Tempat Wisata Di Wonosobo

9 Tempat Wisata Di Wonosobo Paling Wajib Dikunjungi

Posted on

Wonosobo merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah dan termasuk dalam dataran tinggi. Sebagian besar wilayahnya merupakan daerah Pegunungan. Sehingga tak heran bila udaranya terbilang masih sangat segar. Beberapa tempat wisata di Wonosobo pun didominasi dengan nuansa alam. Bila kamu berkunjung ke Wonosobo sebaiknya jangan lewatkan untuk mengeksplor tempat wisatanya.

Daftar Objet Wisata di Wonosobo

Traveller, bila kamu sedang merencanakan liburan ke Wonosobo. Sebaiknya simak dulu yuk, 9 tempat wisata di Wonosobo paling wajib dikunjungi berikut ini!

Gunung Sindoro

Gunung Sindoro

Gunung Sindoro, tempat wisata di Jawa Tengah yang sangat popular. Apalagi di kalangan pendaki. Sindoro atau disebut juga Sindara merupakan Gunung Volkano aktif di Indonesia. Letaknya berdampingan dengan Gunung Sumbing. Ketinggiannya mencapai 3.153 Mdpl dan termasuk yang tertinggi di Jawa Tengah.

Para pendaki biasanya akan menghabiskan waktu kurang lebih 1 hari penuh untuk mendaki sampai puncak. Tak heran bila memutuskan berkemah adalah pilihan paling tepat. Saat melakukan pendakian, kamu akan menemukan Sabana yang dipenuhi tanaman edelweiss. Beberapa pendaki kerap mendirikan tenda untuk bermalam atau sekedar berfoto dengan latar belakang tanaman tersebut. Sebab, setelah turun kamu akan sangat sulit menemukan edelweiss atau tanaman abadi ini.

Saat sudah sampai puncak, kita akan menemukan sebuah Kawah aktif yaitu Kawah Jolotundo. Namun di samping itu juga masih terdapat danau kecil yang berisi air jernih yang disebut Telaga Ajaib. Hal yang perlu kamu waspadai saat sampai puncak adalah gas sulfatara yang berasal dari kawah aktif. Apalagi saat turun hujan intensitas asapnya akan semakin tinggi.

Bila kamu tertarik untuk mendaki ke Sindoro, sebaiknya siapkan peralatan dan perlengkapan yang kamu butuhkan ya. Seperti tenda, sepatu gunung, jaket, sleeping bag, matras, makanan dan minuman secukupnya. Siapkan juga uang untuk perbekalan khususnya tiket masuk yaitu sebesar 15 ribu per orang. Sebaiknya kamu mendaki secara berkelompok, jangan seorang diri. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Curug Winong Kaliwiro

Curug Winong Kaliwiro

Air terjun Curug Winong Kaliwuro berlokasi di Jalan Satu, Winongsari, Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Bagi warga sekitar, keberadaan Curug Winong sebenarnya sudah diketahui. Namun, baru mulai naik daun sejak adanya sosial media.Ketinggian curugnya mencapai 50 meter dan mempunyai bentuk tebing yang cukup khas.

Di sekitar curug terdapat beberapa batuan besar. Beberapa pengunjung kerap memanjat batu tersebut sampai ke tingkat 2, guna melihat pemandangan di Kawasan Curug dengan lebih jelas. Hal unik lain yang bisa kamu lihat adalah batu yang ditumbuhi pohon besar sebutannya adalah Watu Kelir. Artinya Batu memanjang dengan bentuk menyerupai kulit di pertunjukan wayang kulit. Sementara itu, di kanan dan kiri batunya tumbuh pohon seperti tiang kelir, disebut Wunung. Konon Wunung merupakan tanaman langka.

Nah, bagi kamu yang ingin berkunjung ke sini, jangan harap kalau sudah terdapat fasilitas yang sangat lengkap ya. Sebab pengelolaan masih sangat sederhana. Kamu dapat menemukan toilet, air terjun, warung makan atau tempat ibadah di pemukiman warga setempat.

Lubang Sewu

Lubang Sewu

Lubang Sewu berlokasi di Jurutengah, Erorejo, Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Lubang Sewu sebenarnya adalah sebuah tepian Waduk Wadaslintang yang ada di Desa Erorejo, Wonosobo, Jawa Tengah. Bagian tepinya biasa dijadikan sebagai tempat pemancingan oleh masyarakat sekitar. Bahkan banyak juga masyarakat yang mengandalkan pemancingan tersebut sebagai tempat mencari nafkah.

Bila kamu ingin datang ke Lubang Sewu, kamu bisa naik kendaraan bermotor dengan mengarah ke Pusat Wonosobo. Perjalanan yang harus ditempuh kurang lebih 1 jam lamanya.

Namun, hal yang perlu kamu ketahui bahwa Lubang Sewu ternyata hanya dapat dilihat saat waktu tertentu saja. Sebab bebatuan unik yang menjadi daya tarik hanya dapat terlihat saat waduknya surut yaitu saat musim kemarau. Kalau hujan tentu saja batuan unik tidak akan terlihat.

Selain bebatuan, pemandangan indah di sekitar Lubang Sewu juga wajib kamu nikmati. Bila kamu pandai mengambil gambar tentunya objek foto Lubang Sewu saja sudah sangat menarik.

Telaga Menjer

Telaga Menjer

Objek wisata Wonosobo Telaga Menjer terbentuk akibat letusan Gunung Pakuwaja. Sebelumnya, hanyalah mata air kecil kemudian semakin melebar saat turun hujan. Pada tahun 1980, telaga ini kerap dikuras sebab pada bagian bawahnya mengalami kebocoran. Lalu pemerintah mulai mendatangkan tenaga ahli dari Jepang dan Rusia untuk memperbaikinya dan membuat PLTA.

Menurut masyarakat sekitar, danau tersebut ditemukan oleh salah satu masyarakat yang berasal dari Desa Menjer. Itulah mengapa dinamakan Telaga Menjer yang lokasi sebenarnya adalah di Desa Maron.

Tertarik berkunjung ke sini? Bila iya, kamu harus menyiapkan uang untuk biaya tiket masuknya saya. 5 ribu rupiah untuk masuk ke Kawasan wisata, 15 ribu rupiah untuk dewasa yang ingin naik wahana perahu, 10 ribu rupiah untuk anak yang ingin naik wahana perahu, 100 ribu rupiah untuk menyewa getek dengan kapasitas 10 sampai dengan 12 orang.

Hal lain yang perlu kamu ketahui mengenai tempat wisata ini adalah letaknya yang berada pada ketinggian 1.300 Mdpl. Luasnya mencapai 70 hektar, sehingga udara yang sejuk pun bisa kita rasakan.

Taman Fatmawati Wonosobo

Taman Fatmawati Wonosobo

Taman Fatmawati Wonosobo berlokasi di Jalan Banyumas Tawangsari Indah, Tawangsari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Luas taman ini 1 hektar dari 3 hektar total luas yang sebenarnya disediakan oleh pemerintah. Berbagai macam fasilitas sudah disediakan agar para pengunjung semakin nyaman. Seperti area parkir, jogging trach, amphitheater, taman bunga, tempat pertunjukan, mushola, rumah pembibitan bunga, toilet dan yang lainnya.

Sementara itu, untuk desainnya sendiri memadukan antara arsitektur tradisional dan modern. Ekspos gapura berbentuk candi dataran tinggi Dieng yang memberikan kesan tersendiri pada ikon local. Taman juga dirancang dengan konsep aktif, produktif dan mandiri.

Dimana masing-masing konsep tersebut memiliki tujuan tersendiri. Pertama adalah aktif, dimana taman akan dibuka untuk ruang public agar bisa memenuhi kebutuhan berbagai macam aktivitas. Seperti bersantai, olahraga, melakukan pertunjukan seni, atau sekedar berinteraksi sosial.

Kedua adalah produktif, dimana lahan produksinya akan digunakan untuk kebutuhan tanaman. Sehingga dibangun sebuah tempat pembibitan. Terakhir adalah Mandiri, dimana taman bisa memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa harus membebankan anggaran pemerintahan lewat manajemen pengelolaan yang ada seperti memproduksi bibit, biaya retribusi atau parki, penyewaan fasilitas guna kepentingan umum, dan lain-lain.

Jadi, bila kebetulan kamu sedang berada di Wonosobo dan membutuhkan tempat untuk berkumpul, kamu bisa coba memanfaatkan fasilitas di Taman Fatmawati ini.

Kawah Sikidang Dieng

Kawah Sikidang Dieng

Kawah Sikidang Dieng bukan termasuk wisata Wonosobo terbaru. Sebab sudah ada sejak lama dan menjadi unggulan. Banyak wisatawan yang kerap datang ke sini untuk sekedar menikmati pemandangan atau mengeksplorasi Kawah Sikidang dengan melihat aktivitas vulkanik.

Dataran tinggi Dieng sendiri merupakan gunung api raksasa. Di sekitarnya terdapat beberapa telaga dan kawah yang terbentuk akibat letusan. Sementara itu, kawah yang menunjukan aktivitas vulkaniknya menjadi daya tarik tersendiri.

Letak posisi Kawah Sikidang Dieng sebetulnya berbeda dengan kawah pada umumnya. Berada di Gunung Berapi sehingga terbilang cukup sulit untuk melihat. Sementara Sikidang berada di tanah yang datar. Sehingga para pengunjung bisa dengan mudah melihat lumpur panas meletup serta gas atau asap berwarna putih mengepul. Tentu ini menjadi fenomena alam yang sangat jarang bisa kamu lihat.

Sikidang sendiri memang sudah sangat terkenal. Di saat waktu tertentu, kurang lebih 4 tahun sekali, bagian kolamnya akan berpindah seolah melompat dari satu Kawasan ke Kawasan lain. Mirip seperti Hewan Kidang atau dalam Bahasa Indonesia artinya Kijang. Itulah kenapa dinamakan Kawah Sikidang.

Tertarik untuk berkunjung ke sini? Kalau iya, kamu bisa mencatat alamatnya ya. Terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah. Lokasinya tidak terlalu jatuh dari Candi Arjuna dan Candi Bima sehingga dengan mudah kamu bisa menemukan Kawah Sikidang.

Agar bisa masuk ke Objek Wisata Wonosobo ini kamu harus menyiapkan uang untuk tiket masuk sebesar 10 ribu rupiah saja.

Kamu harus selalu berhati-hati ya, sebab sama hal nya dengan kawah lain. Sikidang juga tinggi akan kandungan Sulfur serta zat beracun lain. Oleh karena itu bau gasnya akan menyengat. Sangat disarankan agar kamu menggunakan masker saat berkunjung. Bila kamu membawa anak-anak sebaiknya jangan lepas dari pengawasan ya. Sebab sangat membahayakan bila mereka bermain dekat dengan kawahnya.

Telaga Warna

Telaga Warna

Obyek Wisata di Wonosobo Telaga Warna berlokasi di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Bila dilihat secara administratif lokasinya berada di Kabupaten, berbeda dengan wisata Wonosobo lain seperti Candi Arjuna.

Bila kamu menempuh dari pusat kota maka jarak tempuh yang harus dilalui kurang lebih 26 km. Sementara untuk waktu tempuhnya kurang lebih 1 jam, tergantung performa kendaraan dan tingkat kemacetan di jalan. Bila merasa lelah, wisatawan sebenarnya bisa menginap di penginapan yang ada di Kawasan Dieng.

Sesuai dari nama Telaganya, yaitu Telaga Warna. Wisata Wonosobo ini memang memiliki air berwarna yaitu hijau cerah. Apalagi dipadukan dengan pemandangan gunung yang semakin menawan di sekeliling telaga tersebut. Terlihat juga Pemandangan Gunung Prau di sebelah timur. Keindahan telaga pun semakin sempurna dengan kesejukan udara sekitar. Biarpun matahari cukup terik namun udaranya tetap akan terasa sangat sejuk.

Sebuah jalan setempat dibuat mengelilingi danau. Bila kamu ikuti maka nantinya akan sampai di sebuah jembatan yang memisahkan Kawasan Telaga Warna dengan Telaga Pengilong. Jadi, kalau kamu kamu, selepas dari Telaga Warna kamu bisa berkunjung ke Pengilong.

Tak jarang juga wisatawan yang baru saja mendaki dari Gunung Prau langsung melanjutkan perjalanan ke Telaga Warna sebab lokasinya tidak jauh dari Prau. Bahkan saat perjalanan pulang melewati Patak Banteng kamu akan melihat keindahan pemandangan Telaga Warna dengan sangat jelas. Warna airnya kehijauan dan bentuk daunya menyerupai pulau. Kalau memang tidak bisa berkunjung ke Telaga Warna, minimal kamu bisa melihat pemandangannya.

Agrowisata Kebun Teh Tambi

Agrowisata Kebun Teh Tambi

Agrowisata Teh Tambi, berlokasi di Jalan Tegalrejo, Tambi, Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Tempat wisata di Wonosobo ini menjadi salah satu destinasi wisata alam yang wajib sekali kamu kunjung. Kebun teh yang membentang di atas lahan 800 hektar serta suhu udara yang mencapai 15 derajat membuat kesejukan alamnya semakin terasa.

Bila kamu memang ingin datang ke tempat wisata ini. Sebaiknya jangan lewatkan untuk mencoba teh hasil perkebunannya. Kurang lebih 80% hasil kebun di jual ke perusahaan lokal dan internasional. Sementara untuk sisanya dijual dengan merek Tambi dengan logo Punakawan. Ada kemasan teh hitam dan juga teh hijau.

Bila kamu mau, kamu juga bisa ditemani oleh pemandu wisata agar bisa menjelaskan bagaimana proses produksi mulai dari petik sampai dengan pengemasannya. Sangat disarankan agar kamu datang lebih pagi sebab saat itulah kebanyakan para pemetik teh beraktivitas.

Selain berkeliling dan belajar mengenai perkebunan teh, kamu juga bisa memilih beberapa paket tour yang sudah dilengkapi dengan paket outbound juga. Sangat disarankan sih agar kamu bisa menginap di sekitar lokasi, apalagi bila datang bersama keluarga. Kamu dapat liburan dengan suasana yang menyegarkan.

Agar bisa masuk ke Kawasan Kebun Teh nya, wisatawan tidak akan dipungut biaya. Namun bila ingin masuk ke Kawasan Dataran Tinggi Dieng nya, kamu akan dikenakan tiket masuk 2 ribu rupiah per orang.  Ada pula paket tour standar, harga 27.500 per orang, minimal 10 orang. Ada pula paket eksklusif dengan minimal 20 orang, harganya 55 ribu per orang. Sementara untuk paket eksklusif outbound hargnya 115 ribu per orang.

Gunung Lanang

Gunung Lanang

Gunung Lanang adalah salah satu Gunung yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah. Termasuk dalam titik tertinggi di jajaran Pegunungan Serayu Selatan. Ketinggiannya mencapai 1.105 Mdpl. Gunung Lanang menjadi salah satu gunung yang difavoritkan oleh pendaki, apalagi yang masih pemula. Puncaknya terbilang tidak terlalu tinggi sehingga mudah untuk dijangkau.

Hamparan pemandangan alam serta kesejukan udaranya bisa kamu rasakan selama diperjalanan bahkan semakin sempurna saat kamu sudah sampai di puncak gunungnya. Pemandangan Gunung Serayu Selatan dan juga Waduk Wadaslintang merupakan pandangan utama yang bisa kamu lihat.

Bila sudah sampai puncak, sebaiknya jangan melewatkan pemandangan matahari terbenam juga matahari terbit. Sehingga sangat disarankan agar kamu bisa menginap di semalam di Puncak Lanang. Adapila pemandangan indah air terjun yang ada di sekitar Gunung Lanang.

Saat kamu melakukan pendakian dan hendak menginap tentu kamu harus mempersiapkan diri serta peralatan dan perlengkapan yang kamu butuhkan. Latihan fisik sebelum kamu mendaki. Gunakan sepatu gunung dan pakaian yang nyaman. Bawalah makan dan minuman secukupnya, bawa juga tenda, sleeping bag, matras dan jaket untuk kamu selama menginap di puncak Lanang.

Oke traveller, itulah 9 tempat wisata di Wonosobo paling wajib dikunjungi. Karena lokasinya yang berada di dataran tinggi sehingga tak heran kalau banyak tempat wisata yang kental akan nuansa alamnya. Sehingga sangat cocok sekali untuk kamu yang ingin liburan ke tempat-tempat bernuansa alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *