Tempat Wisata Di Puncak Jaya

5 Tempat Wisata Di Puncak Jaya Paling Populer

Posted on

Puncak Jaya, merupakan salah satu kabupaten yang berada di Papua dan sangat terkenal akan potensi wisata alamnya yang begitu besar. Mulai dari area hutan, pertambangan, kekayaan flora dan fauna hingga keindahan alamnya selalu menjadi sorotan utama. Bahkan luas hutan di kabupaten ini pun mencapai 1.453,20 hektar dengan hasil hutan yang sangat bisa diandalkan. Seperti Kayu Merbau, Kayu Matoa, Kayu Bakau, Kayu Gaharu, dan lain-lain.

Tempat Wisata di Puncak Jaya

So traveler berkunjung ke Puncak Jaya dalam rangka menghabiskan waktu liburan tentu tak akan merugikanmu. Sebab ada banyak sekali tempat wisata di Papua yang bisa kamu jelajahi. Penasaran dengan tempat mana saja yang paling populer? Langsung saja yuk simak ulasan berikut ini mengenai tempat wisata di Puncak Jaya.

Puncak Jaya Wijaya

Puncak Jaya Wijaya

Puncak tertinggi di Indonesia dan satu-satunya puncak yang bersalju berada di Papua yakni Puncak Jaya Wijaya. Ketinggiannya mencapai 4.884 meter di atas permukaan laut. Tak semua pendaki bisa benar-benar mencapai puncak tersebut. Membutuhkan persiapan, pengalaman serta fisik yang prima bila ingin melakukan pendakian ke Jaya Wijaya.

Bahkan biaya pendakian ke pegunungan ini dinilai cenderung mahal. Sebab dibutuhkan dana sampai puluhan juta rupiah. Kebanyakan operator tur pendakian akan menawarkan harga hingga 50 jutaan. Tentu saja akan sangat mahal sebab mereka harus menanggung tanggung jawab dan resiko besar selama proses pendakian.

Baca Juga: Wisata Supiori

Oleh sebab itulah bila mau melakukan pendakian ke sini sebaiknya dipikirkan kembali ya. Sebab tak sedikit loh para pendaki berpengalaman yang akhirnya malah meninggal saat pendakian. Kalau tak bisa sampai puncak, minimal sudah bisa menikmati suasana di kaki gunung Jaya Wijaya.

Tenang saja, pemandangan kaki gunung pun masih tetap bisa memanjakanmu matamu kok. Udaranya menyegarkan dan super bersih, paru-paru bisa mendapat pasokan oksigen tanpa polusi. Ada banyak pula spot foto instagramable yang bisa kamu abadikan menggunakan kamera.

Gunung Sumantri

Gunung Sumantri

Bila ingin sekali mendaki namun tak sanggup untuk mencapai Puncak Jaya, kamu bisa coba pertimbangkan untuk melakukan pendakian ke Gunung Sumantri. Sebuah pegunungan yang mempunyai cukup banyak nama lain seperti Soemantri, Soemantri Brodjonegoro dan Nggak Poloe.

Jarak dari puncak jaya sendiri sebenarnya tak terlalu jauh yakni hanya 2 km saja. Sehingga di puncak Sumantri pun terdapat salju abadi yang menyelimuti sebagian Kawasan puncak.

Pendaki pertama yang berhasil mencapai Sumantri adalah seorang pendaki bernama Heinrich Harrer dan kawan-kawan. Ia melakukan pendakian pada tahun 1962. Sudah cukup lama lamun ceritanya tak pernah terlupakan.

Sama hal nya dengan Puncak Jaya, kalau ingin mendaki ke Gunung Sumantri kamu harus harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Sebab ketinggiannya mencapai 4.870 meter di atas permukaan laut. Dijamin kamu tak akan bisa hanya mendaki dalam waktu 1 hari saja, bahkan yang sudah berpengalaman pun kemungkinan membutuhkan 2 hari perjalanan.

Sangat disarankan untuk para pemula sebaiknya melakukan pendakian ke gunung yang lebih pendek dulu. Agar nantinya fisikmu siap untuk melewati medan pegunungan yang lebih ekstrim plus puncak yang lebih tinggi.

Selain itu, jangan memaksakan diri untuk mendaki sendiri, bagaimanapun kita membutuhkan teman pendakian agar lebih menyenangkan dan aman. Tak sedikit pendaki daerah yang melakukan open trip untuk siapapun, mungkin kamu bisa ikut serta.

Perkampungan Suku Dani

Perkampungan Suku Dani

Di samping menikmati keindahan alam Papua, saat menjelajahi tempat wisata di Puncak Jaya kamu bisa menyempatkan berkunjung ke Perkampungan Suku Dani yang mendiami Lembah Baliem.

Suku Dani sendiri menjadi salah satu suku asli Papua yang masih melestarikan adat dan kebudayaan nenek moyang. Sehingga cara berkehidupan mereka terbilang untuk. Tak heran bila banyak wisatawan yang tertarik untuk berkunjung ke Perkampungan Suku Dani.

Saat memasuki Kawasan perkampungan, wisatawan bisa melihat rumah-rumah adat yang dibangun berdasarkan aturan adat yaitu Rumah Honai. Beberapa pesta adat pun kera dilakukan seperti upacara kelahiran, upacara pernikahan hingga upacara kematian.

Di samping itu terdapat satu hal menarik yang mungkin terbilang cukup ekstrim yakni ada sebuah kebiasaan potong jari tangan. Hal tersebut dilakukan guna sebagai ungkapan rasa sedih karena ditinggal mati oleh orang yang dicintai. Oleh sebab itulah kebanyakan orang tua di Suku Dani memiliki jari yang tak utuh.

Taman Nasional Lorentz

Taman Nasional Lorentz

Wisata Puncak Jaya yang keempat adalah Taman Nasional Lorentz. Sebuah taman nasional yang terbesar se-Asia Tenggara dan menempati lahan seluas 2.4 juta hektar, wah ternyata Indonesia memiliki taman seluas ini ya.

Keberadaan Taman Nasional ini ternyata menjadi habitat untuk 123 jenis mamalia serta 630 jenis burung yang beberapa diantaranya adalah hewan endemic seperti cendrawasih ekor panjang, kuskus, puyuh salju, walabi dan yang lainnya.

Selain kaya akan flora dan faunanya, Taman Nasional Lorentz juga ternyata menyimpan keanekaragaman budaya dari berbagai suku asli yang ada di Papua. Diantaranya adalah Suku Dani Barat, Suku Nduga, Suku Asmat, Suku Sempan, Suku Amungme, dan beberapa suku pedalaman lainnya yang masih belum terdata.

Ada sedikit tips yang harus kamu perhatikan saat akan berkunjung ke sini. Sebaiknya gunakanlah outfit khusus outdoor mulai dari sepatu, pakaian mudah menyerap keringat, dan juga topi. Bila kamu berniat untuk menginap, bawalah perlengkapan pribadi yang memang dibutuhkan. Bawa juga uang cash, berjaga-jaga bila nanti kamu akan melakukan transaksi pembelian dengan warga setempat.

Danau Idenberg

Danau Idenberg

Dan tempat wisata yang terakhir adalah Danau Idenberg, lokasinya berada di Kawasan Gunung Jaya Wijaya. So, bila tak sempat untuk mendaki jaya Wijaya mungkin kamu bisa menyempatkan berkunjung ke sini.

Sebuah danau misterius yang memiliki nama lain Ngga Pimsit ini berada di lokasi yang cukup terpencil atau lebih tepatnya di ketinggian 4.313 meter di atas permukaan laut. Kondisi air danau ini terbilang tak terlalu stabil. Sebab pada kondisi tertentu mungkin akan nampak penuh namun dikondisi lain akan nampak lebih mengering.

Udara dingin di sekitar danau pun akan sangat menusuk tulang. Jadi, sangat disarankan untuk menggunakan jaket super tebal agar tak terkenal hipotermia. Karena letak danaunya juga berada di atas ketinggian yang terbilang cukup tinggi. Sehingga bagi siapapun yang ingin berkunjung tentu harus mempersiapkan fisik yang prima.

Baca Juga: Wisata Pegunungan Bintang

Bawa juga perbekalan yang dibutuhkan seperti makanan dan minuman secukupnya, obat pribadi, pakaian ganti, atau kalau mau menginap tentu saja harus membawa tenda.

Oke traveler, itulah 5 tempat wisata di Puncak Jaya paling populer yang bisa kamu kunjungi. Kalau soal potensi wisata alam yang ada di Kawasan ini memang tak usah diragukan lagi, menghabiskan waktu liburanmu di sini dijamin akan sangat memuaskan sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *