Wisata Candi Di Jogja Yang Eksotis Dan Keren

Wisata Candi Di Jogja

Ingin menikmati berbagai wisata candi yang indah dan keren di Jogja? Berikut daftar wisata candi di Jogja yang eksotis dan keren dengan panorama yang indah.  Yogyakarta dikenal memiliki banyak candi, tidak hanya sejarahnya, arsitektur candi-candi di Jogja juga mengagumkan.

Kehadiran candi tidak cukup untuk bercerita.  Keajaiban bentuk candi yang dibangun dengan batu alam membuat situs ini sangat menarik. Tak pernah terbayangkan bagaimana orang-orang zaman dahulu membuat bangunan-bangunan cantik ini dengan peralatan seadanya.  Meski bahan dasar pembuatannya menggunakan batu alam yang sangat keras.

Daftar Wisata Candi Di Jogja

Nah, bagi Sobat yang ingin menjelajahi berbagai wisata candi di Jogja, Republikwisata telah menyusun daftar candi unik, keren, dan indah di dalam dan sekitar Jogja.  Yuk, simak daftar 15 wisata candi di Jogja dengan panorama yang indah, asri dan sejuk.

Candi Prambanan

Candi Prambanan

Siapa yang tidak kenal Candi Prambanan?  Selain sebagai tempat wisata Jogja yang wajib dikunjungi, Candi Prambanan juga dinobatkan sebagai candi Hindu terindah di dunia.  Candi Prambanan – atau Candi Loro Jonggrang – dibangun pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung.

Candi Prambanan memiliki tinggi 47 meter dan memiliki tiga candi utama yaitu candi Wisnu, Brahma dan Siwa.  Candi utama memiliki candi yang berdampingan.  Candi pendamping yang paling menarik di Candi Prambanan adalah Candi Garda yang merupakan candi pendamping Candi Wisnu.

Ketiga candi ini dikelilingi oleh 2 candi samping, 4 candi berwarna dan 4 candi sudut.  Oleh karena itu, semua candi di kompleks ini mencapai total 224 ruangan.  Saat berada di kompleks ini, wisatawan merasa seperti berada di kerajaan.  Dibangun sejak 850 M, candi ini memiliki bentuk yang tinggi dan menggambarkan kepercayaan agama Hindu.

Di sini, Sobat bisa menjelajahi relief yang menggambarkan kisah Ramayana dan relief pohon Kalpataru.  Sobat juga bisa menyaksikan pertunjukan sendratari Ramayana di halaman Candi Prambanan.  Candi Prambanan terletak di Jalan Raya Joja – Solo Km 16, Prambanan, Sleman, Yogyakarta.

Candi Plaosan

Candi Plaosan

Candi Plaosan yang terletak di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Klaten menjadi salah satu candi yang wajib dikunjungi di Jogja.  Tidak hanya cantik dari bentuknya saja, Candi Plaosan terlihat semakin cantik saat matahari terbit.

Jika Sobat sedang mencari tempat asyik untuk menikmati matahari terbit di Yogyakarta, Candi Plaosan bisa menjadi pilihan yang tepat.  Kuil Buddha ini diatur untuk menampilkan gambar paling indah bermandikan matahari pagi, yang dapat memukau semua orang yang melihatnya.

Candi Plaosan memiliki dua kompleks, yaitu Plaosan Lor dan Plaosan Kidul.  Ukiran di Plaosan Kidul menunjukkan laki-laki, sedangkan Plaosan Lor menunjukkan perempuan.

Keistimewaan lain dari candi Plaosan adalah di bagian belakang candi ini terdapat pohon Bodhi dan altar yang dikelilingi oleh patung Buddha.  Altar ini masih digunakan untuk upacara keagamaan Buddha.

Candi Kalasan

Candi Kalasan

Kunjungan candi lain di Joja yang sarat sejarah dengan bentuk yang sangat menarik, yaitu Candi Kalasan.  Candi Kalasan terletak di Desa Kalibining, Tirthamani, Kabupaten Sleman.  Wisata Candi di Jogja ini memiliki tiga bagian, yaitu bagian bawah atau kaki candi, badan candi dan atap candi.

Candi Kalasan merupakan salah satu candi Budha di Yogyakarta.  Kaki candi berdiri di atas pilar batu berbentuk persegi panjang.  Di ruangan ini, di ujung tangga terdapat tangga masuk yang dihiasi dengan makara.  Candi Kalasan sering juga disebut Candi Tara atau Candi Kalibening

Indahnya hiasan kala di setiap pintu masuk dari utara dan selatan.  Di bagian jengger candi terdapat kuncup-kuncup bunga, daun-daunan, dan sulur-suluran

Di bagian atas terdapat pohon dewata dan lukisan awan dengan penghuni langit memainkan alat musik seperti drum, kerang, kulit kerang dan kameera.  Atap Kalasan berisi kubus yang diyakini sebagai kemuncak Gunung Sumeru, tertulis di situs Temples of Indonesia.

Candi Sewu

Candi Sewu

Sekilas, bentuk Candi Sewu mirip dengan Candi Prambanan.  Namun, Candi Candi Sewu merupakan candi Budha terbesar kedua di Indonesia setelah Borobudur.  Tak heran jika wisata candi di Jogja ini layak untuk Sobat kunjungi.

Dari namanya, Sobat pasti mengira kompleks ini memiliki seribu candi.  Namun sebenarnya kompleks ini hanya memiliki 257 candi dengan satu candi induk, 8 candi samping dan sisanya candi Pewata.

Candi ini terletak di Lembah Prambanan, dari lereng selatan Gunung Merapi di utara hingga Pegunungan Sewu di Yogyakarta dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.  Sayangnya, akibat gempa tahun 2006, candi tersebut rusak.  Meski demikian, candi ini tetap terlihat menawan.

Candi Ratu Boko

Candi Ratu Boko

Terletak di sebelah selatan Candi Prambanan, terdapat Candi Ratu Boko yang indah.  Kompleks wisata candi di Jogja ini memiliki luas 25 hektar.  Bentuk Candi Ratu Boko terlihat berbeda dengan candi lainnya.  Candi ini seperti bangunan istana tua.

Tidak hanya arsitektur bangunannya yang unik, wisata di Jogja yang dipopulerkan dalam film AADC2 ini juga menawarkan panorama sunset yang menarik.  Di sini sobat ditawari paket melihat matahari terbenam mulai pukul 16.00 hingga matahari terbenam di ufuk barat.

Untuk mengikuti paket ini, sobat asing membayar Rp 75.000 per orang dan wisatawan domestik membayar Rp 35.000 per orang.  Dalam satu paket bisa diikuti 10 orang dalam satu rombongan.

Candi Sambisari

Candi Sambisari

Candi Sambisari terletak 12 km sebelah timur kota Yogyakarta atau 4 km sebelum mencapai Candi Prambanan.  Candi Jogja ini berada 6,5 meter di bawah tanah.  Selain candi induk, wisatawan dapat melihat 3 candi yang bersebelahan dan terdapat tembok berukuran 50 mx 48 meter di bagian luar candi.

Fisik candi yang berada di dalam tanah, menjadikan Sambisari unik.  Sobat bisa masuk ke dalam dan menjelajahi detail candi yang terlebih dahulu terkubur di bawah tanah.  Konon, tempat wisata candi di Jogja ini dibangun antara tahun 812-838 M, menurut situs Temple of Indonesia..

Apakah Sobat tidak puas hanya dengan melihat bentuk candi?  Tak perlu khawatir, Sobat bisa mengunjungi ruang informasi yang letaknya tidak jauh dari kawasan candi.  Di bagian informasi ini, Sobat dapat melihat foto-foto penggalian, pemugaran dan artefak candi berupa arca serta perunggu yang kini berada di Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala.

Candi Ijo

Candi Ijo

Ketika wisatawan hanya mendengar namanya, mereka mengira candi di Jogja ini berwarna hijau atau hijau.  Namun seperti yang lainnya, Candi Ijo berwarna hitam pekat dari bebatuan.

Berjalan 18 kilometer ke timur Yogyakarta, Sobat akan menemukan candi peninggalan kerajaan Mataram kuno.  Ya, Candi Ijo menjadi nama kompleks yang terletak di Bukit Gumuk Ijo, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman dengan ketinggian sekitar 410 meter di atas permukaan laut.  Dari informasi yang diberikan, kata “Ijo” berasal dari nama bukit tempat candi ini berdiri.

Panorama indah dan megah di sekitar kompleks candi Hindu ini.  Saat memasuki pintu gerbang candi ini, Sobat akan melihat ukiran mulut raksasa berbadan naga dan Candi ini juga memiliki 17 bangunan yang terdapat dalam 11 teras berundak.

Candi Banyunibo

Candi Banyunibo

Banyunibo berarti air terjun dalam bahasa Jawa.  Candi Banunibo adalah candi Budha yang dibangun sekitar abad ke-9 di negara Mataram kuno.  Wisata candi di Jogja ini terpencil di persawahan dan dikelilingi perbukitan.  Candi Banunibo dihiasi dengan simbol-simbol yang berhubungan dengan pertanian.

Dibandingkan dengan candi lainnya, candi Banyunibo ini berukuran kecil.  Tingginya hanya sekitar 14 meter.  Bagian atasnya berbentuk kubah dengan stupa di atasnya.  Di Candi Banyunibo, Sobat bisa menikmati keindahan candi sambil menikmati suasana pertanian yang menyegarkan mata.

Candi Banyunibo berada di Dusun Cepit, Kelurahan Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Kurang lebih 6,5 km dari Candi Barong dan 3,3 km dari Keraton Ratu Boko.

Candi Sari

Candi Sari

Wisata Candi di Yogyakarta ini juga dikenal dengan nama Candi Bendah.  Candi Sari adalah candi Budha yang dibangun pada masa pemerintahan Rakai Penangkaran sekitar abad VIII dan IX.  Candi Sari termasuk salah satu candi yang paling indah dan keren untuk dikunjungi karena memiliki bangunan relief filosofis yang indah.

Reliefnya sendiri mirip dengan relief di Candi Plaosan.  Pada masanya, Candi Sari difungsikan sebagai vihara bagi para biksu untuk belajar. Candi Sari memiliki 9 stupa.

Di dasar ruang setiap stupa terdapat area meditasi untuk para biksu.  Candi Sari terletak di Desa Bendan, Desa Tirthamartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta sekitar 3 km dari Candi Tara.

Candi Barong

Candi Barong

Candi Barong merupakan candi bergaya Hindu di Jogja yang diyakini dibangun antara abad ke-9 dan ke-10. Wisata candi di Jogja ini awalnya bernama Candi Suragedug.  Namun, adanya ornamen kala (raksasa) berupa barong di setiap sisi bangunan candi, membuat masyarakat sekitar menyebut candi ini sebagai Candi Barong.  Dalam mitologi Hindu, Barong dipercaya sebagai penjaga kesucian bangunan.

Candi barong tidak memiliki bilik (ruangan di dalam candi).  Hanya ada tempat untuk meletakkan arca.  Candi Barong sendiri memiliki bangunan sederhana tanpa hiasan relief.

Di bagian atas candi terdapat patung Dewa Wisnu dan Dewi Laksmi.  Tempat tertinggi di candi ini merupakan tempat suci atau disakralkan.  Candi Barong berada di Dusun Candisari, Sambirejo, Prambanan, Sleeman, Yogyakarta, di sebelah tenggara Kompleks Ratu Boko.

Candi Gebang

Candi Gebang

Candi Gebang terletak di kawasan Condongcatur, sebelah selatan Desa Gebang, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, sekitar 11 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta.

Candi Gebang merupakan salah satu candi di Yogyakarta yang belum banyak diketahui orang karena selain kalah dengan candi-candi besar lainnya, letaknya cukup jauh dari kompleks candi yang biasanya berada di sekitar Kalasan, Prambanan dan Klaten.

Candi ini terletak di kompleks perumahan Candi Gebang.  Akses kesana juga sangat mudah.  Sobat hanya perlu mengambil jalan ke timur menuju Pasar Condong Catur (lokasi Pasar Condong Catur berada di dekat Kampus AMIKOM dan berseberangan dengan Kampus UPN), setelah sampai di Perumahan Candi Gebang, Sobat tinggal mengikuti petunjuknya.

Candi Gebang sebenarnya sangat kecil di halaman candi yang cukup luas.  Namun, ukurannya yang kecil tidak mengurangi keindahan yang muncul dari Candi Gebang.  Hal ini dibuktikan dengan kebersihan dan penataan taman di sekitaran candi.

Candi Kedulan

Candi Kedulan

Candi Kedulan terletak di Desa Tirtumartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, sekitar 2,5 km dari Candi Sambisari. Wisata Candi di Jogja ini sedang dalam proses penggalian dan pemugaran, karena saat ditemukan reruntuhan candi sudah terkubur di bawah bumi dari lava Gunung Merapi..

Dalam penggalian di dekat arca Agastya ditemukan dua buah prasasti yang masing-masing berukuran panjang 75 cm, lebar 45 cm dan tebal sekitar 23 cm. Kedua prasasti ini ditulis dengan huruf Palawa dan berbahasa Sansekerta.

Keduanya dikenal dengan nama Prasasti Pananggaran dan Prasasti Sumundul.  Keduanya bertanggal 791 Saka atau 869 Masehi.  Dilihat dari tahun pembuatan prasasti tersebut, diduga candi Kedulan dibangun pada saat Rakai Kayuwangi memerintah kerajaan Mataram Hindu.

Wisata Candi Di Sekitar Yogjakarta

Setelah menjelajahi berbagai wisata candi yang berada di Jogja, kini saatnya Sobat menyusuri wisata candi di sekitaran Yogyakarta. Candi-candi di sekitar Jogja juga memiliki panorama yang indah, cantik dan keren tak kalah dengan candi-candi lain di Jogja.  Nah, karena letaknya yang tidak begitu jauh dari Jogja, candi-candi berikut ini dikenal sebagai kawasan wisata candi Jogja.

Candi Borobudur

Candi Borobudur

Ini dia wisata candi di Jogja dan sekitarnya yang paling terkenal di seluruh Indonesia, bahkan dunia.  Candi Borobudur merupakan candi Budha yang oleh UNESCO disebut sebagai monumen dan stupa terbesar dan termegah di dunia yang berada di Kabupaten Magelang, sekitar 15 km barat daya Yogyakarta.

Dinding candi Borobudur dihiasi dengan 2672 panel relief yang tersusun sepanjang 6 km yang merupakan relief Buddha terbesar dan terlengkap di dunia. Relief yang terpahat di dinding terbagi menjadi 4 lantai yaitu Karmawibangga, Lalita Wistara, Jataka dan AwSobat serta GSobatwyuda.

Jika Sobat mendaki ke puncak candi Borobudur, Sobat bisa melihat Gunung Sindoro dan Sumbing, Perbukitan Menoreh, Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yang berdiri megah seolah mengelilingi Candi Borobudur.

Untuk menikmati keindahan dan kemegahan Candi Borobudur tidak cukup hanya dengan berjalan menyusuri lorong dan naik ke tingkat atas candi.  Satu hal yang tidak boleh dilewatkan adalah menyaksikan Borobudur sunrise dan Borobudur sunset dari atas candi.  Menikmati mentari pagi yang menyinari stupa dan patung Buddha membuat keindahan dan kemegahan candi Borobudur semakin tak terlupakan.

Candi Mendut

Candi Mendut

Objek wisata candi di Jogja ini berlokasi di Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tepatnya sekitar 38 km dari Yogyakarta dan hanya sekitar 3 km dari candi Borobudur.

Candi Mandut merupakan candi Budha yang diyakini berkerabat dengan Candi Pawon.  Hingga saat ini belum bisa dipastikan kapan candi Mendut dibangun.  Usia candi ini diperkirakan lebih tua dari candi Borobudur.

Di dalam tubuh Candi Mandut terdapat ruangan yang cukup luas yang berisikan 3 buah arca Buddha.  Patung Buddha Sakyamuni di depan pintu, yaitu Buddha yang digambarkan duduk berkhotbah dan berpegangan tangan Dharmacakramudra, melambangkan sikap membabarkan ajaran.

Arca Bodhisattva Avalokiteswara di sisi kanan ruangan menghadap ke selatan meruapakan Buddha penolong manusia digambarkan dalam posisi duduk dengan kaki kiri terlipat dan kaki kanan menjuntai kebawah dengan telapak kaki beralas bantalan teratai kecil.

Patung Maitreya di sisi kiri ruangan menghadap ke utara, meruapakan Buddha pembebas manusia digambarkan dalam posisi duduk dan sikap tangan Simhakarna Mudra, mirip dengan Vitarka Mudra tetapi dengan jari tertutup.

Candi Pawon

Candi Pawon

Candi Pawon terletak di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.  Candi yang memiliki nama lain Candi Brajanalan ini terletak sekitar 2 km timur laut candi Borobudur dan 1 km tenggara candi Mendut.  Letak Candi Mandut, Candi Gadai, dan Candi Borobudur dalam satu garis lurus mendasari anggapan bahwa ketiga candi Budha tersebut berkaitan erat.

Berdasarkan seni konstruksi candi ini merupakan kombinasi seni konstruksi Jawa kuno dan India.  Banyak orang mengira Candi Pawon adalah makam, namun penelitian menunjukkan bahwa Candi Pawon ternyata menjadi tempat penyimpanan senjata Raja Indra yang bernama Vajranala.  Dalam bahasa Sansekerta “vajra” berarti kilat dan “anala” berarti api.

Candi Pawon terbuat dari batuan vulkanik.  Yang menarik dari Candi Pawon bisa dilihat dari dekorasinya.  Candi ini terletak di teras dan tangga yang cukup lebar.

Seluruh bagian candi dihiasi dengan stupa dan dinding luarnya dihiasi dengan relief pohon hayati (Kalpataru) diapit oleh pundi pundi dan kinara kinari (setengah manusia setengah burung/kepala manusia dengan tubuh burung).

Jika Sobat sedang berlibur di Yogyakarta, jangan lewatkan keindahan panorama candi-candi menawan di Jogja ini.  Pagi, siang, sore hingga malam, berbagai wisata candi di Jogja ini memiliki daya tarik yang beragam di mata wisatawan.

Tanggapan

5 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Pos terkait