Tempat Wisata Di Rote Ndao

9 Tempat Wisata Di Rote Ndao Surganya Para Pelancong!

Posted on

Tempat Wisata Di Rote Ndao – Nusa Tenggara Timur merupakan Provinsi di Indonesia yang terdiri dari puluhan pulau, salah satunya adalah Pulau Rote. Ada banyak tempat wisata di Rote yang menawarkan keindahan serta keunikan adat dan kebudayaannya. Sehingga tak heran bila banyak wisatawan yang memilih pulau ini sebagai tujuan destinasi untuk berlibur.

Tempat Wisata di Rote Ndao

Nah, traveller bagaimana dengan kamu? Memasuki tahun 2021 ini sudah ada rencana untuk liburan belum? Tak usah jauh-jauh ke luar negeri apalagi di kondisi pandemic seperti ini, di Indonesia khususnya di Rote terdapat tempat-tempat wisata yang keindahan dan keunikannya bisa dibandingkan dengan wisata luar negeri.

Berikut adalah beberapa daftar tempat wisata di Rote Ndao.

Pantai Telaga Nirwana

Pantai Telaga Nirwana

Wisata pesisir memang jadi unggulan untuk tempat wisata di Nusa Tenggara Timur. Hal ini dipengaruhi oleh letak geografis yang didominasi oleh perairan. Seperti Pantai Telaga yang menjadi primadona Pulau Rote.

Pantai ini memiliki muara laut yang jernih bak kristal ada pulau laguna yang indah dikelilingi oleh batuan cadas dan mangrove. Sungguh indah dan memberikan kesan lebih eksotik pada Telaga Nirwana. Saat berada di tengah laguna, kamu akan melihat batu berbentuk hati. Selain itu, aliran airnya pun cenderung tenang, sehingga wisatawan bisa berenang dengan aman.

Baca Juga: Wisata Ngada

Pantai Telaga Nirwana juga dikelilingi oleh pepohonan yang tumbuh dengan rindang dan hijau. Karena belum banyak wisatawan yang berkunjung ke sini membuat atmosfernya terasa lebih sepi. Cocok untuk yang tak menyukai keramaian.

Pantai Tolanamon

Pantai Tolanamon

Wisata Rote Pantai Tolanamon berlokasi di Desa Inaoe, Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Bila dalam Bahasa Rote, nama pantai Tolonamo berarti teluk yang menusuk atau mirip seperti runcingan yang menjorok ke bibir pantai.

Keunikan dari pantai ini adalah letaknya yang diapit oleh tebing karang tepat di kedua sisinya. Sehingga wisatawan akan merasakan suasana yang lebih teduh seperti kolam renang. Beberapa wisatawan kerap menguji adrenaline dengan meluncur di salah satu tebingnya dan mendarat langsung ke laut Tolanamon. Kesejukkan pun semakin terasa dengan adanya pepohonan rindang dan hijau. Sesekali melintas camar laut, semakin menambah warna pantai Tolanamon yang ada di Rote ini.

Nah, Tolonamon juga cenderung sepi dari pengunjung nih traveller. Bukan tanpa alasan, ini karena memang belum banyak yang mengetahui pantai Tolanamon. Biarpun begitu, datang ke sini dijamin tak akan mengecewakanmu. Apalagi bagi yang menyukai wisata pesisir yang berbeda alias memiliki keunikan.

Untuk akses menuju Tolanamon sendiri sebenarnya lumayan memakan waktu. Bila kamu berangkat dari kota Ba’a menuju Desa Inaoe kamu harus menghabiskan waktu perjalanan selama 2 jam. Lalu dilanjutkan dengan perjalanan menuju pantainya sejauh 4 km dan kondisi jalannya belum diaspal. Pastinya akan merasa lelah, namun segera terbayarkan saat kamu sudah sampai di lokasi.

Pantai Dombo

Pantai Dombo

Wisata pulau Rote selanjutnya tentu saja masih bertemakan pesisir, kali ini kamu bisa menjelajahi pantai Dombo yang ada di Desa Kuli, Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Berhadapan langsung dengan laut lepas yang menghadap ke Australia. Masyarakat setempat biasa menyebut Dombo sebagai Pantai Salaek Dale.

Sebuah pantai yang memiliki keunikan tersendiri dan mampu menarik perhatian banyak wisatawan. Bukan hanya karena hamparan pasir putihnya saja, perairan di sini pun terbilang tenang, deretan hutan bakau pun terlihat indah.

Eksotisme pantai Dombo semakin terpancar dari berdirinya sebuah tebing batu yang membentuk sebuah terowongan yang dilalui oleh air laut. Lubang tersebut tampaknya diakibatkan oleh abrasi air laut. Sementara itu, di bagian atas tebing tersebut biasanya banyak wisatawan yang sengaja naik untuk mendapatkan spot foto yang keren.

Bagian atas tebing terbilang aman, sebab bentuknya memanjang mirip seperti jalan layang. Di ujung tebing terdapat pohon yang tumbuh dengan rimbun dan menambah kesan unik untuk Dombo.

Pantai Bo’a

Pantai Bo'a

Bagi mereka penggila olahraga selancar atau surfing, membaca nama Pantai Bo’a tentu sudah tak asing lagi. Ini karena Bo’a memang sangat terkenal akan adrenaline ombaknya yang besar, bahkan bisa sampai 7 kali gulungan dan termasuk dalam ombak terbesar setelah Hawai. Ombak di Pantai Bo’a sendiri dikenal sebagai “Gelombang G”

Saat memasuki musim ombak yakni antara bulan September sampai Oktober pantai ini kerap ramai, bukan hanya oleh para peselancar biasa saja namun juga diadakan event olahraga selancar. Baik tingkat regional maupun yang sudah bertaraf internasional.

Bukan hanya ombaknya saja, namun view atau pemandangan di Bo’a juga sangat menarik perhatian para penikmat pantai. Hamparan pasir putih, birunya air laut serta keindahan alam sekitar bisa memanjakan para pengunjung. Selain berselancar, kamu pun bisa melakukan berbagai macam aktivitas air lainnya seperti berenang, bermain snorkeling, memancing hingga menelusuri bibir pantainya.

Nah, untuk fasilitas di pantai ini, wisatawan sudah tak usah khawatir lagi sebab fasilitasnya terbilang lengkap. Bahkan kalau mau tinggal untuk beberapa lama di Kawasan pantai, kamu bisa dengan mudah menyewa penginapan.

Pantai Nemberala

Pantai Nemberala

Wisata di Nusa Tenggara Timur atau lebih tepatnya di Rote selanjutnya adalah Pantai Nemberala. Banyak yang bilang, kamu belum mengenal Rote kalau belum menginjakan kaki di pantai ini. Wow, begitu populernya ya!

Layaknya Kuta yang ada di Bali, Nemberala memang sangat terkenal dikalangan wisatawan baik asing maupun mancanegara. Berbagai macam fasilitas umum sangatlah terawat dan pengelolaan lokasi wisatanya pun cukup baik. Selain itu juga sudah terdapat penginapan yang siap menyambut para turis.

Selain Bo’a, Pantai Nemberala juga menjadi salah satu spot terbaik untuk menguji adrenaline dengan berselancar. Gulungan ombaknya cenderung tinggi dan sangat menantang.

Menjelang sore hari, pemandangan matahari terbenam sangatlah epic! Romantisme semakin terasa kala lembayung senja akan perlahan-lahan akan segera tenggelam.

Pantai Oeseli

Pantai Oeseli

Bila tak menyukai pantai dengan ombak yang terlalu besar, di Rote kamu bisa juga bisa menemukan yang ombaknya lebih tenang yaitu di Oeseli. Lokasinya ada di Desa Sotimori, Kecamatan Rote Timur.

Sebenarnya, Oeseli sendiri bukan pantai seutuhnya atau bisa dibilang sih lebih mirip seperti laguna sebab tak bermuara ke lautan lepas. Oleh sebab itulah, Oeseli juga dikenal dengan sebutan Danau Laut Mati. Disebutkan demikian bukan karena kondisi kadar garam yang tinggi layaknya laut Mati di Yordania melainkan karena dikelilingi oleh tebing. Sehingga bila ada embusan angin akan sulit masuk.

Masyarakat sekitar kerap menjadikan Oeseli sebagai pilihan tempat liburan paling mudah dijangkau.

Pemandian Sulimatan

Pemandian Sulimatan

Pemandian Sulimatan atau masyarakat lokal biasa menyebutnya Mamen merupakan pemandian air tawar yang berlokasi di Desa Edalode, Kecamatan Pantai Baru, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Lokasinya berada di tengah-tengah kesejukan mamar atau kebun kolektif yang merupakan budaya orang rote. Sehingga semakin menambah kesan alami.

Pantai Mulut Seribu

Pantai Mulut Seribu

Melancong ke kepulauan Rote rasanya tak lengkap bila kamu tak berkunjung ke wisata pulau rote Mulut Seribu. Tempat wisata satu ini belum banyak diketahui orang. Jangankan orang Indonesia, mungkin sebagian masyarakat Nusa Tenggara Timur pun masih awam dengan Mulut Seribu.

Lokasinya berada di Papela, Rote Timur, Nusa Tenggara Timur. Salah satu hal yang menjadi daya tarik dari Mulut Seribu karena keindahan pulau yang mirip seperti keindahan di Raja Ampat, Papua. Kamu pasti tau dong bagaimana keindahan Raja Ampat?

Berdasarkan informasi dari warga setempat mengapa dinamakan Mulut Seribu karena disana terdapat banyak tebing karang yang membentuk gua dan bentuknya terlihat seperti mulut menganga.

Nah, untuk bisa sampai di Mulut Seribu kamu tentu harus menggunakan transportasi air seperti kapal kayu bermotor. Kamu akan diajak untuk menyusuri laut lalu melewati tebing yang terbentuk karena proses alami. View batu-batu karang yang ditumbuhi pohon pun semakin memanjakan mata. Kehijauan pepohonan amat terlihat kontras dengan warga gelap batu karang. Sesekali kapal yang ditumpangi akan diterpa ombak, tak terlalu keras dan masih bisa terkontrol.

Untuk mendapatkan kapal agar bisa menelusuri Mulut Seribu, kamu bisa menyewanya dari para nelayan yang ada di Pelabuhan Papela. Siapkan uang cash untuk membayar biaya sewa kapal, kisaran 500 ribu sampai dengan 1 juta rupiah per satu kali tur mengelilingi pulau.

Saat berkeliling, wisatawan akan disambut oleh sebuah teluk dengan air yang sangat tenang, warnanya hijau dan jernih. Dikelilingi oleh karang-karang kecil yang ditumbuhi tanaman bakau. Bila dilihat secara sekilas, karang-karang tersebut mirip seperti pulau kecil yang ada di teluk. Pulau terhampar di teluk mulut seribu mempunyai jalan masuk dan jalan keluar bak permainan labirin. Nahkoda kapal harus tahu kemana jalan masuk dan keluar agar tak tersesat.

Disamping menikmati view teluk mulut seribu yang tenang, wisatawan bisa sejenak singgah di Pantai Mulut Seribu. Sekedar menikmati pemandangan laut yang tenang dan melihat aktivitas para petani rumput laut dan nelayan pencari ikan.  Kehidupan pesisir yang selalu bergantung pada laut.

Bila sudah puas menjelajahi pulau Mulut Seribu, kamu bisa kembali ke Pelabuhan Papela. Sebaiknya jangan lewat dari pukul 3 sore ke atas ya. Ini karena labirin mulut seribu akan mulai pasang dan sulit untuk dilalui.

Pulau Do’o

Pulau Do'o

Pulau terakhir yang cocok dijelajahi oleh para pelancong dalam negeri maupun luar negeri adalah Pulau Do’o yang berlokasi di Rote Barat. Pulau ini dikelilingi oleh hamparan pasir putih, kondisi ombaknya pun cenderung lebih besar sehingga sangat cocok untuk kamu yang menyukai aktivitas berselancar.

Baca Juga: Wisata Manggarai

View alam bawah laut sangatlah mempesona dan bisa memanjakan mata, kamu bisa melihat dengan jelas dengan melakukan snorkeling atau diving. Bisa dibilang Do’o adalah surganya untuk para penyelam di Rote. Bila ingin menyelam, sangat disarankan untuk membawa perlengkapan sendiri. Berjaga-jaga bila saat dilokasi tak ada yang menyewakannya.

Itulah 9 tempat wisata di Rote Ndao yang bisa kamu jelajahi. Rata-rata memang berkaitan dengan wisata pesisir karena terpengaruh oleh letak geografis dari kepulauan ini. So traveller, dari 9 tempat di atas, mana yang paling ingin kamu jelajahi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *