaman mencapai 10 meter.

Taman Kelinci Ponorogo

Taman Kelinci Ponorogo

Taman Kelinci Ponorogo menjadi tempat berburu foto instagramable yang tengah ngehits. Tempat wisata ini memang memiliki nama yang sama dengan Taman Kelinci di Malang. Hanya saja, suasana yang dimiliki kedua tempat ini jauh berbeda. Taman Kelinci Malang dilengkapi dengan rumah mini ala film The Hobbit. Sementara itu, Taman Kelinci Ponorogo memiliki gardu pandang sebagai daya tarik utamanya.

Taman Kelinci Ponorogo ini memiliki beberapa gardu pandang, masing-masing memiliki bentuk yang unik. Mulai dari gardu pandang yang didesain bertingkat, hingga gardu pandang yang dibentuk seperti bunga matahari. Suasananya kian asyik dengan pemandangan hijau yang bisa dijumpai di sekitar taman.

Tempat wisata di Ponorogo ini berlokasi di lereng Gunung Masjid yang menjadi wilayah dari Desa Pandak, Kabupaten Bulak. Untuk menuju ke tempat ini, Anda membutuhkan waktu tempuh selama 2 jam perjalanan dari pusat Kota Ponorogo. Tiket masuknya pun murah, hanya Rp3 ribu per orang.

Watu Semaur

Watu Semaur

Watu Semaur yang merupakan sebuah tebing besar menjadi tempat yang kini ramai dikunjungi wisatawan di Ponorogo. Batu ini memiliki bentuk yang unik, memiliki gradasi warna yang cantik. Sekilas, penampilan batu ini pun mirip dengan wajah sebuah robot. Ada pula yang menyebutnya mirip burung hantu.

Nama tempat ini juga cukup unik, Watu Semaur yang dalam bahasa Jawa memiliki arti batu yang bisa menjawab. Bukan berarti batu ini bisa mengucapkan kata-kata. Namun, para pengunjung bisa mendengar suaranya sendiri ketika berteriak di tempat ini. Suara tersebut muncul akibat fenomena gema yang terjadi.

Tidak sulit untuk menjangkau tempat wisata yang satu ini. Lokasinya berada di pinggir jalan, tepatnya di Desa Selur, Kecamatan Ngrayun. Di sekitarnya, wisatawan bisa menjumpai keberadaan sawah warga yang luas. Tidak hanya itu, ada pula area hutan pinus yang berada tidak jauh dari Watu Semaur.

Hutan Wisata Kucur

Hutan Wisata Kucur

Tempat wisata di Ponorogo yang satu ini kerap menjadi pilihan lokasi rekreasi bersama keluarga. Selain itu, menjadikan tempat ini sebagai sarana beristirahat selama menempuh perjalanan juga cukup tepat. Apalagi, hutan ini memang terletak di antara rute yang menghubungkan antara Ponorogo dengan Wonogiri.

Seperti hutan lainnya, tempat wisata ini memiliki deretan pepohonan tinggi yang memberikan nuansa sejuk. Anda pun bisa mengajak anggota keluarga untuk berfoto bersama di tempat ini. Hutan Wisata Kucur memiliki fasilitas yang beragam. Mulai dari area parkir, rumah makan, musala, hingga toilet. Sebagai tambahan, wisatawan juga bisa menjumpai sumber mata air alami, biasa disebut sebagai kucur oleh masyarakat sekitar.

Bukit Cumbri

Bukit Cumbri

Pemandangan alam tak kalah memukau di Ponorogo juga dapat dijumpai di Bukit Cumbri. Bukit ini lokasinya berada di perbatasan antara Kabupaten Ponorogo dengan Kabupaten Wonogori di Jawa Tengah. Bukit yang memiliki ketinggian 638 mdpl ini menawarkan tempat yang menarik untuk berburu foto matahari terbit. Pas pula kalau dijadikan tempat untuk berpose foto instagramable.

Hanya saja, harus berhati-hati kalau berada di tempat wisata di Ponorogo ini. Jangan berpikir untuk pose yang aneh-aneh. Apalagi, bukit memiliki tebing yang curam. Salah-salah, Anda bisa terpeleset. Selain itu, selalu menjaga kebersihan tempat ini, ya. Jangan pernah melakukan aksi vandalisme selama berada di sana.

seperti tempat wisata alam lainnya di Ponorogo, para wisatawan harus berjalan kaki cukup jauh untuk menjangkau tempat ini. Perjalanan bisa dimulai dari Desa Pager Ukir di Ponorogo ataupun Desa Kepyar di Wonogori. Perjalanan menuju ke sini butuh waktu selama 1 jam. Namun, jangan khawatir. Rute menuju ke tempat ini tidak terlalu sulit kok. Jadi, cukup ramah bagi pendaki pemula.

Puncak Pringgitan

Puncak Pringgitan

Di Yogyakarta, ada Bukit Cinta yang menawarkan pemandangan kota di malam hari. Di Ponorogo, pemandangan serupa bisa ditemukan dengan berkunjung ke Puncak Pringgitan. Dengan ketinggian 606 mdpl, wisatawan bisa menyaksikan keindahan gemerlap lampu Kota Ponorogo di malam hari.

Tempat ini kerap menjadi lokasi liburan kawula muda Ponorogo dan kota-kota di Jawa Timur saat akhir pekan. Tak sedikit pengunjung yang membawa kemah dan bermalam di puncak bukit ini. Hanya saja, jangan lupa membawa perbekalan yang cukup kalau berkunjung ke sini karena tidak ada penjual makanan.

Wisatawan bisa menuju lokasi Puncak Pringgitan yang terletak di Desa Wates, Kecamatan Slahung. Sesampainya di Desa Caluk, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 1 jam. Perjalanan bisa dilakukan dengan menyenangkan. Apalagi, terdapat area hutan pinus pada jalur pendakian menuju puncak bukit.

Pentas Reog Bulan Purnama

Pentas Reog Bulan Purnama

Hal yang tidak boleh dilewatkan kalau ke Ponorogo tentu saja adalah menyaksikan pertunjukan Reog. Dulu, pertunjukan Reog hanya bisa disaksikan saat perhelatan Grebeg Suro atau Festival Reog. Namun, hal itu sudah berubah. Terdapat pertunjukan Reog yang secara rutin dilaksanakan setiap malam bulan purnama. Oleh karena itu disebut dengan Pentas Reog Bulan Purnama.

Untuk menyaksikan pertunjukan ini, wisatawan bisa secara langsung datang ke area panggung utama yang ada di Alun-Alun Ponorogo. Pertunjukan biasa dimulai pada pukul 19.30 WIB. Kalau cuaca tidak mendukung, pementasan bakal dipindahkan ke Paseban Alun-Alun Ponorogo. Pertunjukan ini bisa disaksikan secara gratis oleh masyarakat umum.

Wisata Reog Desa Carat Sumoroto

Wisata Reog Desa Carat Sumoroto

Tidak hanya menyaksikan pertunjukan Reog, wisatawan dapat pula melihat secara langsung proses pembuatan topeng serta peralatan Reog lainnya. Lokasi yang bisa dituju adalah Desa Carat Sumoroto yang terletak di Kecamatan Kauman. Desa ini dikenal sebagai salah produsen peralatan kesenian Reog.

Salah satunya adalah Sanggar Reog Pak Sarju. Sanggar ini didirikan oleh Pak Sarju yang telah menjadi seorang seniman sekaligus pengrajin Reog selama lebih dari 40 tahun. Berkat pengalamannya itu, beliau pun telah berkeliling ke 27 negara dunia. Dan, sanggar ini merupakan jejak kecintaan Pak Sarju yang kini telah dijalankan oleh anak-anaknya.

Wisata Tubing Kali Jajar

Wisata Tubing Kali Jajar

Kalau ingin mencoba aktivitas wisata yang menegangkan, dapat berkunjung ke Desa Paringan, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Di tempat ini, wisatawan bisa mencoba pengalaman Tubing Kali Jajar. Aktivitas wisata tubing ini baru saja diresmikan pada tahun 2017.

Baca Juga: Tempat Wisata Di Kediri

Di sini, wisatawan akan diajak untuk menaiki pelampung dan menyusuri sungai yang masih alami. Aktivitas tubing di sini juga dilengkapi dengan sarana yang memadai. Termasuk di antaranya adalah pelampung, helm, serta peralatan pengaman lain.

Expolore Ponorogo apalagi yang bertemakan alam dan kebudayaan memang tak pernah mengecewakan. So, tunggu apalagi yuk tentukan waktu liburanmu sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *